|
Sinergi Teknologi Informasi Bank BUMN Menghemat Triliunan |
|
Written by InfoPerbankan.Com
|
Staf Ahli Menteri Negara BUMN, Aries Mufti, menyatakan penggunaan teknologi informasi (TI) secara sinergi olah bank-bank BUMN akan menghemat biaya hingga triliunan rupiah.
“Dari empat bank BUMN yang ada, jika biaya TI untuk membayar license (lisensi) selama empat tahun yang besarnya triliunan dan dijadikan satu, penghematan rupiah 1-2 triliun bisa dilakukan,” ujar Aries di Jakarta, Selasa (21/6).
Kementerian BUMN sendiri tidak akan mengeluarkan peraturan yang mewajibkan bank-bank BUMN untuk mensinergikan teknologi informasi. “Yang bisa merealisasikan (sinergi) adalah bank bersangkutan. Kalau Kementerian hanya bersifat imbauan,” tuturnya.
Menurut Aries, sinergi teknologi informasi perbankan adalah sesuatu yang tidak bisa dipaksakan. Saat ini, Kementerian BUMN sedang mengkaji perusahaan-perusahaan BUMN yang menggunakan teknologi informasi.
“Sinergi ini akan dilakukan secara bertahap, tergantung kemampuan dari pihak perusahaan tersebut dan kembali ke mekanisme pasar. Jika SDM belum siap, jika diperintahkan (oleh Kementrian BUMN) malah tidak akan berhasil,” paparnya.
Kementerian BUMN, kata dia, akan terus mendorong setiap perusahaan BUMN untuk mensinergikan teknologi informasinya, karena telah melihat hasil positif dari penerapan di luar negeri.
|
|
Last Updated ( Sunday, 16 December 2007 )
|