Pelanggan Telkomsel Banyak yang Kecewa Setelah Migrasi ke Kartu Halo

migrasi kartu halo ke prabyar

Telkomsel merupakan salah satu operator seluler yang memiliki jaringan terluas di Indonesia.

Tak heran jika banyak orang yang menggunakan operator telkomsel untuk berkomunikasi baik itu telpon, sms maupun internet, karena memang jaringannya lancar banget sampai pelosok desa.

Perlu anda ketahui bahwa Telkomsel memiliki 2 jenis pelanggan yaitu pelanggan pascabayar dan pelanggan prabayar.

Pelanggan pascabayar menggunakan kartu halo dengan sistem pembayaran bulanan (tagihan abodemen), sedangkan pelanggan prabayar yaitu menggunakan kartu simpati, as dan loop dengan sistem pulsa.

Kalau disuruh memilih diantara keduanya, jujus saja kami lebih suka menjadi pelanggan prabayar.

Alasannya karena lebih memiliki pengeluaran yang lebih fleksibel, dimana kita akan bayar ketika butuh layanan dari telkomsel (mengisi pulsa). berbeda dengan pelanggan pascabayar yang harus bayar tagihan setiap bulan.

Pakai tidak pakai, pelanggan pascabayar kartu halo harus bayar tagihan sesuai dengan jatuh tempo dan sesuai dengan paket layanan yang dipilih, minimal Rp150.000 per bulan.

Kami rasa, kartu halo lebih dicocok digunakan bagi orang-orang yang memiliki kebutuhan komunikasi yang tinggi, terutama bagi orang-orang yang bekerja di kantoran.

Telkomsel Menawarkan Migrasi dari Prabayar ke Pascabayar

Sepertinya kartu halo sepi peminatnya, karena ternyata marketing telkomsel menawarkan kepada pelanggan prabayar untuk migrasi ke kartu halo dengan berbagai penawaran keuntungan.

Beberapa keuntungan yang sering ditawarkan:

  1. pakai nomor kartu halo tanpa ganti nomor
  2. kuota sms dan telp yang lebih banyak
  3. tagihan sesuai dengan paket layanan yang dipilih
  4. banyak keuntungan lainnya

Biasanya marketing telkomsel akan langsung menghubungi pelanggan melalui telp di 188 untuk menawarkan migrasi ke kartu halo.

Bagi orang yang awam maka biasanya akan langsung menyetujui penawaran tersebut, karena teknik closing yang dipakai oleh seorang marketing menggiring seseorang untuk mengambil keputusan “Ya saya Setuju”.

Tanpa ada nya edukasi dan penjelasan lengkap mengenai kartu halo, maka membuat sebagian orang menyesal setelah pindah dari kartu simpati ke kartu halo atau dari kartu as ke kartu halo.

Pelanggan yang menyesal kalau di persentase kan sekitar 75%, termasuk anda yang saat ini sedang membaca artikel ini, sampaikan keluhan anda dengan menulis komentar dibawah artikel ini.

Kecewa Setelah Migrasi ke Kartu Halo

Migrasi ke kartu halo bukan pilihan yang tepat bagi sebagian orang, karena keuntungan yang ditawarkan justru bukan menjadi kebutuhannya, hanya orang tertentu saja.

Saat ini komunikasi lebih banyak di habiskan menggunakan data internet dan menggunakan aplikasi whatsapp, maka bonus telp dan sms yang banyak merupakan sesuatu yang sia-sia.

Penggunakan internet untuk berkomunikasi menggunakan whatsapp secara wajar hanya membutuhkan data internet kurang lebih hanya 2GB-3GB dan jika dihitung dengan pulsa tidak lebih dari Rp50.000

Artinya ketika menggunakan kartu prabayar pengeluaran pulsa hanya Rp50.000, biasanya paling banter sampai Rp100.000 dan ini sifatnya juga fleksibel, kalau di kartu halo bisa di jamin tagihannya lebih dari Rp100.000 per bulan.

Menggunakan kartu halo memang lebih menguntungkan tapi juga akan menyebabkan pengeluaran yang tinggi jika tidak mengerti cara menggunakannya.

Karena menggunakan sistem pembayaran abodemen (tagihan), banyak orang awam diawal mengira pemakaiannya gratis karena tidak di isi pulsa tetap bisa digunakan tanpa di sadari ada tagihan setiap bulannya.

Karena mengetahui punya tagihan yang harus dibayar maka mereka kaget dan memutuskan untuk bisa kembali menjadi pelanggan prabayar.

Pelanggan kartu Halo tidak bisa kembali ke prabayar

Ibarat nasi sudah menjadi bubur.

Pelanggan kartu halo tidak bisa lagi kembali atau migrasi ke prabayar, karena telkomsel tidak memiliki kebijakan tersebut walaupun sebenernya jika dibuat kebijakannya tetap bisa dilakukan.

Anda akan selamanya berada di kartu halo jika tetap ingin menggunakan nomor kesayangan anda.

Seperti buah simalakama, ingin pakai nomornya tapi harus siap bayar tagihan bulanan, jika ingin keluar dari kartu halo maka harus kehilangan nomor yang sudah lama digunakan.

Yups, hampir semua orang yang ditawarkan migrasi ke kartu halo adalah pelanggan telkomsel lama yang sudah menggunakan nomornya bertahun-tahun sehingga mereka berfikir pelanggan akan tetap mempertahankan nomornya walau harus berada di kartu halo.

Berhenti dari Kartu Halo adalah Pilihan Tepat

Apabila saat ini anda seseorang yang kecewa dengan kartu halo maka anda harus bisa mengambil keputusan untuk berhenti berlangganan dengan cara menutup kartu halo dan kehilangan nomor tersebut untuk selama-lamanya.

Ini merupakan keputusan yang paling tepat.

Setelah anda berhenti dari kartu halo, anda bisa membeli nomor telkomsel prabayar yang baru dan mensosialisasikan kembali ke orang-orang terdekat anda bahwa anda ganti nomor.

Menutup kartu halo dapat dilakukan di kantor grapari telkomsel, dengan membawa KTP dan Kartu Telkomsel nya, anda juga harus melunasi semua tagihan kartu halo yang ditagihkan.

Leave a Comment