Kenapa Orang Kaya Semakin Kaya, Ini Alasannya !

Barang – Barang Kebutuhan primer seiring berjalan nya waktu mengalami kenaikan, sehingga bagi sebagian masyarakat kelas bawah khsusunya menjadi semakin sulit dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Apalagi jika tidak memiliki penghasilan tetap, bisa anda bayangkan sendiri betapa sulitnya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Namun bagi sebagian orang justru secara ekonomi atau keuangan dari hari – ke – hari semakin meningkat, mereka dapat meningkatkan penghasilan sehingga dapat hidup dengan makmur dan sejahtera.

Orangkaya Semakin Kaya

Di era saat sekarang ini, apakah anda sempat berfikir, mengapa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin? ternyata ini ada alasannya, maka dari itu simak poin penting yang harus anda ketahui.

5 Alasan Orang Kaya Semakin Kaya !

Terdapat 5 alasan kenapa orang kaya semakin kaya, apabila anda bisa mengikutinya maka andapun bisa menjadi seperti mereka, karena memang semua dimulai dari diri sendiri.

1. Orang Kaya memiliki sebuah VISI !

Apakah visi itu? Visi adalah sebuah target yang harus di capai dalam hidupnya termasuk menjadi sukses. Maka mereka menjalankan sebuah rencana, misi, strategi untuk bisa menggapai mimpi mereka. Mereka akan terus berjuang untuk menggapai mimpinya walaupun banyak cobaan yang menghadang, bahkan kegagalan menghampirinya.

Berbeda dengan orang miskin pada umumnya, mereka cenderung tidak memiliki visi yang jelas. Mereka tidak dapat mengontrol keuangannya, karena hampir semua uang yang mereka miliki hanya untuk hidup bahkan mengalami kekurangan.

Walaupun miskin tidak ada salahnya untuk memiliki sebuah Visi yang harus di capai, karena visi diibarkan sebagai sebuah peta yang menjadi petunjuk untuk bisa mencapai tujuannya.

2. Orang Kaya Punya Mimpi Besar

Cita-cita atau Mimpi Besar harus ada dalam diri kita masing – masing, begitu juga orangkaya. Mereka bisa sukses dan semakin kaya karena memiliki mimpi besar, sampai-sampai apa yang impikan itu dianggap tidak masuk akal atau istilahnya Mustahil.

Namun, dengan keberanian mereka, kerjakeras, dan kegigihan mereka. Mimpi mereka cita-citakan dapat menjadi kenyataan dan bisa membuatnya hidup makmur dan sejahtera. Lain halnya dengan orang miskin, Kebanyakan orang miskin takut untuk bermimpi besar, mereka selalu mengedepankan kekurangan mereka.

Orang-orang miskin lebih fokus untuk memenuhi kebutuhannya saat ini, sehingga mengabaikan masa depan yang semestinya harus mereka perjuangkan untuk bisa berubah. Mimpi atau cita-cita tidak bisa di wujud dengan komitmen dan kerja keras.

3. Orang Kaya Berani Bersaing dan Berpikir untuk Menang

Untuk bisa sukses dalam sebuah usaha atau bisnis tentu ada sebuah persaingan, orang-orang kaya berpikir dan mempersiapkan strategi apa yang harus dilakukan untuk bisa menjadi pemenang. Dalam sebuah persaingan kalah-menang adalah hal yang wajar, yang penting berani untuk memperjuangkannya.

Berbeda dengan orang miskin, kebanyakan dari mereka mengakui kekalahannya sebelum bersaing (takut kalah), mereka tidak memiliki keberanian untuk berjuang, mereka langsung memvonis untuk dirinya sendiri bahwa mereka tidak akan pernah bisa berubah.

4. Orang Kaya Lihat Peluang, Orang Miskin Lihat Rintangan

Untuk bisa sukses dan berhasil maka perlu melihat sebuah peluang, orang kaya selalu fokus pada hal itu yang kemudian mereka berjuang keras untuk mencapai kesuksesan dalam peluang yang mereka lihat. Mereka tidak takut, akan rintangan yang akan dihadapinya.

Sebaliknyaorang miskin rata-rata tidak punya mental untuk mengambil peluang yang mereka lihat, mereka justru memikirkan rintangan-rintangannya padahal belum bergerak. Jika anda seperti ini maka anda akan sulit untuk berkembang, apalagi sukses.

5. Komitmen Orangkaya berbeda dengan Komitmen Orang miskin

Untuk bisa bertahan hidup, terutama dalam meraih kesuksesan maka butuh keberanian dalam memperjuangankannya. Orang yang kaya dan dapat mempertahankan kekayaannya itu karena mereka fokus pada tujuan, bukan hambatan.

Orang-orang kaya menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang, dan mereka yakin mampu melewatinya. Walaupun mereka sebenernya pernah mengalami kegagalan, tapi mereka menganggap itu sebagai proses menuju keberhasilannya.

Sedangkan orang miskin dan masih tetap miskin dikarenakan mereka selalu mempertimbangkan hambatan, merasa berat dan takut akan hal-hal yang menjadi ancaman ketika mereka hendak berjuang sehingga yang ada justru sulit untuk mulai bergerak dan tidak bisa fokus meraih tujuan.



Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.