Mengenal Produk Deposito Bank Syariah Mandiri yang Paling Menguntungkan

deposito-bank-bsm-syariah

Sudah punya gaji bulanan, dan ingin mewujudkan masa depan yang lebih baik maka anda perlu menerapkan prinsip ekonomi dengan gaya hidup hemat, prakteknya dapat menyisihkan uang untuk ditabung atau untuk investasi. Bicara soal tabungan dan investasi, anda dapat mencoba dalam bentuk deposito, seperti yang di tawarkan bank syariah mandiri (BSM).

Anda dapat mengikuti program deposito yang ditawarkan BSM dengan syarat dan ketentuan yang mudah, yang pastinya memberikan keuntungan yang paling baik bagi nasabah. Apalagi deposito ini di kelola menggunakan prinsip islam (Syariah) yang dapat menjauhkan anda dari transaksi riba.

Pengenalan singkat, Deposito merupakan salah satu metode menyimpan uang yang menguntungkan, karena dana yang anda simpan akan terus berkembang atau bertambah berdasarkan keuntungan bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anda menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu yang telah disepakati bersama dengan pihak bank bsm.


Deposito Bank BSM menggunakan prinsip syariah Mudharabah dan Muthlaqoh. Deposito ini dapat diajukan oleh siapapun dalam bentuk perorangan atau kelompok bisnis. Pengajuan dapat dilakukan di kantor bank BSM terdekat pada jam kerja yaitu Senin – Jum’at.

Untuk membuka atau mengikuti program deposito bank syariah mandiri nasabah dapat menyetorkan uang (setoran awal) minimal 2 Juta, lebih besar lebih baik. Pada saat mengajukan anda dapat membawa materai Rp6000. Jangka waktu deposito yang ditawarkan maksimal hanya 1 tahun (1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan), silahkan anda pilih sesuai dengan kemampuan.

Biaya Penarikan Hanya Rp 30 Ribu per rekening

Mungkin anda bertanya?

Apa syarat yang diperlukan untuk bisa mengajukan atau mengikuti program deposito bank BSM. Baiklah silahkan anda catat dan siapkan semuanya sebelum anda pergi ke kantor bsm untuk mengajukan investasi deposito syariah yang paling menguntungkan ini.

Persyaratannya sebagai berikut :

Untuk Perorangan : 

Anda hanya diminta untuk membawa Setoran Awal Rp 2 juta dan Kartu Identitas berupa KTP yang masih berlaku. Pastikan KTP yang digunakan adalah KTP Elektrik. Selain itu anda juga bisa menggunakan SIM atau Paspor.

Untuk Perusahaan :

  • Kartu Identitas (KTP/SIM/Paspor) Pengurus atau Pejabat yang berwenang di perusahaan tersebut
  • Akte pendirian dan akte perubahan perusahaan dilampiri Pengesahan Perusahaan
  • Melampirkan Anggaran Dasar Perusahaan
  • Melampirkan SIUP, TDP, NPWP, dan SK Domisili