Pembayaran Gaji ke 13 dan THR untuk PNS

Gaji ke13 dan Gaji ke 14 atau disebut dengan THR untuk PNS tahun ini akan dibayar tepat waktu oleh Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Untuk membayar THR tersebut pemerintah telah menyiapkan anggaran mencapai 16 triliun.

Kemungkinan hampir sama dengan tahun lalu, karena tidak ada kenaikan Gaji pokok dan tidak ada tambahan pegawai, yaitu masing – masing 7 triliun sampai Rp 8 triliun untuk membayar gaji ke-13 dan THR di 2017.

Waktu pembayaran gaji ke-13 dan THR kepada para PNS berbeda berdasarkan fungsinya. Dimana Gaji ke-13 akan diberikan saat memasuki tahun ajaran baru pendidikan dan THR akan diberikan sebelum Hari Raya Idul Fitri (Lebaran).

Apabila lebaran tahun ini jatuh pada tanggal 25 Juni maka THR akan diberikan pada tanggal 18 ( seminggu sebelum lebaran), dan apabila tahun ajaran baru adalah awal bulan juli maka gaji ke-13 akan diberikan di penghujung bulan juni atau awal bulan juli.

Saat ini Kemenkeu sedang menunggu Peraturan Pemerintah dari PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). 

Gaji ke-13 yang diberikan kepada PNS kemungkinan sama dengan Peraturan Pemerintah yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun lalu yaitu meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Sedangkan untuk pejabat negara meliputi, gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Sementara bagi penerima pensiun, berupa pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan.

Sedangkan THR untuk para PNS diberikan sebesar gaji pokok.


Previous articleBuka Tabungan Haji Bank Panin SyariahBank Panin juga memiliki tabungan haji dengan fasilitas perlindungan asuransi gratis untuk nasabah yang memiliki saldo rata-rata akhir bulan minimal Rp 3 juta nama tabungannya yaitu Tabungan Haji Pas iB.Tabungan haji ini menggunakan akad Wadiah (titipan) yang digunakan sebagai biaya perencanaan daftar haji, maka dari itu uang tidak boleh diambil kecuali untuk pembayaran ibadah haji.Panin Syariah menerapkan sistem pembagian keuntungan yang tidak di perjanjikan diawal, nasabah akan mendapatkan keuntungan berupa bonus yang akan diberikan sewaktu-waktu oleh pihak bank panin syariah.Tabungan haji panin syariah bisa dibuka oleh siapa saja secara individu untuk mendaftar ibadah haji, karena memang target nasabah bank panin syariah untuk tabungan haji mulai dari Pelajar, Mahasiswa, profesional, karyawan atau ibu rumah tangga.Ketika saldo tabungan mencapai batas sejumlah setoran awal daftar haji yaitu sekitar Rp25 juta maka nasabah akan mendapatkan notifikasi pemberitahuan melalui sms.Ketika nasabah sudah mendaftar, ternyata meninggal dunia selama masa tunggu maka ahli waris akan mendapatkan  santunan dari bank panin syariah. Besarnya yaitu jika meninggal karena sakit maka ahli waris akan mendapatkan Rp juta, namun ketika meninggal karena kecelakaan akan mendapatkan Rp90 juta.Syarat Membuka Tabungan Haji Bank Panin Syariah
  • Mengisi Formulir di Kantor Panin Syariah
  • Membawa KTP dan KK
  • Menyetorkan setoran awal minimal Rp500 ribu.
Setelah nasabah memiliki rekening tabungan haji di bank panin syariah maka nasabah bisa langsung melakukan setoran rutin ke bank panin syariah, anda bebas menentukan setoran nya. Semakin besar uang yang anda setor, maka semakin cepat anda mendapatkan nomor porsi haji.Cara Membuka Rekening Tabungan HajiDatanglah ke kantor Panin Syariah pada jam kerja yang telah ditentukan yaitu pada hari Senin s/d Jumat, dengan membawa semua persyaratan yang diperlukan.Setelah itu, ambil nomor anterian untuk mendapatkan pelayanan dari Customer Service yang sedang bertugas. Pada saat giliran anda, maka anda bisa langsung menyatakan keperluan anda bahwa anda ingin membuka tabungan haji.Baca Juga : 5 Bank Terbaik untuk Buka Tabungan Haji
Next articleMaksimal Tarik Tunai ATM BNI dalam sehari