5 Cara Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga

Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga

Kebutuhan dalam rumah tangga pasti selalu ada, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Belum lagi seperti sekarang ini harga barang – barang terus naik menjadikan pengeluaran rumah tangga menjadi besar. Menghadapi itu semua ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yang intinya untuk mengehemat pengeluaran.

Kenaikan harga barang membuat kita menjadi lebih tertekan yang sebelumnya bisa mencukupi kebutuhan namun sekarang berubah, dampak dimana pengeluaran naik akan tetapi pemasukan tetap atau justru berkurang. Sehingga ada beberapa dana (terutama dana investasi) yang harus kita pangkas untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Mau bagaimana lagi, menghindar juga tidak bisa. Menghadapi nya maka perlu merubah pola atau gaya hidup untuk lebih berhemat, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk bisa lebih berhemat sehingga jatah investasi yang semestinya ada tidak harus dipotong, lakukan cara menghemat pengeluaran rumah tangga berikut :

1. Belanja di Pasar Tradisional

Mungkin bagi anda yang masih sering belanja ke Supermarket dapat beralih berbelanja ke pasar tradisional. Karena harga jual bahan pokok di pasar tradisional relatif lebih murah bahkan perbedaaannya cukup jauh bila dibandingkan di supermarket, tentu hal ini dapat menghemat pengeluaran rumah tangga anda.

2. Hemat Penggunaan Listrik

Penggunaan Listri sudah dikatakan Wajib dalam kebutuhan rumah tangga, semakin banyak barang – barang yang menggunakan energi listrik kita gunakan maka kebutuhan listrik pun akan meningkat, apalagi tagihan listrik sekarang juga ikut naik, pos ini bisa menjadi pos pengeluaran yang paling besar.

Maka dari itu kita perlu menghemat listrik dengan mengurangi pemakaian listrik dirumah, caranya bisa menggunakan produk-produk yang menghemat listri atau disiplin dalam menggunakan listrik, contohnya : Jangan biarkan TV nyala tidak ditonton, mematikan AC jika tidak diperlukan  dan sebagainya.


3. Minimalisir Biaya Kendaraan dan Transportasi

Hampir setiap rumah tangga telah memiliki kendaraan, apalagi untuk anda yang tinggal di perkotaan, sudah menjadi suatu keharusan memiliki kendaraan sendiri. Bahkan memiliki kendaraan lebih dari satu. Ada yang punya 2 mobil atau lebih, ada yang punya sepeda motor 2 atau lebih.

Yang namanya kendaraan juga perlu biaya, biaya yang harus dikeluarkan untuk kendaraan yaitu biaya untuk bahan bakar, biaya untuk perawatan dan biaya kewajiban pajak yang harus dibayar setiap tahunnya. Belum lagi jika keadaan kendaraan yang kita beli belum lunas, masih berada dalam masa kredit.

Hal ini dapat menjadi pos pengeluaran yang cukup besar, apabila tidak diimbangi dengan pemasukan maka akan membuat keuangan rumah tangga menjadi goyah. Hingga akhirnya memutuskan untuk berhutang (istilahnya : Gali lobang tutup Lobang).

Tapi untuk kamu yang tidak memiliki kendaraan pribadi, jangan senang dulu, karena biaya transportasi bisa jadi sumber pengeluaran yang menguras keuangan yang cukup besar juga. Sekarang sangat banyak pilihan transportasi yang bisa kamu pakai. Mulai dari ojek, bis, angkot, Transjakarta, taksi, dan kereta bisa kamu gunakan tergantung kebutuhan.

4. Miliki Gaya Hidup Sehat

Siapa bilang hidup sehat justru membuat pengeluaran menjadi besar, justru sebaliknya dengan menerapkan pola hidup sehat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga. Perlu diketahui bahwa biaya kesehatan itu tidak murah, ketika sudah sakit dan masuk rumah sakit maka uang akan keluar dengan begitu derasnya untuk bayar biaya rumah sakit atau beli obat – obatan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat maka akan membuat diri anda tetap sehat, karena ini sifatnya jangka panjang.

5. Kurangi Jalan dan Jajan di Luar 

Sudah menjadi kebiasaan seseorang suka jajan diluar, apalagi anda yang tinggal di perkotaan, mungkin bisa dikatakan hampir setiap hari. Sering nya jajan atau jalan di luar membuat pengeluaran rumah tangga menjadi over, yang semestinya dialokasikan untuk di simpan. Jalan ke mall dengan 3 anggota keluarga, paling tidak menghabiskan biaya 500ribu. Kalau setiap akhir pekan ke mall, total biaya Rp 2 juta. Anda bisa hitung sendiri berapa biaya yang dikeluarkan untuk pos pengeluaran ini?