Cara dan Syarat Buka Bisnis Franchise Agen JNE

Bisnis Agen JNE

Bisnis online kini kian meningkat maka berbanding lurus dengan bisnis jasa pengiriman paket, dalam hal ini kita akan membahas sebuah bisnis franchise keagenan ekspedisi JNE. Untuk menjadi agen jne membutuhan modal yang tidak terlalu besar, yaitu hanya membutuhkan modal sekitar Rp 5 jutaan yang berpotensi memberikan keuntungan yang cukup besar.

Sistem franchise agen jne menggunakan sistem kontrak dimana anda akan melakukan perpanjangan lagi setelah kontrak berakhir. Sebelum anda membuka bisnis agen JNE pastikan anda melihat terlebih dahulu prospek jasa pengiriman paket di daerah anda, lihat berapa besar pelaku bisnis online.

Karena kehadiran mereka dalam menjalankan bisnis online dapat mempengaruhi berhasilnya memulai sebuah bisnis agen jne. Selanjutnya anda dapat menghitung potensi penghasilan atau keuntungan yang akan didapatkan , kita akan hitung bersama potensi penghasilan yang dapat dihasilkan melalui bisnis agen jne ini.

  • Agen dengan omset dibawah Rp5 juta/bulan akan mendapat bagi hasil 22%
  • Agen dengan omset antara Rp5 – 10juta/bulan akan mendapat bagi hasil 25%
  • Agen dengan omset lebih dari Rp10 juta/bulan maka akan mendapat bagi hasil 27%
  • Besar komisi penjualan produk OKE sebesar 15%
  • Besar komisi penjualan produk TRUCKING sebesar 10%
  • Semua bonus berlaku untuk layanan Reguler, YES, SS dan Paket Internasional

Kami akan buat sebuah contoh simulasi, apabila anda membuka bisnis franchise keagenan JNE dengan omset embukuan 10 juta per bulan maka anda akan mendapatkan keuntungan sebesar 27% dari omset yaitu anda akan mendapatkan keuntungan Rp 2.700.000/bulan.

Jika anda ingin membuka Bisnis Franchise Agen JNE, ada beberapa hal yang harus di siapkan yaitu beberapa poin persyaratan. Apakah anda sudah siap untuk memulai bisnis jasa pengiriman paket dari JNE, maka silahkan simak hal yang harus anda persiapkan untuk menjadi agen JNE.

A. Dokumen Administrasi

  • Membuat Surat Permohonan Keagenan ke JNE Pusat Jakarta
  • Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan
  • Fotocopy KTP Penanggung Jawab Agen
  • Fotocopy Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  • Fotocopy Surat Ijin Usaha Perusahaan (SIUP)
  • Fotocopy NPWP Perusahaan
  • Pas Foto berwarna 3×4 sebanyak 3 lembar
  • Peta atau Denah Lokasi Gerai
  • Pas Foto Gambar Counter luar dan dalam ruangan
  • Membuat Surat Pernyataan tidak menjalin kerjasama dengan Bisnis Serupa
  • Membayar Biaya Administrasi Rp2juta untuk sarana promosi
  • Membayar Uang Jaminan Rp5 Juta
  • Mau Menanggun Biaya Pajak Papan Reklame
  • Menyetujui MOU Perjanjian kerjasama awal dan berlaku selama masa percobaan yaitu 3 bulan
  • Setor Tunai Harian
  • Jika omset udah mencapai Rp 50 juta maka sub agen wajib online

B. Syarat untuk Lokasi 

  • Denah Gerai dan Lulus Team Survey
  • Area dapat diakses Mobil
  • Area Strategis
  • Ukuran Gerai Agen minimal 3×3 meter
  • Lokasi Harus Bisa Digunakan Menjadi lahan parkir minimal 2(dua) unit mobil.
  • Harus Ada Layanan komunikasi minimal : 1 (satu) fixed line telephone.
  • Memiliki 1 buah timbangan Digital minimum Kapasitas 100 Kg.

C. Syarat untuk Sumber Daya Manusia 

  • Minimum Ada 2 (dua) petugas dengan pendidikan setingkat SLTA.
  • Sudah Mendapatkan sertifikasi lulus training dari JNE Kantor Pusat.
  • Semau Petugas Wajib menggunakan Seragam dan ID Card Agen JNE
  • Petugas Bisa melakukan penjemputan/pick-up kiriman Paket dari Pelanggan atau pengirim.

D. Syarat Online System

  • Ada Minimal 1 komputer dan Printer Laser Jet/Dot Matrik.
  • Ada Layanan Online menggunakan VPN Instan + Speedy Internet Telkom + Modem Speedy.
  • Mau Menanggung Biaya Online Yang Ada Untuk Internet’

E. Ketentuan TARGET DAN KOMISI PENJUALAN

Umumnya Target Penjualan Yang dipatok Oleh Kantor Pusat JNE adalah :

  • Selama 3 (tiga) bulan Maka ini Dinamakan Sebagai masa percobaan dan Minimal target Yang Dicapai itu sebesar Rp 5.000.000,-.
  • Untuk bulan ke-4 (empat) dan seterusnya Maka targetnya Tetap Minimal sebesar Rp 5.000.000,- atau Rp.60.000.000,-/tahun.
  • Jika pada bulan ke-4 sampai dengan Perjanjian maksimal 1(satu) tahun Target Bulanan tidak tercapai, maka kantor pusat JNE Bisa meninjau kembali kerjasama Keagenan apakah akan dilanjutkan Atau Dihentikan.