Kena Biaya Berapa Jika Transfer dari BRI ke Bank Lain

Biaya Transfer dari BRI ke Bank Lain

Berbagai transaksi dapat dilakukan nasabah Bank BRI melalui rekening yang mereka miliki, mulai dari cek saldo, tarik tunai, hingga transfer uang. Transfer uang adalah transaksi yang paling sering dilakukan pada saat ini berkaitan dengan maraknya belanja online.

Setiap toko online biasanya menyediakan rekening bank untuk pembayaran atas pesanan yang dilakukan pembeli, terkadang penjual ada juga yang tidak menyediakan rekening BRI sehingga pembeli yang memiliki rekening BRI harus transfer uang ke rekening yang lainnya.

Nasabah BRI dapat transfer uang ke bank lain melalui ATM, SMS Banking dan Internet Banking. Jika anda transfer uang ke bank lain maka anda perlu memasukan kode bank nomor rekening tujuan dan anda akan dikenakan biaya transfer untuk setiap transaksi yang dilakukan.

Baca Disini : Kode Bank Lengkap

Biaya yang harus anda bayar setiap anda melakukan transaksi transfer uang ke bank selain BRI sebesar Rp6500, biaya tersebut akan memotong saldo yang ada di rekening tabungan BRI anda. Biaya tersebut adalah per transaksi, jadi jika anda transfer 3 kali maka besar biaya administrasi yang harus anda bayar sebesar Rp6500x3 = Rp19.500

Pastikan anda mengirim uang dalam jumlah dan nomor rekening yang benar, karena ketika anda telah transfer kok terjadi kesalahan maka itu menjadi tanggung jawab anda sendiri, bisa saja anda mengurusnya akan tetapi prosesnya agak ribet, karena memang itu kesalahan yang disebabkan atas keteledoran anda sendiri.



Previous articleKode Rekening BRI 0206 darimana?
Next articlePengertian Akad MudharabahTelah kita tahui bersama bahwa jumlah bank syariah di Indonesia cukup banyak, saat hendak menggunakan produk di bank syariah maka kita harus memiliki akad yang ingin digunakan salah satu akad yang disediakan adalah Mudharabah.Mungkin ada sebagian dari kita yang belum mengetahui pengertian dari akad Mudharabah tersebut, karena memang pada penjelasan produk perbankan tidak dijelaskan secara rinci mengenai akad mudharabah. Maka dari itu kami bermaksud ini menjelaskannya kepada anda. Akad Mudharabah sering kali digunakan pada saat ingin memmbuka rekening tabungan atau mengajukan pembiayaan dan investasi, bagi anda yang belum mengetahui mengenai pengertian akad mudahrabah pada bank syariah maka anda bisa membaca seksama apa yang kami jelaskan dalam artikel ini. Sebelum membahas apa itu Mudharabah, kami akan menjelaskan sedikit mengenai pengertian “Akad”. Akad adalah sebuah perjanjian atau kesepakatan kedua belah pihak antara bank syariah dan nasabah, dan akad yang dapat digunakan adalah Akad Mudharabah.Akad Mudharabah adalah sebuah perjanjian yang ditentukan diawal antara nasabah dan pihak pengelola (bank syariah), dimana dalam perjanjian ini menjelaskan bahwa nasabah adalah pemilik 100% uang atau modal, sedangkan bank bertindak sebagai pengelola uang / modal tersebut untuk jenis usaha/bisnis yang halal. Selanjutnya, jika sebuah usaha yang dikelola dari modal nasabah tersebut memberikan hasil (keuntungan) maka akan dibagi diantara keduanya berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat dalam kontrak awal perjanjian. Pembagian hasil keuntungan disebut dengan nisbah.Nisbah yang ditentukan telah disepakati, biasanya pembagian lebih besar untuk pemodal [Nasabah : Bank Syariah], ada yang menawarkan 60:40 , 70:30, 65:35 dan lain-lain.Namanya usaha terkadang tidak selamanya berjalan dengan baik, bisa saja bangkrut atau merugi. Bagaimana jika ini terjadi? Jika kerugian terjadi atas kelalaian pengelola maka pihak pengelola bertanggung jawab atas kerugian tersebut dan nasabah memiliki hak untuk memiliki kembali modal / uang secara utuh.Akad Mudharabah di bagi menjadi 2 yaitu :Mudharabah muthlaqah: Pemilik dana memberikan kebebasan kepada pengelola mengenai usaha yang akan dijalankan. Nasabah tidak ikut campur usaha apa yang mau dijalankan pihak bank. Namun nasabah masih boleh mengawasinya.Mudharabah muqayyadah: Pemilik modal memberikan batasan kepada pengelola, antara lain mengenai tempat, cara dan atau obyek investasi.

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.