Tabungan Haji Bank BRI

Apakah anda dan pasangan memiliki rencana untuk pergi ketanah suci untuk menunaikan ibadah haji?

Jika Ya ! maka anda perlu merencanakan jauh – jauh hari, apalagi masa tunggu keberangkatan haji semakin lama, untuk tahun 2019-2020 masa tunggu sekitar 15 tahun kedepan.

Kapan anda ingin mendaftar untuk mendapatkan porsi haji?

Jika belum punya uang, maka anda perlu bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan lebih dan kemudian membuka tabungan khusus yang memang dipersiapkan untuk merencanakan keuangan sebagai biaya pendaftaran haji.

Menurut informasi untuk bisa mendapatkan porsi haji, anda perlu menyiapkan uang setidaknya minima Rp 25 juta.

Anda dapat menghitung sendiri berapa lama anda harus mencapai angka tersebut dengan besar gaji yang anda miliki saat ini.

Kami sarankan untuk membuka tabungan haji di bank BRI, BRI memberikan fasilitas kepada masyarakat yang ingin menabung untuk mempersiapkan biaya pendaftaran ibadah haji.

Rekening ini dapat dibuka dengan syarat dan ketentuan yang sangat mudah.

Syarat dan Ketentuan Tabungan Haji BRI

  1. Mengisi form aplikasi pembukaan rekening
  2. Identitas diri: Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis NIK dan NPWP
  3. Setoran awal sebesar Rp 50.000,
  4. Gratis Biaya Administrasi

Ketika saldo telah mencapai Rp 25 juta maka nasabah akan dibantu untuk penginputan data sebagai calon jamaah haji untuk mendapatkan nomor porsi haji.

Nasabah akan mendapatkan fasilitas berupa souvenir perlengkapan haji lengkap dan di lindungi asuransi hjiwa dengan maksimum 120% dari saldo akhir maksimal Rp 50 juta.


Previous articleTips Mengelola Gaji KaryawanTips Mengelola Keuangan bagi Karyawan – Sebesar apapun pendapatan anda kalau tidak dikelola dengan baik maka tetap saja anda akan merasa kekurangan, karena kebutuhan manusia itu tidak ada habisnya. Mumpung masih memiliki gaji tetap maka sebagai karyawan harus pandai dalam mengatur gaji yang dimiliki.Gunakan sistem pembagian 50:30:20, suatu sistem yang paling efektif bagi karyawan dalam mengelola keuangan, sistem ini tertulis dalam sebuah buku yang berjudul :  All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan karya Elizabeth WarrenDalam sistem pembagian ini yang dibagi adalah pendapatan bersih, yaitu pendapatan yang telah dikurangi biaya-biaya seperti pajak dan lain-lain. Apabila anda memiliki penghasilan bersih sebesar Rp 3 juta maka anda dapat mengikuti sistem pembagian dengan perhitungan berikut :

1. Pengeluaran Wajib (50%)

Dalam kehidupan berumah tangga tentu memiliki kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, maka dari itu anda harus menyisihkan sebagian gaji sebagai pengeluaran wajib untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tersebut, KPR, uang sekolah, tagihan, cicilan dll. Bagian ini sifatnya wajib untuk didahulukan sebelum mengurus pembayaran yang lainnya.Contoh : 50% dari Rp3.000.000 adalah sebesar Rp1.500.000. Ini jumlah mutlak yang Anda harus sisihkan setiap bulan untuk pengeluaran wajib.

2. Pengeluaran Tambahan (30%)

Apabila anda sudah menyisikan 50% dari pendapatan bersih bulanan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari – hari , maka selanjutnya anda menyisihkan 30% dari gaji atau pendapatan untuk pengeluaran tambahan seperti sesekali makan bersama keluarga, surprise untuk anak atau pasangan. Apabila ternyata justru pengeluaran pokok anda kurang terpenuhi maka anda bisa menggunakan pengeluaran tambahan (30%) untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut.Contoh : 30% dari Rp3.000.000 adalah sebesar Rp900.000. Pastikan bahwa Anda tidak kekurangan dana untuk pengeluaran wajib sebelum menggunakan dana ini.

3. Pengeluaran untuk Investasi atau Tabungan (20%)

Selanjutnya adalah Sisa dari pembagian antara pengeluaran wajib dan pengeluaran tambahan yaitu sebesar 20% dari penghasilan anda dapat anda gunakan sebagai dana cadangan yang disimpan atau diinvestasikan.Anda diharuskan memiliki tabungan berapa pun sisanya, lakukan ini secara rutin setiap bulan. Dengan menyisihkan 20% dari penghasilan bersih anda. Suatu saat anda dapat merasakan manfaat dari uang yang ditabung ini.Contoh : 20% dari Rp3.000.000 adalah sebesar Rp600.000. Dana ini bisa anda simpan dalam tabungan bank atau diwujudkan dalam bentuk investasi dengan membeli emas batangan (logam mulia). Semoga tips ini berguna untuk Anda dalam mengelola keuangan yang lebih baik lagi. Namun ini semua kembali lagi kepada keadaan keuangan Anda. Semuanya bisa disesuaikan berdasarkan penghasilan dan kemampuan Anda.Dikutip dari : HaloMoney.co.id ditulis oleh Jihan Ariya Wiyana
Next articleTabungan Faedah Paling Diminati Nasabah BRI Syariah