Jaminan Serfitikat Rumah

Ketika seseorang berada didalam kondisi keuangan yang tidak prima maka akan mengalami kebingungan untuk memenuhi kebutuhannya. Menyikapi hal tersebut anda perlu meminjam uang dari berbagai sumber namun tidak disarankan untuk mengajukan pinjaman ke Rentenir.

Pinjam uang bisa ke Keluarga, bisa ke teman, atau yang paling urgent lagi bisa pinjam ke lembaga keuangan syariah atau konvensional. Jika anda mengajukan pinjaman ke Bank contohnya, maka anda perlu menyiapkan sebuah jaminan dengan nilai jaminan yang lebih tinggi dari pinjaman yang akan di ajukan.

Misal anda ingin mengajukan pinjaman Rp100 juta maka anda bisa mengajukan pinjaman dengan memberikan jaminan sertifikat rumah yang harga nya diatas Rp100 juta, boleh Rp150 juta, boleh 200 juta yang penting diatas dari jumlah pinjaman.

Salah satu bank yang menyediakan pinjaman dengan proses cepat yaitu hanya membutuhkan waktu 14 hari kerja yaitu bank BTN dengan jumlah pinjaman maksimal hingga 1 Miliar dan tenor / jangka waktu hingga 10 tahun. Jaminan yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman di BTN yaitu Sertifikat Rumah untuk digadaikan.

Selain itu anda juga harus memenuhi persyaratan sebagai pengaju pinjaman, syarat yang ditetapkan oleh bank BTN cukup mudah. Adapun syarat yang dibutuhkan sebagai berikut :

  1. Berprofesi sebagai karyawan atau pengusaha atau profesional
  2. Anda telah memiliki Pekerjaan dengan penghasilan Rp4 juta perbulan
  3. Umur Nasabah paling tidak minimal 21 Tahun dan maksimal 65 tahun.

Namun jika anda ingin meminjam uang Rp10 juta di bank BTN maka anda bisa menggadaikan BPKB Kendaraan anda, boleh BPKB Sepeda motor atau BPKB Mobil sebagai jaminannnya. Untuk mengajukan kredit pinjaman di Bank BTN anda bisa langsung datang ke kantor cabang BTN terdekat dengan membawa berkas persyaratan yang diperlukan.


Previous articleJualan Kembang API: Peluang Usaha Musiman Menjelang Tahun Baru 2020
Next articleMengela Keuangan untuk Orangtua BaruKebahagian bagi setiap pasangan adalah kehadiran sang buah hati, dengan begitu resmi menjadi seorang ibu dan ayah (orangtua). Namun disisi lain, tanggung jawab sebagai orangtua semakin besar terutama untuk memberikan kesejahteraan hidup bagi anak.Bagi orangtua baru perlu mempersiapkan diri dalam mengatur keuangan agar ekonomi keluarga tetap stabil dan berjalan sesuai dengan rencana.  Untuk itu kami membagikan beberapa tips yang dapat membantu anda dalam mengelola keuangan.Tips ini merupakan poin penting yang harus diperhatikan oleh para orangtua baru. Jika anda tetapkan maka akan membuat keadaan finansial anda menjadi lebih baik, apalagi kebutuhan ketika telah memiliki anak akan semakin banyak.1. Penyesuaian Anggaran Rumah TanggaKehadiaran seorang anak ditengah-tengah keluarga akan membuat perubahan dalam segala hal, membuat hidup anda lebih lengkap, tak terkecuali yang paling penting yaitu perubahan besar pada keuangan keluarga. Setelah melewati fase ekonomi dimana istri hamil dan melahirkan, maka babak baru akan dimulai setelah anak anda dilahirkan.Perlu yang namanya membuat anggarap untuk kebutuhan bayi, seperti untuk popok, susu, pakaian, imunisasi dan perlengkapan bayi lainnya. Buat anggaran yang rasional menyesuaikan dengan penghasilan bulanan anda, namun yang terpenting anda harus fokus untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok bayi.2. Jalankan Trik HematAnda harus bisa menjalankan trik hemat, karena kebutuhan bayi cukup menyita kas keuangan rumah tangga, trik hemat yang harus dijalankan seperti memberi ASI ketimbang Susu Formula, selain lebih sehat juga jauh lebih murah yang dapat membantu menjaga keuangan anda.Pada intinya anda harus bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan bayi, bukan berarti pelit terhadap bayi tapi cukupilah kebutuhan pokok yang diperlukan. Apabila membeli pakaian maka belilah dalam jumlah minimal, karena perkembangan bayi cukup cepat sehingga pakaian yang baru dibeli sudah tidak bisa dipakai, kan mubadzir.3. Beli Asuransi JiwaMemiliki bayi berarti memiliki tanggung jawab bahkan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan yaitu memberikan kesejahteraan hidupnya. Beberapa pakar ekonomi menyarankan kepada orangtua untuk memiliki asuransi jiwa sebagai strategi mengelola resiko, karena jika anda meninggal dunia sebelum bayi tubuh dewasa maka asuransi jiwa dapat mengantikan penghasilan anda.Baca Juga : Asuransi Jiwa Murah4. Mulai Menyiapkan Tabungan PendidikanPaling penting yang harus anda lakukan yaitu mempersiapkan biaya pendidikan anak. Perlu diingat bahwa biaya sekolah semakin mahal dari tahun ke tahun. Kenaikan biaya pendidikan mencapai 10% per tahunnya. Maka dengan menyiapkan dana pendidikan lebih awal akan membuat anda lebih ringan dikemudian waktu. Anda bisa menabung dalam bentuk investasi emasil, properti atau lainnya.Baca Juga : Tabungan Rencana Pendidikan

6 COMMENTS

  1. saya KPR di Bank BTN dan sdh berjalan 12 tahun dan 3 tahun lagi selesai…apakah saya msh bisa mengajukan pinjaman ke Bank BTN dgn sertifikat tersebut?

  2. Saya Nasabah bank BTN punya tanggungan KPR Tenor 10 Tahun , dan sudah jalan 5,5 Tahun ,apakah Saya bisa mengajukan pinjaman ke Bank BTN, dengan sertifikat tersebut, dan cicilannya di tambahkan ke jumlah tahun yang berlangsung, jadi Saya tetap membayar cicilan seperti, Saya membayar cicilan KPR?dan apabila disetujui oleh Baank BTN, berapa lama prosesnya, sampai saya merima dana tersebut?

  3. Saya Suparno saya kerja di taksi onlaine,saya ingin mengajukan pinjaman ke bank btn dengan nominal 150 juta dengan jangka 10 tahun saya ingin buat renovasi rumah,dengan jaminan sertifikat tanah yang saya tempati.mohon di jawab terima kasih

  4. Saya mau pinjam uang untuk membuat kontrakan, saya uda pensiun apakah boleh? Pasaran rumah saya sekitar 1mlyard betapa kira-2 saya dapat pinjaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.