Kredit Express PaninBank Panin memiliki produk pinjaman tanpa jamianan, produk tersebut adalah Kredit Xpress. Jika anda sedang membutuhkan uang baik itu untuk kebutuhan produktif (sebagai modal usaha) atau kebutuhan konsumtif untuk membeli barang atau pembiayaan lain, maka anda bisa mengajukan pinjaman ini.Kredit Tanpa Agunan Panin tersedia dengan nilai pinjaman dari Rp 3 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta , Rp20 Juga, Rp 25 Juta , Rp 50 juta, Rp 75 Juta , Rp100 juta hingga Rp 150 Juta jangka waktu angsuran kredit maksimal 36 bulan atau 3 tahun. Proses pengajuan KTA Panin sangat cepat dan persyaratan yang dibutuhkan sangat mudah untuk dilengkapi, yang terpenting adalah anda sudah bekerja / wirausaha dengan penghasilan minimal Rp 2 juta perbulan dan sudah memiliki tabungan bank panin. Untuk mengajukan pinjaman dapat dilakukan di kantor cabang bank Panin. Pembayaran kredit pinjaman tanpa jaminan ini dapat dilakukan melalui beberapa jenis pembayaran yaitu menggunakan kartu ATM, menggunakan Mobile Banking, dan menggunakan Internet Banking, pastikan anda membayar kredit tepat pada waktu.Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  2. Usia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun untuk karyawan
  3. Penghasilan bersih minimal Rp. 2 juta/bulan.
  4. Telah memiliki Tabungan Panin.
Persyaratan Dokumen : 
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi halaman depan buku Tabungan
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji terakhir ( 3 )
  • Rekening Bank 3 bulan terakhir ( 1 dan 2 )
  • SIUP/SITU & Akta Pendirian Perusahaan ( 1 )
  • Surat Ijin Praktek ( 2 )
Keterangan :
  1. Pengusaha
  2. Profesional
  3. Karyawan
Baca Juga : Tabel Simulasi KTA Express Panin 

Bank Panin memiliki produk pinjaman tanpa jamianan, produk tersebut adalah Kredit Xpress. Jika anda sedang membutuhkan uang baik itu untuk kebutuhan produktif (sebagai modal usaha) atau kebutuhan konsumtif untuk membeli barang atau pembiayaan lain, maka anda bisa mengajukan pinjaman ini.Kredit Tanpa Agunan Panin tersedia dengan nilai pinjaman dari Rp 3 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta , Rp20 Juga, Rp 25 Juta , Rp 50 juta, Rp 75 Juta , Rp100 juta hingga Rp 150 Juta jangka waktu angsuran kredit maksimal 36 bulan atau 3 tahun. Proses pengajuan KTA Panin sangat cepat dan persyaratan yang dibutuhkan sangat mudah untuk dilengkapi, yang terpenting adalah anda sudah bekerja / wirausaha dengan penghasilan minimal Rp 2 juta perbulan dan sudah memiliki tabungan bank panin. Untuk mengajukan pinjaman dapat dilakukan di kantor cabang bank Panin. Pembayaran kredit pinjaman tanpa jaminan ini dapat dilakukan melalui beberapa jenis pembayaran yaitu menggunakan kartu ATM, menggunakan Mobile Banking, dan menggunakan Internet Banking, pastikan anda membayar kredit tepat pada waktu.Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  2. Usia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun untuk karyawan
  3. Penghasilan bersih minimal Rp. 2 juta/bulan.
  4. Telah memiliki Tabungan Panin.
Persyaratan Dokumen : 
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi halaman depan buku Tabungan
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji terakhir ( 3 )
  • Rekening Bank 3 bulan terakhir ( 1 dan 2 )
  • SIUP/SITU & Akta Pendirian Perusahaan ( 1 )
  • Surat Ijin Praktek ( 2 )
Keterangan :
  1. Pengusaha
  2. Profesional
  3. Karyawan
Baca Juga : Tabel Simulasi KTA Express Panin  %0A%0A https://www.infoperbankan.com/panin/syarat-dan-cara-mengajukan-kta-bank-panin-kredit-express.html">
WhatsApp

Kredit Express Panin

Bank Panin memiliki produk pinjaman tanpa jamianan, produk tersebut adalah Kredit Xpress. Jika anda sedang membutuhkan uang baik itu untuk kebutuhan produktif (sebagai modal usaha) atau kebutuhan konsumtif untuk membeli barang atau pembiayaan lain, maka anda bisa mengajukan pinjaman ini.

Kredit Tanpa Agunan Panin tersedia dengan nilai pinjaman dari Rp 3 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta , Rp20 Juga, Rp 25 Juta , Rp 50 juta, Rp 75 Juta , Rp100 juta hingga Rp 150 Juta jangka waktu angsuran kredit maksimal 36 bulan atau 3 tahun.

Proses pengajuan KTA Panin sangat cepat dan persyaratan yang dibutuhkan sangat mudah untuk dilengkapi, yang terpenting adalah anda sudah bekerja / wirausaha dengan penghasilan minimal Rp 2 juta perbulan dan sudah memiliki tabungan bank panin. Untuk mengajukan pinjaman dapat dilakukan di kantor cabang bank Panin.

Pembayaran kredit pinjaman tanpa jaminan ini dapat dilakukan melalui beberapa jenis pembayaran yaitu menggunakan kartu ATM, menggunakan Mobile Banking, dan menggunakan Internet Banking, pastikan anda membayar kredit tepat pada waktu.

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  2. Usia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun untuk karyawan
  3. Penghasilan bersih minimal Rp. 2 juta/bulan.
  4. Telah memiliki Tabungan Panin.

Persyaratan Dokumen : 

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi halaman depan buku Tabungan
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji terakhir ( 3 )
  • Rekening Bank 3 bulan terakhir ( 1 dan 2 )
  • SIUP/SITU & Akta Pendirian Perusahaan ( 1 )
  • Surat Ijin Praktek ( 2 )

Keterangan :

  1. Pengusaha
  2. Profesional
  3. Karyawan

Baca Juga : Tabel Simulasi KTA Express Panin

 



Bank Panin memiliki produk pinjaman tanpa jamianan, produk tersebut adalah Kredit Xpress. Jika anda sedang membutuhkan uang baik itu untuk kebutuhan produktif (sebagai modal usaha) atau kebutuhan konsumtif untuk membeli barang atau pembiayaan lain, maka anda bisa mengajukan pinjaman ini.Kredit Tanpa Agunan Panin tersedia dengan nilai pinjaman dari Rp 3 juta, Rp 5 juta, Rp 10 juta , Rp20 Juga, Rp 25 Juta , Rp 50 juta, Rp 75 Juta , Rp100 juta hingga Rp 150 Juta jangka waktu angsuran kredit maksimal 36 bulan atau 3 tahun. Proses pengajuan KTA Panin sangat cepat dan persyaratan yang dibutuhkan sangat mudah untuk dilengkapi, yang terpenting adalah anda sudah bekerja / wirausaha dengan penghasilan minimal Rp 2 juta perbulan dan sudah memiliki tabungan bank panin. Untuk mengajukan pinjaman dapat dilakukan di kantor cabang bank Panin. Pembayaran kredit pinjaman tanpa jaminan ini dapat dilakukan melalui beberapa jenis pembayaran yaitu menggunakan kartu ATM, menggunakan Mobile Banking, dan menggunakan Internet Banking, pastikan anda membayar kredit tepat pada waktu.Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  2. Usia minimal 21 tahun dan maksimum 55 tahun untuk karyawan
  3. Penghasilan bersih minimal Rp. 2 juta/bulan.
  4. Telah memiliki Tabungan Panin.
Persyaratan Dokumen : 
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi halaman depan buku Tabungan
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji terakhir ( 3 )
  • Rekening Bank 3 bulan terakhir ( 1 dan 2 )
  • SIUP/SITU & Akta Pendirian Perusahaan ( 1 )
  • Surat Ijin Praktek ( 2 )
Keterangan :
  1. Pengusaha
  2. Profesional
  3. Karyawan
Baca Juga : Tabel Simulasi KTA Express Panin  %0A%0A https://www.infoperbankan.com/panin/syarat-dan-cara-mengajukan-kta-bank-panin-kredit-express.html">
WhatsApp
Previous articleTips Jadi KayaDi berbagai media seperti televisi, media sosial, ataupun surat kabar elektronik; Anda mungkin  sudah pernah melihat berbagai macam orang kaya di dunia. Satu hal yang menarik dari para orang kaya tersebut adalah tidak seluruhnya berasal dari kalangan selebritis, politikus, dan pengusaha besar yang memang identik dengan memiliki banyak uang.Tidak perlu jauh-jauh, pernahkah kamu melihat melihat sendiri atau mendengar teman dan rekan kerja yang: bisa berlibur ke tempat jauh seperti luar pulau atau luar negeri, membeli smartphone merk beken yang jelas mahal, atau bahkan memiliki mobil dengan jerih payah sendiri; padahal mereka tidak tampak seperti orang kaya berpenghasilan tinggi? Apa yang sebenarnya menjadi kunci keberhasilan mereka menikmati seluruh ‘hal mewah’ tersebut? Ada 4 strategi pengelolaan keuangan pribadi untuk meraih kekayaan secara finansial dari Halomoney.co.idCheck this out!Strategi pertama adalah menabung dengan konsep penyisihan penghasilankonsep penyisihan penghasilan bukan penyisaan penghasilan. Contohnya: Anda mendapatkan gaji Rp 3 juta di akhir bulan Maret dan berencana menabung Rp 500 ribu. Dengan konsep penyisihan, maka Anda menyisihkan Rp 500 ribu langsung pada saat Anda menerima gaji tersebut. Sisa gaji Rp 2,5 juta dapat Anda gunakan sesuai keperluan sehari-hari. Bagaimana dengan konsep penyisaan? Dengan konsep ini, maka Anda akan menggunakan gaji Rp 3 juta sehari-hari dan berharap agar di akhir bulan berikutnya akan tersisa Rp 500 ribu, yang jarang terjadi secara tepat. Secara psikologis, ketika Anda memegang penuh gaji Rp 3 juta, maka Anda merasa memiliki ‘banyak uang’ untuk digunakan sehari-hari. Jika Anda sudah ‘mengunci’ Rp 500 sejak awal, maka Anda tidak perlu takut uang yang sudah disisihkan tersebut terpakai dan Anda juga akan berusaha untuk tidak mengeluarkan uang lebih dari sisa Rp 2,5 juta di alam bawah sadar Anda.Strategi kedua adalah melakukan penghematan. Memang terdengar klise, namun menghemat pengeluaran jauh lebih mudah dilakukan daripada mencari tambahan penghasilan. Sebagai contoh, saat ini gaji Anda Rp 3 juta dengan pengeluaran Rp 2,5 juta per bulan. Artinya, Anda bisa menabung Rp 500 ribu per bulan. Sekarang, bagaimana cara menambah jumlah yang bisa ditabung? Pertama, Anda bisa minta naik gaji 10% (sehingga menjadi Rp 3,3 juta) untuk menambah tabungan Anda menjadi Rp 800 ribu (asumsi pengeluaran tidak naik).Kedua, Anda bisa menghemat pengeluaran Anda sebesar Rp 300 ribu (sehingga pengeluaran Anda turun ke angka Rp 2,2 juta). Terakhir tentunya adalah kombinasi keduanya, yaitu mengusahakan naik gaji sekaligus tetap melakukan penghematan. Pada dasarnya Anda lebih disarankan untuk melakukan penghematan dahulu karena bisa dilakukan segera mungkin, sedangkan meningkatkan penghasilan seperti meminta kenaikan gaji atau merintis usaha tentu membutuhkan waktu namun tetap patut dicoba.Strategi ketiga adalah mengalokasikan uang. Ada dua tipe uang yang perlu dialokasi, yaitu uang yang dikhususkan untuk pengeluaran konsumtif dan cicilan utang serta uang yang dikhususkan untuk investasi. Untuk pengeluaran konsumtif dan cicilan utang, kamu disarankan untuk membuat budget sederhana. Kamu tidak wajib membuat budget secara detil, karena inti dari budget adalah panduan bagaimana mengalokasikan uang kamu untuk keperluan sehari-hari. Untuk alokasi uang yang dikhususkan untuk investasi, Anda tentu perlu lebih cermat lagi karena investasi inilah yang akan menentukan besarnya kekayaan finansial Anda. Sebagai permulaan, Anda sangat disarankan untuk membuat investasi bentuk tabungan yang mudah dicairkan kapan saja sebagai persiapan dana darurat, dengan besar setidaknya 6 kali biaya bulanan Anda. Jika sudah terbentuk, Anda bisa mulai mengamati bentuk investasi lain seperti emas, saham, properti, atau produk lain yang Anda minati.Strategi keempat dan terakhir tentunya adalah menambah pemasukan.Bagi Anda yang bekerja, tentu Anda bisa mencoba untuk meminta kenaikan gaji atau tingkatkan kinerja untuk meraih bonus dari perusahaan. Selain itu, Anda juga dapat mencoba untuk mulai merintis usaha sampingan. Modalnya dapat berasal dari tabungan, atau menggunakan dana segar dalam bentuk pinjaman seperti kredit tanpa agunan. Jika Anda memakai modal pinjaman, pastikan Anda tidak kesulitan untuk melunasi cicilannya.
Next articleTips Mengatur Gaji 30 HariKebutuhan ekonomi keluarga biasanya dihitung berdasarkan rentan waktu 30 hari atau 1 bulan, karena mengikuti gaji seorang pekerja atau karyawan yang diberikan setiap akhir bulan. Ketika menerima gaji perlu adanya menejemen dalam mengelola gaji tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan bulanan.Jangan sampai kita terlena dengan gaji yang baru di terima, sehingga saat gajian beli ini itu sampai lupa dengan kebutuhan yang seharusnya di cukupi. Ujung-ujungnya ketika ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi sudah kehabisan uang. Maka dari itu kita perlu menyusun anggaran bulanan, untuk itu simak tips mengatur gaji untuk sebulan :1. Membuat Anggaran BelanjaKebutuhan selalu ada, terutama kebutuhan belanja, maka anda perlu membuat rencana anggaran belanja ketika menerima gaji, apalagi ketika seseorang sudah berumah tangga. Disarankan untuk mengevaluasi kembali pengeluaran selama 3 bulan terakhir. Dengan ini anda akan mengetahui, keluarnya uang digunakan untuk apa saja. Anda perlu mencatat pengeluaran rutin bulanan. Ketika anda telah mengetahui kebutuhan belanja bulanan, maka anda dapat mudah mengatur keuangan atau gaji untuk lebih berhemat. Susun rencana anggaran bulanan secara realitis dan menggambarkan pola hidup anda sebenarnya.2. Anda perlu Memiliki 2 rekening tabungan bankMemiliki rekening tabungan dalam keluarga itu perlu, buat 2 jenis rekening tabungan yang berbeda fungsi. Anda dapat membuat Rekening pertama untuk kebutuhan transaksi seperti seperti bayar tagihan, membayar asuransi, cicilan rumah, dll. Rekening kedua anda gunakan untuk menabung. Jadi pilihlah bank yang menawarkan administrasi bulanan yang rendah bila perlu bebas administrasi. Batasi layanan transaksi yang bisa digunakan, gunakan saja ATM. Kemudian simpan di tempat tidak mudah dilihat sehingga kartu ini jarang digunakan.3. Lunasi utang dan cicilanJika anda memiliki hutang atau pinjaman atau cicilan (tagihan apapun) maka segera bayar setelah menerima gaji, bila perlu lunasi segera ketika ada uang untuk membayar. Anda dapat menganalisa berapa kali pembayaran yang harus dilakukan untuk melunasi hutang tersebut. Dengan minim nya tagihan maka anda dapat lebih mudah dalam mengatur gaji bulanan. Anda dapat lebih fokus dalam memperhitungkan anggaran untuk jangka panjang. Jika ingin mencicil atau kredit sesuatu, maka perlu disesuaikan dengan pendapatan atau gaji anda yaitu tidak melebihi 30% dari penghasilan. Berfikirkan dengan matang sebelum mencicil sesuatu.4. Buat Catatan Pengeluaran dan Pemasukan BulananIni sangat penting dilakukan, kebanyakan orang menyepelekan poin nomor 4 ini. Anda dapat mencatat barang apa saja yang dibeli, jika menggunakan jasa maka jasa apa yang anda gunakan, anda rinci jumlah , nominal transaksi, waktu dan tempat saat transaksi. Ini akan membantu Anda dalam mengerem pengeluaran.5. Lakukan Perbandingan antara Pengeluaran dengan AnggaranBandingkan rencana anggaran pengeluaran dengan buku harian pengeluaran anda. Ini merupakan langkah terakhir dalam mengatur gaji untuk mencukupi kebutuhan selama 30 hari. Apabila rencana anggaran berbeda jauh dari kenyataan, maka Anda perlu melakukan revisi terhadap anggaran tersebut. Periksa kembali agar Anda mengetahui pengeluaran terbesar Anda untuk kebutuhan apa.