Pengertian Deposito

Pengertian Deposito Berjangka

Mempersiapkan kebutuhan yang akan datang sangat perlu dilakukan, hal yang bisa dilakukan adalah dengan cara menabung atau berinvestasi. Sehingga ketika anda suatu saat membutuhkan dana maka akan selalu siap, baik itu untuk keperluan bisnis, kebutuhan rumah tangga, biaya kesehatan atau yang lainnya.

Praktek menabung dan investasi salah satunya bisa membuka deposito di bank. Sama hal nya dengan tabungan dimana seseorang menyimpan uang dengan menyisihkan sebagian pendapatan yang tidak dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang, dengan begitu anda tidak perlu berhutang kepada oranglain.

Pengertian Deposito adalah Sebuah simpanan berjangka dengan jumlah nominal uang tertentu yang telah ditetapkan penyelenggara deposito, nasabah tidak diperbolehkan mengambil dana deposito sebelum jangka waktu yang disepakati berakhir, biasanya jangka waktu deposito 1 , 3 , 6 dan 12 bulan.

Memang sekilas deposito dengan tabungan itu sama yaitu sama – sama menyimpan sejumlah uang. Anda perlu mengetahui perbedaan diantara keduanya, dan silahkan putuskan anda ingin membuka tabungan biasa atau deposito.

Perbedaannya yaitu deposito memiliki jangka waktu dan jumlah uang yang telah ditetapkan, nasabah tidak diperbolehkan mengambil dana sebelum waktunya.

Sedangkan tabungan yaitu simpanan uang tanpa ada jangka waktu dan jumlah uang yang disimpan bebas, nasabah boleh mengambil sewaktu-waktu diperlukan.

Pada Deposito biasanya menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa, keuntungan yang ditawarkan berupa suku bunga yang besar.

Sistem yang digunakan pada deposito yaitu menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over) yaitu deposito akan diperpanjang secara otomatis setelah jatuh tempo jika tidak ada permintaan dari pemiliknya untuk dihentikan.

Rumus Hitungan dalam Deposito :

Keuntungan Deposito = suku bunga deposito x nominal uang yang ditanamkan x hari/365
Pajak deposito = Tarif pajak x bunga deposito
Pengembalian Deposito = Nominal Investasi + (Bunga deposito – Pajak)