Biaya Pengurusan STNK dan Penerbitan BPKB Terbaru 2019

Alur Pengurusan STNK dan BPKB

Bagi pemilik kendaraan memiliki kewajiban untuk memiliki STNK dan BPKB Kendaraan, yang mana setelah memilikinya bukan berarti lepas dari kewajiban justru ada kewajiban selanjutnya yaitu untuk melakukan perpanjangan setiap tahunnya. 

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, per 6  Januari 2017 biaya untuk mengurus STNK dan Penerbitan BPKB telah dinaikan. Kenaikan biaya ini mencapai 100 hingga 300 persen. Sehingga membuat pemilik kendaraan harus merogoh kantong lebih dalam.

Peraturan tersebut telah ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia dan didalam peraturan tersebut mencantumkan tentang jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Sejak 2010 Polri belum pernah melakukan penyesuaian tarif, maka dari itu sekarang dilakukan perbaikan servis dalam pengurusan STNK dan Penerbitan BPKB terhadap masyarakat yaitu penyusuaian tarif. Pendapatan dari jasa layanan ini akan masuk pada pos PNBP tahun depan.

Berikut rincian kenaikan biaya administrasi STNK dan BPKB 

#Roda Dua dan Tiga

  • Biaya administrasi STNK (pembuatan baru atau perpanjangan) naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu
  • Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) atau pelat nomor naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 60 ribu
  • Penerbitan BPKB naik dari Rp 80 ribu menjadi Rp 225 ribu
  • Penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah dari Rp 75 ribu menjadi Rp 150 ribu
  • Total kenaikan Rp 195 ribu (per lima tahun) atau Rp 39 ribu per tahun

#Roda Empat

  • Biaya Administrasi STNK (pembuatan baru atau perpanjangan) naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu
  • Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) atau pelat nomor naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu
  • Penerbitan BPKB naik dari Rp 100 ribu menjadi Rp 375 ribu
  • Penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 250 ribu.

(sumber : Liputan6.com)
Baca Juga : Gadai BPKB Sepeda Motor di BRI



Previous articleTips Mempersiapkan Biaya PernikahanMenikah merupakan sebuah acara sakral yang mempersatukan dua insan antara laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama dalam membina bahtera rumah tangga. Memiliki niat untuk menikah membuat orang berfikur lebih jauh kedepan, namun disisi lain ada sebagian orang yang ragu dan takut untuk menikah karena belum memiliki penghasilan yang besar.  Ketakukan seseorang untuk menikah tak hanya karena membayangkan kehidupan rumah tangga nantinuya, akan tetapi untuk melangsungkan pernikahan tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk itu butuh persiapan yang matang, terutama dalam hal dana. Sebenarnya biaya pernikahan itu ditentukan dari kita sendiri, mau seperti apa acara pernikahan itu dibuat. Semakin meriah acara maka biaya yang dibutuhkan juga semakin banyak, sedangkan untuk hitung-hitungan matematika menikah yang sederhana saja paling tidak perlu menyiapkan uang 30 juta bagi mempelai laki – laki. Nah, jika memiliki gaji Rp 3 juta perbulan kami rasa cukup jika anda ingin menikah dalam bentuk yang sederhana. Tapi yang jelas bagaimana bentuk pernikahan maka perlu menyiapkan uang untuk biaya pernikahan dan itu perlu perencanaan yang baik dengan menabung.7 Tips Menabung untuk Biaya NikahDengan mengikuti tips dari kami maka anda jangan takul lagi untuk mulai mempersiapkan pernikahan anda. Jika memang anda ingin mengadakan pernikahan yang membutuhkan biaya banyak, maka harus dimulai sekarang juga. Apalagi anda hanya memiliki gaji Rp 3 juta perbulan, butuh kerjakeras.1. Jumlah TabunganMenabung merupakan kunci utama untuk mempersiapkan kebutuhan yang membutuhkan biaya yang banyak, dalam hal ini akan digunakan untuk menikah. Kecuali anda bisa memperbesar penghasilan anda, maka itu akan menjadi lebih mudah, tapi jika penghasilan anda tetap diangka Rp 3 juta per bulan maka anda harus bisa mengontrol pengeluaran dan menyisihkan sebagian untuk ditabung. Konsep menabung yang paling ideal yaitu menyimpan uang setiap bulan sebanyak 30% dari jumlah total penghasilan sebelum anda keluarkan untuk kebutuhan lain. Jika anda memiliki penghasilan 3 juta per bulan maka anda harus menabung Rp900 ribu per bulan, jika anda membutuhkan biaya Rp30 juta maka anda butuh waktu 33 bulan (3 tahun) untuk mengumpulkannya. Anda bisa membuka tabungan rencana  !  2. Pernikahan SederhanaMemiliki gaji Rp 3 juta perbulan memang sangat sulit untuk mengadakan pesta pernikahan yang mewah. Karena itu anda juga perlu menyesuaikan acara pernikahan dengan penghasilan yang anda miliki sehingga tidak memberatkan dan menyulitkan anda untuk mewujudkannya. Pernikahan sederhana tak perlu menyewa ballroom hotel atau layaknya pernikahan mewah. Jika anda memiliki gaji 3 juta perbulan maka lebih baik anda fokus memikirkan persiapan pasca pernikahan, jangan terlalu berambisi untuk merayakan pernikahan mewah yang menghabiskan banyak biaya yang justru akan memberatkan anda nantinya. Dengan menikah sederhana maka akan membantu anda.3. Kontrol PengeluaranSetiap orang pasti memiliki pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan, namun perlu mengontrol pengeluaran tersebut. Apalagi jika anda memiliki rencana untuk menikah maka harus lebih bijak dalam penggunaan uang. Tahan kebutuhan yang masih bisa dipending, hindari pengeluaran hanya untuk berfoya-foya layaknya bujangan.4. Foto Pre WeddingSebelum menikah biasanya orang akan melakukan sesi pemotretan “namanya prewedding”. Ini bukan kegiatan yang wajib untuk dilakukan, tapi jika anda ingin melakukannya maka bisa menggunakan jasa dari sahabat anda yang memiliki kamera, paling tidak dana yang dibutuhkan tidak banyak sehingga bisa menghemat pengeluaran anda.5. Manfaatkan temanJika memang jasa teman dapat membantu anda dalam menghemat pengeluaran, mengapa tidak? Seperti halnya poin nomor 4. Maka anda juga bisa menggunakan jasa teman untuk kebutuhan lain seperti jasa design undangan, dokumentasi, dekor dll.6. Apakah perlu Wedding Organizer?Sebaiknya hindari menggunakan jasa wedding organizer, karena bagaimanapun anda perlu biaya uang banyak untuk menggunakan jasa ini. Mempersiapkan pernikahan sendiri memang sepertinya merepotkan, namun ini bisa menghemat pengeluaran anda.7. Konsumsi yang Sederhana
Setiap tamu undangan tentu akan disuguhkan hidangan atau makanan, nah jika memang pernikahan anda bentuknya sederhana maka sama halnya dengan konsumsi. Namun meski sederhana, anda juga perlu memperhatikan makanan yang akan dihidangkan. Pastikan hidangan tetap enak, dan disukai oleh para tamu. Tentunya disesuaikan dengan budget yang anda miliki. Baca Juga : Rincian Biaya Resepsi Pernikahan di Gedung
Next article5 Cara Mendapatkan Uang dari Internet yang Bisa Anda Lakukan

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.