Cara Mendapat Pembiayaan Syariah dari Pemerintah melalui LPDB Kementerian Koperasi dan UKM

Selain KUR ternyata melalui LPDB Kementerian Koperasi dan UKM, pemerintah memberikan fasilitas pembiayaan syariah sebesar Rp600 miliar pada tahun 2017 ini, maka bagi koperasi dan UKM bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan ini. 

Ini merupakan kesempatan emas bagi pelaku UKM dan koperasi yang ingin mendapatkan pinjaman syariah dari pemerintah. Untuk bisa mendapatkan pembiayaan dari pemerintah ini anda dapat mengajukan proposal kepada LPDB Kementerian Koprasi dan UKM.

Secara teknis, penyaluran pembiayaan syariah ini akan dilakukan dengan cara bekerjasama dengan perhimpunan BMT atau koperasi simpan pinjam syariah.  Walau begitu, jika ingin mengajukan langsung ke LPDB juga bisa asalkan semua syarat yang diminta terpenuhi.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir

Sekedar informasi, tahun ini, dana bergulir dianggarkan sebesar Rp1,5 triliun yang terdiri atas pinjaman syariah sebesar Rp600 miliar dan konvensional Rp900 miliar.

Fasilitas ini dapat digunakan oleh koperasi simpan pinjam untuk usaha produktif dan UKM. Namun harus memenuhi persyaratan, syarat utama yang harus dipenuhi yaitu koperasi atau UKM harus sudah berbadan hukum, minimal 2 tahun.

Selain itu, juga harus memberikan laporan keuangannya dua tahun terakhir serta legalitas usaha, seperti Nomor Pajak Wajib Pajak, Surat Izin Usaha Perdagangan, dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP). Untuk koperasi, mereka harus melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama dua tahun terakhir.

Proposal yang dibuat secara jelas, mau pinjam berapa dan untuk apa, pengajuan bisa langsugn ke LPDB. Proposal permohonan yang telah dibuat dapat dikirimkan melalui POS ke Gedung LPDB-KUMKM, Jalan Letjend M.T. Haryono Kav.52-53, Jakarta 12770.

Proposal yang dikirimkan akan diproses dalam 15 hari kerja, itupun jika syarat yang dikirimkan telah lengkap semua.

Bagaimana jika UKM belum berbadan hukum?

Bagi UKM yang belum berbadan hukum tetap bisa mengajukan permohonan dengan mengirimkan proposal ke LPDB asalkan UKM tersebut menjadi anggota dari koperasi yang mengajukan pembiayaan dari dana bergulir jika tidak maka bisa mengajukan KUR saja.

Baca Juga : Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah

Jumlah dana yang dapat dipinjam yaitu untuk Koperasi hanya bisa mengajuakn pinjaman minimal Rp150 juta, sedangkan untuk UKM minimal mengajukan pinjaman Rp250 juta. Saat mengajukan pinjaman akan dikenakan tarif pelauyanan 7% untuk Koperasi dan 4,5% untuk UKM.

Tenor pinjaman untuk UKM lebih lama daripada koperasi. Koperasi harus melunasi pinjaman dengan jangka waktu 3-5 tahun, sedangkan untuk UKM mendapatkan jangka waktu 8-10 tahun. Lunasi tepat waktu agar tidak timbul masalah, karena kalau telat akan dikenakan denda.