resiko punya akun pinjaman online

Resiko Punya Akun di Aplikasi Pinjaman Online

resiko punya akun pinjaman online
resiko punya akun pinjaman online

Di era teknologi sekarang ini meminjam uang sangat mudah sekali, karena hadir beragam aplikasi pinjol yang siap memberikan pinjaman uang tunai kapan saja tanpa harus memberikan jaminan.

Banyak aplikasi fintech yang melayani masyarakat untuk bisa mendapatkan pinjaman uang cepat mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta.

Proses pengajuannya memang benar-benar gampang, hanya registrasi lalu melakukan verifikasi dengan KTP maka pengguna berhak mendapatkan pinjaman.

Tapi perlu diketahui, bunga pinjaman di pinjol terbilang besar maka dari itu anda harus berhati-hati jangan sampai terjebak dengan kemudahan berhutang seperti ini.

Resiko Punya Akun Pinjaman Online

Sebelum anda memutuskan untuk melakukan registrasi atau mendaftar akun di aplikasi pinjaman online baik itu pinjol resmi maupun ilegal, anda harus tahu apa resiko yang dapat terjadi.

1. Jadi Terbiasa Berhutang

Tidak ada yang melarang untuk berhutang atau meminjam uang kepada seseorang, tapi kalau hutangnya ke pinjaman online maka itu bukan solusi yang tepat.

Karena suku bunga pinjaman online terbilang besar, semakin besar nilai pinjamannya maka semakin besar juga bunga yang harus anda bayar.

Dengan memiliki akun pinjaman online, bahkan ada yang punya lebih dari akun di berbagai pinjaman online maka anda akan memiliki hobi baru yaitu mengajukan pinjaman.

Ini akan jadi malapetaka bagi anda.

2. Harus Kehilangan Aset

Limit pinjaman disetiap akun berbeda-beda, awalnya anda akan diberi limit yang kecil untuk pinjaman online namun ketika pinjaman anda rajin dibayar maka anda akan mendapatkan tawaran pinjaman yang lebih besar, begitu seterusnya.

Biasanya secara emosional seseorang yang mendapatkan tawaran hutang besar dengan mudah maka akan mengajukan pinjaman, alih-alih untuk dipakai modal usaha tanpa memikirkan bunga yang harus dibayar.

Jika anda memiliki hutang yang besar tentu bunga nya akan besar juga, ketika anda tidak sanggup bayar karena terjadi suatu hal maka anda kehilangan aset untuk melunasi hutang tersebut, baik itu dijual sendiri atau di sita.

3. Siap-Siap Malu

Resiko ini akan diterima ketika anda telat bayar atau tidak bisa bayar hutang ari pinjaman online tersebut.

Banyak pinjaman online yang menagih kepada nasabah yang menunggak (telat bayar /tidak bisa bayar) bagaikan teror, terus menagih tidak mengenal waktu.

Bahkan ada yang mengancam untuk memberitahukan ke orang-orang terdekat bahwa anda mempunyai tunggakan hutang agar anda malu.

4. Akun Pinjaman Online di Retas atau Di Bobol

Ini yang paling berbahaya ketika anda punya akun di pinjaman online.

Semakin besar limit pinjaman maka akun akan bisa jadi ladang hijau bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Jika akun anda diretas atau dibobol oleh orang lain, maka mereka akan menggunakan akun anda untuk mengajukan pinjaman.

Pinjaman akan ditransfer ke orang yang meretas tersebut, namun anda yang akan mendapatkan tagihan dan harus membayar hutang pinjaman karena memang pinjaman diajukan atas nama anda.

Entah bagaimana seseorang dapat masuk ke akun anda, ada yang masuk dengan kode otp yang anda berikan, atau ada juga justru terjadi kebocoran data nasabah pada penyedia pinjaman tersebut.

Kesimpulan :

Sebelum hal-hal itu terjadi, maka kami sarankan untuk tidak mengajukan pinjaman online.

Jika memang butuh pinjaman uang, sebisa mungkin anda berusaha untuk mendapatkan pinjaman dari keluarga atau teman dekat.

Jika sudah terlanjut punya akun di pinjaman online sebaiknya anda berhati-hati terhadap keamanan akun tersebut, bila perlu tutup saja untuk selamanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.