5 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Wedding Organizer

bisnis wedding organizer

Setiap tahun pasti ada pasangan yang menikah, terutama ketika masuk hari besar (idul adha) dan banyak sekali pasangan yang mengadakan pesta resepsi pernikahan mereka.

Itu artinya ini menjadi sebuah peluang yang sangat potensial untuk mendapatkan keuntungan dari sebuah bisnis wedding organizer.

Resepsi pernikahan merupakan pesta yang hanya dilakukan satu kali dalam seumur hidup (berharap seperti itu), maka pengantin berharap acara nya tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Wedding Organizer berperan penting untuk membuat sebuah konsep pernikahan agar menjadi lebih berkesan dan menjadi kenangan terindah bagi kedua mempelai.

Tips Sukses Mulai Bisnis Wedding Organizer

Bisnis Wedding Organizer saat ini menjadi salah satu bisnis yang potensial untuk mendapatkan keuntungan yang menggiurkan, Berikut tips sukses menjalankan bisnis Weeding Organizer :

  1. Siapkan Konsep Pernikahan Yang Menarik

Sebagai Wedding Organizer harus memiliki sebuah konsep pernikahan yang berkesan, karena memang setiap pasangan menginingkan pernikahannya dapat dikenang dengan indah. 

Konsep pernikahan yang menarik akan membuat konsumen merasa puas, maka WO dituntut untuk lebih kreatif dalam membuat konsep pernikahan. Sebuah resepsi pernikahan dapat dilaksanakan di taman, gedung, atau pantai.

2. Memiliki Relasi yang Kuat

Menjadi Wedding Organizer tidak bisa menjalan tanpa pihak lain yang terlibat, maka dari itu sangat penting memiliki relasi dan bekerjasama dengan partner.

Anda harus memiliki relasi seperti : rias pengantin, music, sound, MC, dekorasi, catering, hingga dekomentasi.

Tanpa adanya koordinasi dan komunikasi yang baik, maka acara resepsi pernikahan tidak bisa berjalan dengan baik dan justru dapat mengecewakan konsumen.

3. Kerjasama Tim yang Kuat

WO tidak bisa bekerja secara sendiri, maka perlu dibentuk sebuah tim khusus untuk menangani setiap perkerjaan sehingga ada yang bertanggung jawab.

Keberhasilan sebuah WO sangat tergantung terhadap kerjasama tim, Jangan sampai terjadi miss komunikasi jika tidak mau WO anda mengalami kegagalan. Jika gagal maka akan jadi perbincangan buruk bagi banyak orang.

4. Lakukan Promosi Offline dan Online

Untuk bisa dikenal banyak orang perlu adanya sebuah promosi, promosi dapat dilakuakn secara offline dan online.

Promosi offline dapat dilakukan dengan menyebarkan pamflet, menjadi sponsor sebuah acara dan sebagainya. Sedangkan promosi offline dapat dilakukan melalui sosial media seperti instagram dan facebook.

Bila perlu tunjukan portopolio dalam bentuk video dokumentasi yang diunggah ke saluran Youtube, sehingga orang yang menyaksikan dapat lebih yakin dengan konsep yang anda tawarkan.

5. Layani Konsumen dengan Baik

Komsumen adalah Raja, maka sebagai Weeding Organizer harus melayani konsumen dengan sebaik-baiknya, terututi dan pahami apa yang mereka inginkan.

Bila memang permintaan konsumen terlalu sulit untuk di realisasikan maka anda perlu menjelaskan dengan baik kepada konsumen, dan menawarkan konsep lain sebagai penggantinya.



Loading...

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.