Buka Gerai Alfamart, Berapa Modal Dana yang dibutuhkan?

buka gerai alfamart

Sering kali kita melihat minimarket alfamart di pinggir jalan, hampir disetiap kota dan daerah dapat kita temukan. Tahukah anda bahwa, pemilik alfamart satu dengan yang lainnya itu berbeda karena alfamart menawarkan kerjasama dalam sistem waralaba.

Apabila anda memiliki keinginan untuk membuka toko atau gerai alfamart maka anda dapat mengajukan permohonan waralaba alfmart dengan melengkapi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh managemen alfamart.

  1. anda harus WNI
  2. punya BADAN USAHA
  3. memiliki LOKASI
  4. memenuhi persyaratan PERIZINAN
  5. bersedia mengikuti aturan ALFAMART.

Hanya itu saja poin penting yang harus anda ketahui, selanjutnya mungkin anda akan bertanya berapa modal dana yang harus disiapkan untuk bisa membuka minimarket alfamart? simak penjelasan kami selanjutnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjalin mitra dengan alfamart maka harus menyiapkan modal dana sebesar Rp300 juta – Rp500 juta, dana tersebut belum termasuk sewa lahan untuk dijadikan gerai alfamart. Jika anda sudah memiliki tempat sendiri, tanpa harus sewa maka akan dapat lebih menghemat budget.

Solihin, selaku Corporate Affairs Director Alfamart menyebutkan bahwa “Nilai inverstasi yang disebutkan diatas untuk renovasi peralatan, barang yang akan dijual. Biaya Rp300 juta – Rp500 juta belum biaya tempat”.

Biaya yang disebutkan sudah termasuk untuk :

  1. biaya waralaba Rp 45 juta selama 5 tahun,
  2. biaya instalasi listrik,
  3. biaya peralatan gerai,
  4. biaya pemasangan AC,
  5. biaya pengadaan komputer kasir,
  6. Shop Sign dan Sign Pole,
  7. biaya pembuatan perijinan gerai,
  8. biaya software (sistem informasi ritel)
  9. serta biaya promosi dan persiapan pembukaan gerai.

Dalam kerjasama ini alfamart akan memberikan sistem royalti yang harus diberikan gerai tersebut kepada alfamart, royalti dihitung secara progresif tergantung dari jumlah penjualan bersih bulanan dan belum termasuk pajak.

Hitungan Royalti Alfamart :

  • Omzet Rp0-Rp150 juta sebesar 0%
  • Omzet hingga Rp175 juta sebesar 1%
  • Omzet dari Rp175 juta – Rp200 juta sebesar 2%
  • Omzet dari Rp200 juta – Rp250 juta sebesar 3%
  • Omzet lebih dari Rp250 juta sebesar 4%

Baca Juga : Waralaba Alfamart



Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.