Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Sangat perlu melakukan diskusi dengan pasangan atua orangtua untuk merencanakan masa depan, apa saja langkah-langkah yang harus anda lakukan bila perlu anda menggunakan jasa seorang pakar perencana keuangan.Seorang pakar perencana keuangan dapat membantu anda untuk merancang perencanaan keuangan untuk kebutuhan masa depan sehingga target-target yang ingin dicapai dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Dengan sering berdiskusi maka akan membuka wawasan anda untuk merencanakan keuangan jangka panjang yang lebih matang. Diskusi berisi pembahasan untuk merancang rencana atau mengevaluasi rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Perencanaan keuangan harus dievaluasi secara rutin, karena kita tahu seiring perkembangan waktu gaya hidup terus berubah. Khusus yang masih single mungkin merencanakan untuk menikah, bagi yang sudah berkeuarga mungkin merencanakan untuk membeli rumah, menyiapkan dana pensiun dan lain-lain.

1. Membeli Rumah

Pendapatan berapapun tetap harus disyukuri yang terpenting anda bisa mengaturnya dengan baik, anda harus menyisihkan beberapa persen gaji atau pendapatan yang anda peroleh setiap bulan. Apabila anda memiliki rencana untuk membeli rumah maka hal ini sangat wajib dilakukan.

Buat perencanaan yang matang, jika bingung dalam merencanakan anda supaya rajin membaca tips mengelola keuangan untuk membeli rumah sesuai dengan gaji yang anda miliki, bila perlu tanya ke para konsultan keuangan, mungkin bisa membantu anda memutuskan sesuatu.

2. Menikah

Bagi yang masih single (khususnya pria), perlu merencanakan moment terpenting dalam hidup yaitu menikah dengan seseorang yang dicintai. Menikah memang terihat mudah, tapi tetap butuh perencanaan karena disana ada kaitannya dengan penggunaan uang sebagai biaya pernikahan.

Rencanakan dengan matang kapan anda akan menikah? berapa biaya yang akan digunakan dengan konsep pernikahan yang diinginkan? agar semua berjalan sesuai dengan rencana, mempersiapkan itu semua kita butuh yang namanya membuka rekening tabungan rencana.

3. Membangun Rumah Tangga

Ada hubungannya dengan poin nomor 2 yaitu setelah menikah tentu akan membangun rumah tangga bersama pasangan anda, anda perlu menyatukan visi dan misi yang sama agar masa depan yang ingin dicapai dapat berjalan sesuai dengan rencana, jangan sampai ada perbedaan diantara anda dan pasangan.

Banyak hal yang harus direncanakan mulai dari membeli Rumah (seperti poin nomor 1), memiliki anak, tentu ini akan membutuhkan pengeluaran yang cukup banyak. Diiringi dengan penghasilan dan pengeluaran bulanan anda maka anda perlu merencanakan dengan baik.

Langkah yang harus dilakukan yaitu menabung atau berinvestasi, sehingga masa depan anda menjadi lebih cerah. Investasi bisa menggunakan program deposito di bank atau menabung dengan membeli sesuai yang nilai jualnya tidak pernah turun seperti membeli tanah atau emas.

4. Dana Darurat

Terkadang, dari beragam rencana yang sudah disusun, ujian seringkali datang menghampiri. Mulai dari terkena penyakit, hingga dirumahkan oleh perusahaan.

Coba bayangkan jika ujian tersebut datang di saat kita tidak siap secara financial? Karena itulah, keberadaan financial planner akan sangat membantu Anda untuk mengantisipasi hal tersebut dengan merencanakan alokasi dana darurat dari jauh-jauh hari. Perencanaan tersebut biasanya berupa rekomendasi asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, serta beberapa jenis invenstasi lainnya.

5. Pensiun

Hidup tenang di hari tua adalah idaman setiap orang. Dana pensiun mungkin menjadi salah satu perhatian atau prioritas utama Anda dalam membuat rencana keuangan jangka panjang. Namun, jika sedari dini Anda sudah dibantu dengan seorang financial planner, maka di hari tua nanti Anda hanya tinggalmenuai panen dari rencana yang telah disusun sebelumnya. Dengan begitu, Anda pun bisa menikmati hari tua dengan indah.


Previous articlePakai Tabungan Ini!! Tidak Kena Potongan Biaya Administrasi Bulanan
Next articleDengan pernikahan maka dapat mempersatukan 2 orang yang memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda, sehingga banyak hal yang perlu disinkronkan perbedaan yang ada terutama dalam masalah keuangan keluarga.Karena keharmonisan rumah tangga juga dapat dipengaruhi dengan masalah keuangan, namun selagi semua dapat didiskusikan dengan baik maka rumah tangga anda akan tetap harmonis dalam mewujudkan rencana masa depan.Hidup bersama pasangan dalam membina keluarga itu sampai akhir hayat, jadi anda perlu terus melakukan diskusi berbagai keperluan yang ingin dilakukan, seperti ingin membeli rumah, ingin membangun bisnis dan masalah keuangan lainnya.Masalah Keuangan Rumah TanggaAda 3 poin penting yang harus dibicarakan dengan pasangan anda, terutama bagi anda yang baru saja menikah. Perlu menyatukan persamaan agar tidak terjadi kesalahpahaman diantara kalian dalam hal keuangan, simak penjelasan berikut itu :Gaya hidupYah, pertama hal yang harus dibicarakan adalah mengenai Gaya Hidup yang akan dilakukan. Tentu ini menjadi masalah besar jika tidak ada kesepakatan bersama, yang satu ingin hidup mewah yang satunya lagi ingin hidup sederhana, jadi tidak ada titik temu untuk mewujudkan rencana masa depan yang lebih baik.Mengenai gaya hidup perlu dibicarakan bersama (visi dan misi), target apa yang ingin dicapai bersama. Perlu mengevaluasi gaya hidup sehari-hari agar keuangan rumah tangga stabil, disesuai dengan target yang ingin dicapai dan penghasilan yang didapat. Jangan sampai “besar pasak dari pada tiang” artinya terjadi pemborosan.Rencana keuangan keluargaSetelah visi dan misi itu berhasil disatukan, maka selanjutnya perlu membicarakan soal rencana keuangan. Maka hal – hal penting yang menjadi prioritas, tentukan tujuan keuangan keluarga prioritas pembiayaan, dan dari mana sumber pemasukan dana..Pastikan anda dan pasangan harus saling jujur dan terbuka. Terkadang ada juga suami dan istri memiliki tabungan yang berbeda, tapi walau begitu tetap harus mempertimbangkan untuk memiliki satu tabungan bersama khusus untuk pengeluaran rumah tangga.Masalah keuangan pasangan adalah masalahmuIntinya masalah keuangan dalam keluarga bisa memicu cerai berai nya rumah tangga jika tidak ada keterbukaan dalam masalah ini. Maka dari itu untuk tetap menjaga hubungan yang harmonis perlu saling bermusyawarah dalam mengatasi masalah keuangan yang sedang dihadapi.Misalnya, jika kelak suami nggak punya dana cadangan dan sedang perlu dana tunai untuk membawa mobil ke bengkel, sebagai pasangan kamu tentu diharapkan bisa membantu. Begitu pula saat kamu membutuhkan bantuan, pasangan bisa menyediakan solusinya. Ingat, tujuan awal menikah adalah untuk saling melengkapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.