Jual beli barang merupakan transaksi yang paling umum dilakukan, dimana pembeli menyerahkan uang dan penjual menyerahkan barang yang di jual. Pembelian barang dapat dilakukan secara kontan atau kredit.

Transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli biasanya terdapat suatu bukti pembayaran untuk menghindari terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti Penjual mengaku belum menerima uang, sedangkan pembeli mengaku sudah memberian uang bayarannya.

Bukti pembayaran dikeluarkan oleh penjual, dimana penjual membuat sebuah lembaran yang berisikan informasi bahwa penjual telah menerima uang dari pembeli dan selanjutnya barang diberikan kepada pembeli.

Bukti pembayaran dalam transaksi jual beli terdapat 2 jenis, yaitu ada yang namanya Nota dan ada yang namanya Faktur. Lantas apa perbedaan diantara keduanya?

Perbedaan Faktur dan Nota dalam Jual Beli

  • Faktur adalah bukti pembayaran kredit
  • Nota adalah bukti pembayaran tunai

Itu adalah definisi secara singkatkan untuk mengenali perbedaan antara nota dan faktur, sehingga anda tahu maka itu faktur dan mana itu nota. Keduanya merupakan bukti pembayaran yang sangat penting.

Pengertian Nota adalah bukti telah terjadinya transaksi antara pembeli dan penjual secara tunai, pembeli telah menyerahkan uang dan penjual telah menerima uangnya, didalam lembar bukti pembayaran nota ini juga tertulis jelas rincian pemesanan seperti nama pembeli, alamat, nomor telp, tanggal pembelian, jenis barang, jumlah uang (terbilang dan angka).

Nota dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pembeli, penjual menyimpan lembar merah (copy) dan pembeli menyimpan lembar asli yang telah ditanda tangani penjual, bila perlu ditandatangani diatas materai 6000.

Dengan dibuatnya nota pembelian untuk menghindari suatu yang tidak diinginkan, sehingga jelas berapa uang yang di bayar pembeli dan penjual telah menerimanya, dan jelas pula barang yang dijual dan pembeli telah menerimanya.

Pengertian Faktur adalah bukti suatu transaksi jual beli barang yang dilakukan secara kredit, faktur dibuat sebanyak 3 rangkap oleh pihak penjual yang telah ditandatangani. Lembar putih untuk pembeli, lembar kedua untuk penjual, lembar ke 3 untuk lampiran saat penagihan selanjutnya.

Didalam lembar faktur juga tertulis secara rinci detail transaksi, seperti nama dan alamat pembeli, jenis barang yang dibeli, tanggal pembuatan, pembayaran cicilan ke berapa?, dan nominal uang yang disetorkan.

Adanya faktur sehingga jelas pembeli sudah melakukan pembayaran secara kredit, mulai dari angsuran pertama (dp) hingga pembayaran terakhir (lunas). Biasanya faktur diterbitkan setiap bulan sesuai dengan jatuh tempo kredit.tt

KIRIM KOMENTAR ANDA

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.