Cara Transfer dari BRI ke BNI Lewat ATM

Transfer BRI ke BNI lewat ATM

Beberapa hari lalu kami melakukan tranfer dari Bank BRI ke Bank BNI menggunakan ATM, ternyata caranya sangat mudah sekali.

Mungkin anda juga ingin melakukan transaksi mengirim uang ke teman atau belanja online yang mana rekening tujuannya menggunakan bank BNI, sedangkan rekening yang anda miliki adalah rekening BRI. 

Pastikan rekening anda ada saldo yang cukup untuk transfer, cara nya silahkan anda datang ke ATM BRI terdekat dengan membawa kartu ATM anda, kemudian masukan kartu ATM kedalam mesin ATM dan pilih Bahasa Indonesia.

Anda akan diminta untuk memasukan PIN, langsung saja masukan PIN ATM, tetap jaga kerahasiaan saat memasukan PIN dengan menutupi jari – jari anda.

Setelah itu pilih Menu Transfer, akan tampil 2 pilihan menu. Transfer ke Rekening Bank BRI atau Transfer ke Bank Lain. Tentu kita pilih Transfer Bank Lain.

Karena rekening yang akan kita tuju adalah Bank BNI. Setelah anda memilih Bank Lain, maka anda akan diminta untuk memasukan kode bank dan Rekening Tujuan.

Kode untuk Bank BNI adalah 009. Silahkan masukan ke 009 dan dilanjutkan dengan nomor rekening yang anda tuju, langsung digabung saja dengan kodenya tidak diberi spasi.

Contohnya : 009xxxxxxxxxxxxx (Kami harap anda mengerti) pilih Lanjutnya / OK , selanjutnya anda masukan nominal uang yang ingin ditransfer, dan kemudian pilih Ok.

Pada Layar Monitor ATM akan muncul Konfirmasi ulang, berupa rincian transaksi anda, sudah benarkan rekening yang anda tuju dengan nama pemilik rekening yang bersangkutan, dan kemudian cek jumlah uang yang anda transfer.

Jika salah maka pilih Batal , jika benar maka bisa pilih Ya atau Benar. Maka Transfer anda akan langsung diproses.

Jika berhasil, maka mesin ATM akan mengeluarkan Struk Transfer sebagai bukti transaksi. Jika sudah dan tidak ingin transaksi lagi maka bisa pilih selesai, dan segera ambil kartu ATM BRI anda, jangan sampai Kartu ATM Anda tertelan.

Jika tertelan dapat menghubungi Kantor Bank BRI terdekat.



Previous articleCara Mengajukan Pembelian Rumah Subsidi KPR Bank BTN – Bank BTN sebagai Bank yang memiliki tagline sebagai sahabat keluarga indonesia, berusaha memenuhi kebutuhan nasabah untuk mewujudkan impian yang berkaitan dengan financial, terutama dalam keinginan membeli rumah. Anda dapat mengajukan pembelian rumah subsidi melalui KPR Bank BTN.Mengapa? Karena kita melihat harga rumah yang semakin naik, maka jika seseorang menabung hingga uang terkumpul untuk membeli rumah maka pada saat uang tersebut terkumpul harga rumah yang ingin dibeli sudah berubah. Dengan adanya KPR anda bisa membeli rumah dengan cara kredit atau mencicil, hitung – hitung anda mengontrak rumah selama masa kredit, dan selanjutnya Rumah menjadi milik anda. [caption id="attachment_2161" align="aligncenter" width="768"]KPR Rumah Subsidi Bank BTN KPR Rumah Subsidi Bank BTN[/caption]KPR BTN Subsidi merupakan program kredit pemilikan rumah yang merupakan kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembelian rumah dengan cara kredit dengan suku bunga yang rendah, cicilan rutinnya juga ringan dan tetap (tidak berubah) selama jangka waktu kredit. Rumah Subsidi KPR BTN berupa pembelian rumah tapak dan rumah susun. Suku Bunga KPR Subsidi BTN yaitu 5% (fixed – tidak beruba) selama jangka waktu kredit. Jadi jika anda mengansur dengan kredit Rp 1 Juta perbulan, maka seterusnya anda membayar kredit tetap 1 juta hingga KPR selesai. Proses pengajuan nya sangat mudah, yang penting anda memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Anda supaya menyiapkan Uang Mula 1% dari Harga Rumah Bersubsidi.Jangka Waktu KPR Rumah Bersubsidi Bank BTN maksimal selama 20 Tahun, selama kredit nasabah akan di proteksi dengan perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran. Persyaratan Mengajukan KPR Rumah Subsidi Bank BTN :
  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Pemohon maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah
  • Gaji / penghasilan pokok tidak melebihi :
  • Rp. 4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak
  • Rp. 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  • Atau maksimal gaji/penghasilan pokok sesuai ketentuan pemerintah
  • Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  • Menandatangani Surat Pernyataan diatas materai

Biaya-biaya

  • Biaya Provisi 0.5%
  • Biaya Administrasi Rp 250.000,-
  • Biaya Notaris

Kelengkapan Dokumen

NoDokumenPegawaiWiraswasta
1.Form Aplikasi Kredit dilengkapi dengan Pasfoto terbaru Pemohon dan Pasangan      √        √
2.Fotocopy KTP Pemohon dan Pasangan, Fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Surat Nikah/Cerai       √        √
3.Slip Gaji Terakhir/Surat Keterangan Penghasilan, Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja       √
4.SIUP, TDP & Surat Keterangan Domisili serta Laporan Keuangan 3 bulan terakhir        √
5.Fotocopy NPWP        √         √
6.Fotocopy Rekening Koran/Tabungan 3 bulan terakhir         √          √
7.Surat Pernyataan belum memiliki rumah  dari pemohon dan pasangan          √          √
8.Surat Pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan         √          √
Baca Juga : KPR Rumah Bank Bukopin
Next articleCara Registrasi SMS Banking BRI Dengan Mudah

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.