Pengertian Biaya Provisi pada Pinjaman KTA Bank

Biaya Provisi Pinjaman

Apa itu biaya provisi? pernahkah anda membaca sebuah biaya yang harus dibayar oleh peminjam ketika akan mengajukan pinjaman tanpa agunan (kta). Biaya provisi ini ternyata memberikan pengaruh terhadap jumlah plafond yang akan dipinjam, peminjam tidak akan menerima pinjaman secara utuh melainkan telah dipotong biaya provisi.

Banyak bank yang menawarkan jenis produk pinjaman tanpa agunan, sehingga nasabah yang ingin meminjam uang tanp harus memberikan jaminan apapun, kecuali syarat wajib yang diperlukan seperti perlu melampirkan KTP dan beberapa dokumen lainnya yang mendukung validasi data diri anda.

Pada saat mengajukan pinjaman biaya – biaya perlu diperhatikan termasuk biaya provisi yang dibebankan kepada nasabah. Tentu anda belum tahukan apa itu provisi? maka dari itu kami akan memberikan penjelasan mengenai pengertian biaya provisi yang harus dibayar nasabah ketika mengajukan pinjaman kta.

 

Apa itu Biaya Provisi?

Biaya provisi adalah biaya yang dipotong dari jumlah pinjaman. Sehingga peminjam tidak menerima nominal pinjaman secara utuh. Setiap bank menetapkan biaya provisi yang berbeda – beda, yang jelas biaya provisi ini cukup dibilang tinggi.

Biasanya bank menetapkan biaya provisi sebesar 2% dari total pinjaman yang diajukan, sampai jumlah tetap Rp399 ribu berapa pun jumlah pinjamannya. Biaya provisi dikenakan sebanyak 1x pada saat awal proses pengambilan pinjaman dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank.

Misal anda meminjam uang Rp 25 juta dan biaya provisinya Rp 250 ribu maka anda akan menerima pinjaman Rp24.750.000 (belum dipotong biaya –  biaya lainnya).



Silahkan Tinggalkan Komentar