Penyaluran KUR BRI Tembus Rp 10 Triliun

MAKASSAR – Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan bank rakyat yang turut memenuhi kebutuhan pinjaman atau kredit kepada pengusaha kecil. Dalam waktu yang relatif singkat, yaitu dalam tempo 3 bulan sejak program kredit usaha Rakya (KUR BRI) digulirkan pada bulan agustus 2015 yang lalu, kini BRI telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 10 triliun.

Menurut Direktur Utama BRI, Asmawi Syam disaat pembukaan APPSI di Makassar Rabu (25/11). “Angka tersebut merupakan perolehan terbesar jika dibandingkan bank lain, beliau berharap penyaluran KUR BRI ini hingga Akhir tahun 2015 bisa mencapai Rp13 triliun”. Begitulah ungkap Asmawi seperti yang dilansir Kontan.Co.id

BRI memiliki lebih dari 8.000 tenaga pemasar khusus KUR yang berada di 19 wilayah kerja Kantor Wilayah BRI di seluruh Indonesia. Guna mendukung penyaluran KUR BRI yang lebih besar lagi yaitu Rp100 triliun pada tahun 2016, Rencananya BRI akan meningkatkan tenaga pemasar KUR menjadi 10.000.

BRI membidik total total 850.000 debitur hingga akhir tahun ini. Jika saja per debitur KUR meminjam senilai Rp 25 juta, maka alokasi penyaluran KUR BRI 2015 yang berjumlah Rp 21,4 triliun diyakininya bisa terlampaui. Namun pada perjalanannya, rata-rata nilai pinjaman nasabah hanya Rp 15 juta per orang, karena kebutuhan masing-masing individu berbeda.

Penyaluran KUR BRI mayoritas mengalir ke sektor perdagangan terkait pertanian, perikanan dan hasil pengolahan dengan porsi sebesar 69%. Sementara sektor pertanian tercatat sebesar 21%, perikanan dan industri pengolahan sejumlah 10%.

Sumber : Kontan.co.id