Tabungan Simpeda Siap Bagi-bagi Rezeki Rp 6 Miliar

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bersama Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI), kembali menggelar program customer rewards yang dikemas dalam paket program “Panen Rejeki Bank BPD”. Untuk periode kali ini, Bank Kaltim tampil sebagai tuan rumah gelaran Panen Rejeki Bank BPD.

Ketua Umum Asbanda yang juga Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi mengungkapkan, sampai saat ini, Tabungan Simpeda merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia, di samping produk-produk dan layanan perbankan lainnya.

“Tabungan Simpeda sebagai produk penghimpunan dana masyarakat, dalam perkembanganya terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari jumlah dana yang terhimpun yang terus mengalami peningkatan,” ujar Kresno di DOM Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (24/10).

Hal itu, lanjut dia, dapat dilihat pada Penarikan Undian Simpeda Periode ke-1 Tahun XXV-2014 di Papua, dimana jumlah penabung sampai dengan akhir Juni 2014 berjumlah 6.944.950 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 30,44 triliun.

“Kemudian, pada Penarikan Undian Simpeda Periode ke-1 Tahun XXVI-2015 di Balikpapan kali ini, jumlah penabung sampai dengan akhir Juni 2015 berjumlah 7.069.345 penabung dengan jumlah saldo Simpeda sebesar Rp 32,48 triliun,” jelasnya.

Apabila dilihat dari penarikan undian Simpeda di Papua sampai dengan di Balikpapan, kata Kresno, dari sisi penabung terjadi peningkatan sebesar 1,79% atau meningkat sebanyak 124.395 penabung, sedangkan saldo Simpeda meningkat 6,70% atau naik sebesar Rp2,04 triliun.

Dari data ini menunjukkan, papar Kresno, Simpeda cukup menarik dan cukup disukai oleh masyarakat dalam menabung, disamping tentunya hadiah yang lumayan menjanjikan, juga kemudahan dalam bertransaksi dengan adanya jaringan ATM Bersama.

“Sampai dengan posisi Juni 2015, Bank Kaltim telah menghimpun Tabungan Simpeda sebanyak lebih kurang Rp 1,91 triliun atau sebesar 5,89% dari Tabungan Simpeda Nasional. Sementara yang paling banyak menghimpun Tabungan Simpeda sejak lebih dari 10 tahun terakhir, yaitu Bank Jatim, sampai dengan posisi Juni 2015 telah menghimpun Simpeda sebanyak lebih kurang Rp8,36 triliun atau sebesar 25,75%,” jelas Kresno.



Comments are closed.