Pembiayaan Serbaguna Bank BJB Syariah Tanpa Agunan

Bank BJB Syariah memiliki produk pembiayaan tanpa agunan yaitu pembiayaan serbaguna iB. Memberikan fasilitas pembiayaan yang bersifat konsumtif untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Bank BJB Syariah membagi 2 kategori berdasarkan kebutuhan konsumtifnya yaitu : Pembiayaan Multijasa dan Pembiayaan Multiguna.

Kebutuhan konsumtif yang sifatnya untuk mendapatkan benda atau barang tapi bukan untuk pembiayaan kendaraan motor atau mobil, bukan untuk tanah atau bangunan, bukan untuk pembelian logam mulia, masuk kedalam kategori Pembiayaan Multiguna.

Kemudian kebutuhan yang sifatnya untuk membiayai kebutuhan dalam hal jasa atau manffat sesuai seperti perjalanan ibadah haji / umrah, biaya kesehatan, pendidikan atau jasa – jasa yang lainnya, masuk kedalam kategori Pembiayaan Multijasa.

Plafond pembiayaan yang dapat diajukan oleh nasabah yaitu mulai dari pembiayaan Rp 5 juta sampai Rp 200 juta. dengan maksimum pembiayaan sebesar 90% dari harga perolehan barang atau manfaat layanan jasa.

Jangka Waktu pembiayaan

PembiayaanJangka Waktu Maksimal
Rp. 5 juta Sampai dengan Rp. 10 Juta1 Tahun
Rp. 10 Juta Sampai dengan Rp. 20 Juta2 Tahun
Rp. 21 Juta Sampai dengan Rp. 30 Juta3 Tahun
Rp. 31 Juta Sampai dengan Rp. 50 Juta5 Tahun
Rp. 51 Juta Sampai dengan Rp. 200 Juta10 Tahun

Pembiayaan serbaguna ini merupakan pembiayaan tanpa agunan bank BJB Syariah, walau demikian nasabah terkadang harus menyertakan jaminan khusus apabila kondisi tertentu yaitu jika nasabah mengajukan pembiayaan diatas Rp30 juta, atau pembiayaan diatas 3 tahun.

Nasabah akan dilengkapi dengan perlndungan asuransi jiwa, jika anda mengajukan Pembiayaan tanpa agunan maka harus menggunakan asuransi PHK dan Asuransi Pembiayaan sedangkan jika nasabah menggunakan pembiayaan menggunakan agunan maka akan ditawarkan menggunakan asuransi PHK dan Asuransi Pembiayaan (diperbolehkan memilih).

Asuransi untuk Agunan berupa Tanah dan/Atau Bangunan dan Kendaraan bermotor diwajibkan menggunakan asuransi kerugian.

Baca Juga : Struktur Pembiayaan BJB Syariah berdasarkan Tujuan

Persyaratan Nasabah

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), berdomisili di Indonesia
  2. Usia Minimum pada saat pengajuan pembiayaan 21 Tahun
  3. Usia Maksimum  pada saat  Jatuh Tempo Pembiayaan:
    • Karyawan : Maksimal 60 tahun
    • Professional dan pengusaha : Maksimal 65 tahun.
    • Pegawai Negeri Sipil : sesuai dengan peraturan yang berlaku mengenai usia pensiun Pegawai Negeri Sipil
  4. Memiliki pengalaman kerja minimum:
    • Karyawan : 2 tahun (termasuk pekerjaan sebelumnya)
    • Profesional / Pengusaha : 3 tahun dalam bidang yang sama
  5. Pembiayaan tanpa agunan kecuali Pembiayaan Haji hanya diperkenankan untuk nasabah dengan pendapatan tetap (berstatus karyawan).



Silahkan Tinggalkan Komentar