Penghasilan Driver Gojek Perbulan Lebih Besar dari Karyawan Swasta

Pusat Kajian Komunikasi UI telah melakukan sebuah riset mengenai manfaat aplikasi android terhadap penggunaan jasa bagi perusahaan (dalam hal ini adalah Gojek), ternyata hasil riset menyatakan bahwa penghasilan driver atau pengemudi gojek perbulannya lebih besar dibanding karyawan swasta.

Penelitian yang dilakukan Puskakom menemukan bahwa 87% mitra Go-Ride bekerja secara fulltime, 33% dari driver goride awalnya bekerja sebagai pengojek pangkatlan, dan sisanya driver goride sebelumnya bekerja di sektor swasta.

Riset dilakukan di 15 lokasi Jabodetabek dan khusus bagi driver roda 4 dilakukan di 11 kota yang telah tercover aplikasi Gojek. 

Penghasilan Driver Gojek Perbulan lebih Tinggi dari Karyawan Swasta
Penghasilan Driver Gojek Perbulan lebih Tinggi dari Karyawan Swasta

Penghasilan Driver Gojek : Goride perbulan diatas UMP Nasional (Rp1.997.819) itu artinya penghasilan menjadi driver gojek-goride sangat menjanjikan. Sedangkan untuk driver Gocar penghasilannya diatas rata-rata UMP DKI yaitu sebesar Rp3.335.750.

Apabila para driver Gojek bekerja fulltime maka penghasilan perbulannya akan lebih besar dibandingkan dengan bekerja paruh waktu, bahkan penghasilannya melebihi penghasilan para karyawan swasta. Belum lagi jika diukur dari waktu, driver gojek akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk keluarga, karena bebas dalam menentukan waktu kerja.

Dengan adanya peluang pekerjaan bebas waktu dari Gojek ini dapat memberikan manfaat bagi yang memiliki tingkat pendidikan setara SMP-SMA. Karena lulusan pendidikan tersebut tergolong kelompok pengangguran tertinggi, tapi dengan adanya jasa transportasi gojek ekonomi mereka dapat terbantu.

Baca Juga : Promo Gojek untuk Menghemat Biaya Transportasi