Cara Titip Emas di Pegadaian

Titip Emas di Pegadaian

Berinvestasi emas memang sangat memberikan dampak positif terhadap perekonomian atau finansial dalam rumah tangga, namun jika emas disimpan dirumah akan membuat kita sangat khawatir jika emas tersebut hilang, apalagi dalam jumlah banyak. Belum lagi ketika sedang bepergian keluar kota, rasa takut selalu muncul karena emas ditinggal dirumah.

Maka dari itu jika memiliki emas alangkah baiknya untuk dititipkan di Pegadaian. Penitipan emas di Pegadaian ada beberapa skema yaitu dengan skema gadai atau Safe Deposite Box (SDB). Dengan begitu anda tidak perlu khawatir dengan emas yang anda miliki. Menitipkan emas di pegadaian tentu ada biaya yang harus dibayar.

Jika anda menggadaikan emas, maka anda akan mendapatkan uang pinjaman, yang bisa anda gunakan untuk kebutuhan modal usaha atau yang lainnya, kemudian anda dapat menebus emas itu dengan membayar cicilan pinjaman dengan tambahan biaya  antara 0,75 persen sampai 1,15 persen dari uang pinjaman yang diberikan.

“Tarif tersebut dikenakan per 15 hari”

Jika anda menggunakan jasa penyimpanan emas Safe Deposit Box (SDB) di Pegadaian, ada beberapa rincian biaya yang harus dibayar seperti biaya pendaftaran Rp10 ribu, biaya jaminan kunci Rp 500 ribu yang dikembalikan pada sewa berakhir. Adapun biaya lain berdasarkan Ukuran Box dibayar per tahun sebagai berikut :

  • Biaya box ukuran 3 inci kali 10 inci (3×10 inci) Rp400 ribu,
  • Biaya box ukuran 5 inci dikali 10 inci (5×10 inci) Rp500 ribu,
  • Biaya box ukuran 10 inci kali 10 inci (10×10 inci) Rp800 ribu.

Di mana, jika telah memiliki emas batangan yang dibeli di Pegadaian, nasabah dapat melakukan akad titip jual beli (konsinyasi) di Pegadaian. Jika emas batangan yang dititipkan terjual maka laba dari penjualan dibagi untuk pemilik dan Pegadaian. Pada saat yang sama, Pegadaian akan melakukan pembelian emas sebesar yang dititipkan sebagai pengganti.