Cara Tarik Tunai di ATM Menggunakan Kartu ATM

Cara menabung yang baik dan aman salah satunya dengan membuka rekening tabungan di bank, setiap nasabah yang memiliki rekening akan mendapatkan fasilitas berupa kartu ATM. Fungsi dari kartu ATM yaitu untuk memudahkan nasabah melakukan transaksi kapan saja di mana saja melalui mesin ATM yang telah disediakan. 

Beberapa transaksi yang dapat dilakukan nasabah menggunakan kartu ATM dimesin ATM yaitu cek saldo tabungan, cek mutasi rekening, transfer uang ke rekening oranglain, bayar segala macam tagihan dan yang paling sering dilakukan adalah ambil uang lewat ATM.

Bagi nasabah lama mungkin sudah tahu bagaimana cara ambil uang di atm atau sering disebut dengan tarik tunai. Namun, bagi nasabah baru tentu ini menjadi hal yang baru dan wajar jika belum mengerti bagaimana cara mengambil uang dari tabungan mereka.

Pada kesempatan kali ini, infoperbankan.com akan memberikan informasi kepada nasabah yang baru saja membuka rekening dan memiliki kartu ATM. Kami akan memberikan beberapa pengetahuan mengenai cara tarik tunai di atm menggunakan kartu ATM yang telah anda miliki, simak beberapa penjelasan berikut ini :

1. Temukan Mesin ATM Sesuai dengan Bank

Mesin ATM

Untuk bisa melakukan transaksi tentu anda harus berada di mesin ATM, carilah mesin ATM yang sesuai dengan kartu ATM yang anda gunakan. Namun jika tidak juga menemukan mesin ATM yang dimaksud anda bisa menggunakan ATM dari bank lain.

Semua mesin ATM sudah saling terkoneksi satu dengan yang lainnya, sehingga memungkinkan nasabah bank dapat melakukan transaksi di mesin ATM bank lain. Misal ; Nasabah Mandiri dapat menggunakan kartu ATM nya di bank BCA.

Catatan : Namun perlu anda ketahui, ketika anda melakukan transaksi tarik tunai atau lainnya di ATM bank lain maka biasanya akan dikenakan biaya transaksi sebesar Rp6500/transaksi.

Mesin ATM terdapat beberapa pilihan pecahan, ada ATM dengan pecahan Rp50.000, ada ATM dengan pecahan Rp100.000 dan ada juga untuk ATM BNI dengan pecahan Rp20.000 (tapi jarang), rata-rata menggunakan pecahan Rp50.000/Rp100.000.

2. Bawa Kartu ATM untuk Transaksi

Untuk bisa melakukan transaksi (tarik tunai) atau lainnya maka anda perlu membawa kartu ATM Bank yang anda miliki. Karena untuk bisa melakukan transaksi anda harus memasukan kartu ATM ke mesin dan memasukan PIN keamanan yang telah anda buat saat membuka rekening.

Anda dapat melakukan tarik tunai (ambil uang) dengan limit yang telah ditentukan oleh bank yang anda gunakan. Biasanya limit disesuaikan dengan jenis kartu ATM. Contoh : Jika anda menggunakan kartu ATM BRI Silver maka tarik tunai dalam sehari maksimal Rp5juta.

Cara Melakukannya Sebagai Berikut :

  1. Silahkan Masukan kartu ATM
  2. Pastikan kartu tidak terbalik.
  3. Pilih Bahasa. Indonesia atau English
  4. Masukan PIN ATM dengan Benar
  5. Pilih jumlah uang yang akan diambil atau jumlah lainnya.
  6. Lalu masukan jumlah yang ingin diambil
  7. Pilih cetak receipt jika Anda ingin mendapatkan struk transaksi
  8. Uang akan keluar dari mesin
  9. Segera Ambil uang
  10. Tekan cancel pada keyboard mesin ATM
  11. Kartu ATM akan keluar

Catatan : Mungkin ada sebagian mesin ATM yang beda prosesnya..

3. Pastikan anda telah Kartu ATM Sebelum Pergi

Banyak nasabah yang lupa untuk mengambil Kartu ATM nya, karena mereka terlalu terburu-buru. Tak jarang nasabah langsung pergi setelah mengambil uang yang keluar dari mesin ATM. Maka dari itu, pastikan anda telah mengambil kartu ATM sebelum pergi, karena apabila tertinggal dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap keamanan rekening tabungan anda.



Previous article5 Jasa Pengiriman Paket Terbaik dan Tercepat
Next articleSetiap nasabah yang membuka rekening tabungan di sebuah bank maka akan mendapatkan fasilitas berupa kartu ATM. Sebuah kartu debit yang dapat anda gunakan untuk melakukan berbagai transaksi tunai maupun non tunai via mesin ATM atau EDC.Memiliki Kartu ATM maka kita tidak perlu lagi membawa uang tunai saat bepergian, hal ini tentu menjadi lebih aman dan nyaman. Apabila terjadi kecopetan maka uang kita tidak hilang, yang hilang hanyalah kartu ATM nya. Kartu ATM bisa saja hilang, mungkin kita lupa menyimpannya, tertinggal di kampus, atau banyak hal yang mungkin terjadi pada anda sehingga kartu ATM anda hilang. Ketika ini terjadi, maka anda tidak perlu panik karena ada solusi untuk mengurusnya.1. Blokir Kartu ATM lewat Customer Service.Ketika kartu ATM anda hilang maka sebaiknya anda melakukan pemblokiran kartu ATM melalui customer service bank. Silahkan hubungi customer service bank yang anda gunakan, sebutkan keperluan anda yaitu ingin blokir kartu ATM karena terjadi kehilangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan seperti pembajakan rekening tabungan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saat menghubungi Customer Service pastikan saldo pulsa anda mencukupi untuk melakukan panggilan.2. Minta Surat Kehilangan dari Kepolisian SetempatSebelum anda pergi ke kantor cabang untuk mengurus kartu ATM maka sebaiknya anda membuat surat keterangan hilang dari polisi. Anda bisa datang ke Polsek tempat hilangnya kartu ATM. Surat ini diperlukan sebagai lampiran saat mengajukan pembuatan kartu ATM yang baru.3. Datang ke Kantor Cabang BankSetelah surat keterangan hilang selesai dibuat, maka anda bisa langsung pergi ke kantor cabang bank yang anda gunakan. Jika anda menabung di BRI maka pergilah ke kantor cabang BRI, temui cs yang sedang bertugas. Jika ramai maka silahkan ambil nomor anterian terlebih dahulu, sampai giliran anda dipanggil. Sampaikan keluhan anda, yaitu anda ingin membuat kartu atm yang baru karena atm yang lama hilang. Selain membawa surat keterangan hilang, anda juga perlu membawa persyaratan lain seperti buku tabungan, kartu identitas berlaku (KTP), dan juga biaya pergantian kartu. Jika syarat cukup maka proses pembuatan kartu atm yang baru akan dilakukan.

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.