Keuntungan Beli Rumah lewat KPR Syariah Seperti di BNI Syariah

Membeli rumah dengan KPR membuat masyarakat lebih terbantu dalam mewujudkan rumah impian, karena tidak perlu mengumpulkan uang cash untuk membeli rumah. Bayangkan saja jika memiliki gaji 3 juta perbulan untuk membeli rumah seharga 200 juta, butuh waktu berapa tahun untuk bisa terkumpul? belum lagi harga rumah dan tanah terus naik seiring berjalan waktu.

Dengan program KPR maka masyarakat dapat membeli rumah dengan cara mencicil selama jangka waktu tertentu, tapi untuk mengajukan KPR paling tidak anda harus menyiapkan DP atau Uang muka paling tidak 30%. Karena sekarang sudah jarang KPR tanpa DP, kecuali ada Gubernur Provinsi anda yang memiliki program KPR tanpa DP dan dapat direalisasikan.

KPR yang paling menguntungkan yaitu KPR Syariah, namun masih banyak masyarakat yang memilih produk KPR dari Bank Konvensional dibandingkan dengan KPR di Bank Syariah. Padahal banyak keuntungan yang bisa didapat dari program KPR syariah, seperti yang telah dijelaskan oleh BNI Syariah.

Keuntungan KPR Syariah

1. Akad Kredit yang digunakan menggunakan Prinsip Syariah

Dalam pembelian rumah melalui KPR Syariah tentu berbeda dengan KPR yang ada pada Bank Konvensional, hal tersebut sudah jelas karena akad yang digunakan yaitu akad jual-beli (murabahah) atau dengan akad sewa beli (Musyarakah Mutanaqishah/MMQ) yang tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sehingga dapat melindungi anda dari transaksi Riba.

Sedangkan di Bank Konvensional menggunakan akad kredit yang menggunakan perhitungan bunga yang sudah ditentukan diawal tetapi bisa juga berubah sewaktu-watu (sifatnya fluktuatif), mengikuti pergerakan dan perubahan suku bunga yang tentunya akan memberatkan nasabah.

2. Angsuran Kredit perbulan bersifat tetap sampai jangka waktu KPR

Angsuran Kredit di KPR Bank Syariah bersifat tetap (tidak berubah). Bank Syariah akan menetapkan harga jual rumah dengan cara (Harga Rumah – DP) + Margin sesuai dengan jangka waktu yang disepakati. Sehingga cicilan nasabah perbulan tetap sampai selesainya jangka waktu KPR. Awalnya terlihat berat dan besar tapi dikemudian waktu menjadi lebih ringan.

Sedangkan, Angsuran kredit di KPR Konvensional dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan nilai suku bunga. Jadi, nasabah tidak tahu dan harus mempersiapkan uang angsuran lebih tinggi ketika terjadi perubahan. Apalagi jika kredit mencapai 10 – 15 tahun. Awalnya saja terlihat ringan tapi lama kelamaan menjadi berat.

Contoh dalam skema Murabahah, harga jual rumah ditetapkan diawal ketika nasabah menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah.

Misalnya, harga beli rumah Rp 100 juta. Untuk jangka waktu 5 tahun, bank syariah mengambil keuntungan/margin sebesar Rp 50 juta. Maka harga jual rumah kepada nasabah untuk masa angsuran 5 tahun adalah sebesar Rp 150 juta. Angsuran yang harus dibayar nasabah setiap bulan adalah Rp 150 juta dibagi 60 bulan (5 tahun) = Rp 2.5 juta.

Kalau anda mengajukan KPR di BNI Syariah maka akan mendapatkan keuntungan lain yang tidak didapatkan di bank konvensional. Apa saja keuntungan mengajukan KPR di BNI Syariah :

  • KPR Sesuai Prinsip Syariah
  • Proses lebih cepat
  • Persyaratan Muda
  • Maksimum Pembiayaan hingga Rp.5 Milyar.
  • Jangka waktu pembiayaan sampai dengan 15 tahun
  • Jangka waktu pembelian kavling maksimal 10 tahun
  • Uang muka lebih ringan
  • Angsuran tetap tidak berubah sampai lunas.
  • Pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis a
  • Pembayaran juga bisa dilakukan di seluruh Kantor Cabang BNI Syariah