Rumah Tanpa DP Salahi Aturan BI

Jika Pasangan Cagub DKI Jakarta No.3 terpilih maka akan memberikan uang muka atau DP 0% dalam pembelian rumah bagi warga DKI, itulah salah satu program yang dijanjikan oleh pasangan Cagub DKI nomor 3 yaitu (Anies Baswedan & Sandiaga Uno).

Namun rencana program dari pasangan cagub tersebut (KPR tanpa DP) ternyata menyalahi aturan otoritas. Hal ini dinyatakan langsung oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo seperti yang kami kutip pada laman Liputan6, (17/2/2017).

Peraturan Bank BI yang berlaku saat ini yaitu untuk KPR harus ada DP. BI telah menetapkan bahwa uang muka atau DP kepemilikan rumah pertama sebesar 15%, ditetapkan pada Agustus 2016.

Dalam debat terakhir pada 27 Januari 2017 lalu, pasangan nomor urut 3 mengaku ingin mewujudkan kebahagiaan bagi masyarakat dengan memberikan kredit rumah murah tanpa DP atau Uang Muka dan juga akan memasang pipa air bersih secara gratis ke rumah-rumah dengan luas minimal 150 meter di Jakarta.

Maksud dari Program Kredit Rumah tanpa DP yaitu menggunakan skema kredit KPR perbankan pada umumnya. Dimana masyarakat yang ingin mengambil KPR dengan Bank DKI maka akan mendapatkan kredit tanpa DP. “Bikin rumah dengan skema pendanaan”.


Previous article5 Perbedaan Antara Bank Syariah dan Konvensional yang Paling Mendasar
Next articlePenjelasan KPR Tanpa DPProgram KPR Tanpa DP yang dirancang oleh Cagub DKI Jakarta No.3 dinilai melanggar, karena tidak sesuai dengan aturan BI yang mana DP untuk KPR minimal 15%. Padahal konsep tersebut menurut Anies tidak jauh beda dengan skema KPR Umumnya.Dalam konfrensi pers usai debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta seperti yang telah dilansir laman Detik.com Anies menjelaskan “Sederhana saja, anda lihat skema KPR yang sekarang ada, jadi Perbankan dan KPR, sama semuanya, bedanya adalah down payment (DP) nya. Jadi tidak ada yang berubah dari sisi pembiayaan. Skemanya KPR, tetapi down paymentnya”Syarat untuk pengajuaan KPR juga sama dengan KPR pada umumnya, dimana pihak bank akan mengecek rumah yang akan dikredit oleh nasabah seperti kelayakan, kelengkapan perizinannya, bedanya hanya di DP. Ditegaskan oleh Anies bahwa program KPR tanpa DP bukanlah program kredit rumah gratis dan bukan untuk membangun perumahan. Jadi, masyarakat yang ingin membeli rumah secara KPR maka bisa mengajukan di Bank DKI dan nasabah tidak perlu membayar DP.KPR Tanpa DP yang diwacanakan yaitu sebuah skema pendanaan, nasabah bisa menacari rumah yang ingin dibeli yang penting semua berada di Wilayah Jakarta kemudian baru mengajukan pembiayaan ke Bank. Nasabah tidak perlu membayar DP tapi langsung membayar cicilan KPR selama jangka waktu yang ditentukan.Sumber :https://news.detik.com/berita/d-3419664/ini-penjelasan-anies-tentang-konsep-rumah-tanpa-dp