Penjelasan tentang Konsep KPR Tanpa DP dalam Program Anies-Sandi

Penjelasan KPR Tanpa DP

Program KPR Tanpa DP yang dirancang oleh Cagub DKI Jakarta No.3 dinilai melanggar, karena tidak sesuai dengan aturan BI yang mana DP untuk KPR minimal 15%. Padahal konsep tersebut menurut Anies tidak jauh beda dengan skema KPR Umumnya.

Dalam konfrensi pers usai debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta seperti yang telah dilansir laman Detik.com Anies menjelaskan “Sederhana saja, anda lihat skema KPR yang sekarang ada, jadi Perbankan dan KPR, sama semuanya, bedanya adalah down payment (DP) nya. Jadi tidak ada yang berubah dari sisi pembiayaan. Skemanya KPR, tetapi down paymentnya”

Syarat untuk pengajuaan KPR juga sama dengan KPR pada umumnya, dimana pihak bank akan mengecek rumah yang akan dikredit oleh nasabah seperti kelayakan, kelengkapan perizinannya, bedanya hanya di DP.

Ditegaskan oleh Anies bahwa program KPR tanpa DP bukanlah program kredit rumah gratis dan bukan untuk membangun perumahan. Jadi, masyarakat yang ingin membeli rumah secara KPR maka bisa mengajukan di Bank DKI dan nasabah tidak perlu membayar DP.

KPR Tanpa DP yang diwacanakan yaitu sebuah skema pendanaan, nasabah bisa menacari rumah yang ingin dibeli yang penting semua berada di Wilayah Jakarta kemudian baru mengajukan pembiayaan ke Bank. Nasabah tidak perlu membayar DP tapi langsung membayar cicilan KPR selama jangka waktu yang ditentukan.

Sumber :

https://news.detik.com/berita/d-3419664/ini-penjelasan-anies-tentang-konsep-rumah-tanpa-dp