Kebutuhan Anak PertamaBagi pasangan suami istri (keluarga muda) memiliki seorang bayi merupakan anugrah yang luar biasa. Banyak dari mereka yang rela melakukan apa saja agar bisa mendapatkan momongan.  Ketika telah memiliki bayi maka perjuangan orangtua tidak cukup sampai disitu, untuk memenuhi kebutuhan anak pertamanya maka ada beberapa hal yang harus dilakukan terutama dalam hal perencanaan keuangan. Sebagai pasangan muda yang telah di karuniai anak maka perlu mempersiapkan finansial kebutuhan anak tersebut, terkadang masalah ini sering terabaikan oleh kebanyakan pasangan muda. Ketika anak tumbuh dewasa maka kebutuhan akan lebih besar, maka itu lah yang perlu dipersiapkan sedini mungkin.Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, berikut beberapa tips mengatur kuangan  yang dapat Anda gunakan seperti yang dilansir dari laman cbsnews.com :1. Asuransi kesehatanPerlukan sebuah asuransi kesehatan untuk anak? Kalau ditanya perlu atau tidak maka jawabnya jelas perlu. Apalagi seorang anak lebih rentan terserang penyakit, maka dengan asuransi kesehatan ekonomi anda akan tetap stabil ketika anak jatuh sakit, karena biaya pengobatan yang datangnya tiba-tiba dan jumlahnya tak terduga akan ditanggung pihak asuransi, seperti asuransi BPJS Kesehatan, asuransi prudential, asuransi Axa dll.2. Menabung untuk pendidikan seawal mungkinSelain kebutuhan pokok bagi anak seperti makanan dan pakain juga perlu dipikirkan tentang pendidikan anak. Biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak cukup dibilang tinggi maka anda perlu mempersiapkan nya sedini mungkin. Anda dapat membuka tabungan khusus seperti tabungan rencana pendidikan dalan jangka waktu tertentu, jadi ketika anak sudah dewasa dan masuk sekolah, anda sudah tidak kebingunan soal dana. Karena sudah anda persiapkan sejak awal. Atau anda bisa memilih investasi seperti deposito, reksadana, investasi emas. Produk deposito berjangka cocok bagi pasangan muda dengan penghasilan yang besarannya tidak tentu setiap bulannya. Sedangkan asuransi pendidikan lebih tepat bagi para orang tua yang memiliki penghasilan tetap. Cara mana pun yang dipilih, cobalah untuk konsisten menjalankannya.3. Berhemat dalam memilih produkKetika memiliki seorang bayi, apalagi anak pertama sebagian orangtua lebih cenderung ingin membeli ini itu untuk sang buah hati seperti ingin membeli pakaian, mainan, sepatu dan lainnya. Namun, sebelum membeli barang-barang tersebut anda perlu mempertimbangan sejauh mana barang tersebut bermanfaat untuk anak. Melakukan penghematan jangka pendek seperti membeli pakaian pada jumlah yang cukup pada harga yang normal, berarti Anda sebenarnya juga sudah menabung bagi keperluan jangka panjang dan menengah anak.4. Fleksibel mengatur keuanganTidak peduli sebaik apa Anda mengatur keuangan sebelum sang buah hati lahir, terkadang ada saja perubahan-perubahan yang harus Anda sesuaikan. Misalnya, Anda mungkin berencana untuk kembali bekerja setelah memiliki anak, tetapi dengan tuntutan dan kebutuhan yang Anda harus penuhi, Anda akhirnya lebih memilih untuk tinggal di rumah dengan anak Anda. Jangan khawatir apabila rencana Anda berubah di tengah jalan. Semuanya akan tetap baik-baik saja selama Anda siap dengan segala resikonya.

tips mengatur kuangan  yang dapat Anda gunakan seperti yang dilansir dari laman cbsnews.com :1. Asuransi kesehatanPerlukan sebuah asuransi kesehatan untuk anak? Kalau ditanya perlu atau tidak maka jawabnya jelas perlu. Apalagi seorang anak lebih rentan terserang penyakit, maka dengan asuransi kesehatan ekonomi anda akan tetap stabil ketika anak jatuh sakit, karena biaya pengobatan yang datangnya tiba-tiba dan jumlahnya tak terduga akan ditanggung pihak asuransi, seperti asuransi BPJS Kesehatan, asuransi prudential, asuransi Axa dll.2. Menabung untuk pendidikan seawal mungkinSelain kebutuhan pokok bagi anak seperti makanan dan pakain juga perlu dipikirkan tentang pendidikan anak. Biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak cukup dibilang tinggi maka anda perlu mempersiapkan nya sedini mungkin. Anda dapat membuka tabungan khusus seperti tabungan rencana pendidikan dalan jangka waktu tertentu, jadi ketika anak sudah dewasa dan masuk sekolah, anda sudah tidak kebingunan soal dana. Karena sudah anda persiapkan sejak awal. Atau anda bisa memilih investasi seperti deposito, reksadana, investasi emas. Produk deposito berjangka cocok bagi pasangan muda dengan penghasilan yang besarannya tidak tentu setiap bulannya. Sedangkan asuransi pendidikan lebih tepat bagi para orang tua yang memiliki penghasilan tetap. Cara mana pun yang dipilih, cobalah untuk konsisten menjalankannya.3. Berhemat dalam memilih produkKetika memiliki seorang bayi, apalagi anak pertama sebagian orangtua lebih cenderung ingin membeli ini itu untuk sang buah hati seperti ingin membeli pakaian, mainan, sepatu dan lainnya. Namun, sebelum membeli barang-barang tersebut anda perlu mempertimbangan sejauh mana barang tersebut bermanfaat untuk anak. Melakukan penghematan jangka pendek seperti membeli pakaian pada jumlah yang cukup pada harga yang normal, berarti Anda sebenarnya juga sudah menabung bagi keperluan jangka panjang dan menengah anak.4. Fleksibel mengatur keuanganTidak peduli sebaik apa Anda mengatur keuangan sebelum sang buah hati lahir, terkadang ada saja perubahan-perubahan yang harus Anda sesuaikan. Misalnya, Anda mungkin berencana untuk kembali bekerja setelah memiliki anak, tetapi dengan tuntutan dan kebutuhan yang Anda harus penuhi, Anda akhirnya lebih memilih untuk tinggal di rumah dengan anak Anda. Jangan khawatir apabila rencana Anda berubah di tengah jalan. Semuanya akan tetap baik-baik saja selama Anda siap dengan segala resikonya. %0A%0A https://www.infoperbankan.com/artikel/keuangan/4-tips-mengatur-keuangan-saat-miliki-anak-pertama.html">
WhatsApp

Kebutuhan Anak Pertama

Bagi pasangan suami istri (keluarga muda) memiliki seorang bayi merupakan anugrah yang luar biasa. Banyak dari mereka yang rela melakukan apa saja agar bisa mendapatkan momongan.  

Ketika telah memiliki bayi maka perjuangan orangtua tidak cukup sampai disitu, untuk memenuhi kebutuhan anak pertamanya maka ada beberapa hal yang harus dilakukan terutama dalam hal perencanaan keuangan.

Sebagai pasangan muda yang telah di karuniai anak maka perlu mempersiapkan finansial kebutuhan anak tersebut, terkadang masalah ini sering terabaikan oleh kebanyakan pasangan muda. Ketika anak tumbuh dewasa maka kebutuhan akan lebih besar, maka itu lah yang perlu dipersiapkan sedini mungkin.

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, berikut beberapa tips mengatur kuangan  yang dapat Anda gunakan seperti yang dilansir dari laman cbsnews.com :

1. Asuransi kesehatan

Perlukan sebuah asuransi kesehatan untuk anak? Kalau ditanya perlu atau tidak maka jawabnya jelas perlu. Apalagi seorang anak lebih rentan terserang penyakit, maka dengan asuransi kesehatan ekonomi anda akan tetap stabil ketika anak jatuh sakit, karena biaya pengobatan yang datangnya tiba-tiba dan jumlahnya tak terduga akan ditanggung pihak asuransi, seperti asuransi BPJS Kesehatan, asuransi prudential, asuransi Axa dll.

2. Menabung untuk pendidikan seawal mungkin

Selain kebutuhan pokok bagi anak seperti makanan dan pakain juga perlu dipikirkan tentang pendidikan anak. Biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak cukup dibilang tinggi maka anda perlu mempersiapkan nya sedini mungkin.

Anda dapat membuka tabungan khusus seperti tabungan rencana pendidikan dalan jangka waktu tertentu, jadi ketika anak sudah dewasa dan masuk sekolah, anda sudah tidak kebingunan soal dana. Karena sudah anda persiapkan sejak awal. Atau anda bisa memilih investasi seperti deposito, reksadana, investasi emas.

Produk deposito berjangka cocok bagi pasangan muda dengan penghasilan yang besarannya tidak tentu setiap bulannya. Sedangkan asuransi pendidikan lebih tepat bagi para orang tua yang memiliki penghasilan tetap. Cara mana pun yang dipilih, cobalah untuk konsisten menjalankannya.

3. Berhemat dalam memilih produk

Ketika memiliki seorang bayi, apalagi anak pertama sebagian orangtua lebih cenderung ingin membeli ini itu untuk sang buah hati seperti ingin membeli pakaian, mainan, sepatu dan lainnya. Namun, sebelum membeli barang-barang tersebut anda perlu mempertimbangan sejauh mana barang tersebut bermanfaat untuk anak.

Melakukan penghematan jangka pendek seperti membeli pakaian pada jumlah yang cukup pada harga yang normal, berarti Anda sebenarnya juga sudah menabung bagi keperluan jangka panjang dan menengah anak.

4. Fleksibel mengatur keuangan

Tidak peduli sebaik apa Anda mengatur keuangan sebelum sang buah hati lahir, terkadang ada saja perubahan-perubahan yang harus Anda sesuaikan. Misalnya, Anda mungkin berencana untuk kembali bekerja setelah memiliki anak, tetapi dengan tuntutan dan kebutuhan yang Anda harus penuhi, Anda akhirnya lebih memilih untuk tinggal di rumah dengan anak Anda. Jangan khawatir apabila rencana Anda berubah di tengah jalan. Semuanya akan tetap baik-baik saja selama Anda siap dengan segala resikonya.



tips mengatur kuangan  yang dapat Anda gunakan seperti yang dilansir dari laman cbsnews.com :1. Asuransi kesehatanPerlukan sebuah asuransi kesehatan untuk anak? Kalau ditanya perlu atau tidak maka jawabnya jelas perlu. Apalagi seorang anak lebih rentan terserang penyakit, maka dengan asuransi kesehatan ekonomi anda akan tetap stabil ketika anak jatuh sakit, karena biaya pengobatan yang datangnya tiba-tiba dan jumlahnya tak terduga akan ditanggung pihak asuransi, seperti asuransi BPJS Kesehatan, asuransi prudential, asuransi Axa dll.2. Menabung untuk pendidikan seawal mungkinSelain kebutuhan pokok bagi anak seperti makanan dan pakain juga perlu dipikirkan tentang pendidikan anak. Biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak cukup dibilang tinggi maka anda perlu mempersiapkan nya sedini mungkin. Anda dapat membuka tabungan khusus seperti tabungan rencana pendidikan dalan jangka waktu tertentu, jadi ketika anak sudah dewasa dan masuk sekolah, anda sudah tidak kebingunan soal dana. Karena sudah anda persiapkan sejak awal. Atau anda bisa memilih investasi seperti deposito, reksadana, investasi emas. Produk deposito berjangka cocok bagi pasangan muda dengan penghasilan yang besarannya tidak tentu setiap bulannya. Sedangkan asuransi pendidikan lebih tepat bagi para orang tua yang memiliki penghasilan tetap. Cara mana pun yang dipilih, cobalah untuk konsisten menjalankannya.3. Berhemat dalam memilih produkKetika memiliki seorang bayi, apalagi anak pertama sebagian orangtua lebih cenderung ingin membeli ini itu untuk sang buah hati seperti ingin membeli pakaian, mainan, sepatu dan lainnya. Namun, sebelum membeli barang-barang tersebut anda perlu mempertimbangan sejauh mana barang tersebut bermanfaat untuk anak. Melakukan penghematan jangka pendek seperti membeli pakaian pada jumlah yang cukup pada harga yang normal, berarti Anda sebenarnya juga sudah menabung bagi keperluan jangka panjang dan menengah anak.4. Fleksibel mengatur keuanganTidak peduli sebaik apa Anda mengatur keuangan sebelum sang buah hati lahir, terkadang ada saja perubahan-perubahan yang harus Anda sesuaikan. Misalnya, Anda mungkin berencana untuk kembali bekerja setelah memiliki anak, tetapi dengan tuntutan dan kebutuhan yang Anda harus penuhi, Anda akhirnya lebih memilih untuk tinggal di rumah dengan anak Anda. Jangan khawatir apabila rencana Anda berubah di tengah jalan. Semuanya akan tetap baik-baik saja selama Anda siap dengan segala resikonya. %0A%0A https://www.infoperbankan.com/artikel/keuangan/4-tips-mengatur-keuangan-saat-miliki-anak-pertama.html">
WhatsApp
Previous articleKeuntungan Investasi Koin Dinar EmasYang namanya Investasi jelas lebih menguntungkan dan banyak manfaatnya daripada menabung biasa, walaupun memang pada prinsipnya sama – sama menyimpan uang. Tujuan dari investasi yang menyisihkan sebagian pendapatan untuk disimpan dengan harapan uang yang disimpan nilainya tidak turun. Banyak sekali investasi yang dapat dilakukan, seperti dengan mengikuti Deposito atau Reksadana dengan harapan uang yang disimpan dapat berkembang, atau ada juga yang lebih memilih untuk berinvestasi emas yang nilainya tidak pernah susut walaupun terjadi inflasi nilai mata uang. Inflasi yaitu nominal uang sekarang akan turun daya belinya pada 4-5 tahun mendatang. Contoh kecil : Misal anda menyimpan uang Rp 500.000 saat ini, dengan harga emas 1 gram adalah Rp500.000 itu artinya saat ini anda bisa membeli emas dengan uang Rp 500.000. Anda bisa menyimpan dalam bentuk uang atau dibelikan emas kemudian disimpan. Pada tahun ke 5 ternyata harga emas 1 gramnya adalah Rp 600.000. Jika anda menyimpan emas maka emas yang anda simpan dapat dijual dengan harga Rp 600.000, coba tengok jika anda menyimpan uang Rp 500 ribu tadi, apakah masih bisa membeli emas 1 gram, yang harganya telah naik menjadi Rp 600.000? Tentu tidak bisa. Itulah yang namanya inflasi. Bagaimana jika anda menyimpan uang tunai Rp 50 juta? anda sudah kehilangan daya beli yang cukup besar. Investasi emas ada 2 macam yaitu Emas Batangan dan Koin Dinar Emas. Banyak orang bingung mau memilih yang mana untuk berinvestasi emas. Banyak yang bilang lebih menguntungkan Investasi Koin Dinar Emas. Perlu diketahui, semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Bagi anda yang ingin melakukan investasi koin dinar emas, maka perlu mengetahui kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan dan Kekurangan Koin Dinar Emas

  • Memiliki nilai dakwah, karena penggunaan dinar dirham merupakan bagian dari syariat Islam itu sendiri.
  • Di Indonesia, koin dinar dianggap seperti perhiasan sehingga dikenakan PPN 10%.
  • Nilai jual kembali yang cukup tinggi, perbedaan antara harga jual dan beli adalah sekitar 4%. Namun ini hanya berlaku sesama pengguna atau di komunitas.
  • Memiliki sifat unit account; mudah dibagi, dikali, dijumlah dan dikurangi. Semisal kita punya 10 dinar dan kita perlu untuk melepas 1 dinar, maka tinggal dilepas yang 1 dinar dan tetap bisa kita simpan yang 9 dinar.
  • Biaya cetak yang masih tinggi, ikut berpengaruh pada harga jual koin dinar itu sendiri. Prosentasenya sekitar 3-5% dari harga jualnya.
  • Liquid, namun tidak begitu liquid. Sesama pengguna/komunitas koin dinar cukup gampang diperjualbelikan, namun di toko emas agak sulit dijual ataupun di gadai bank syariah, harga gadainya sedikit lebih rendah.
Next articleTips Belanja Hemat untuk Ibu Rumah TanggaDidalam rumah tangga perlu yang namanya menteri keuangan yang bertugas untuk mengatur berbagai kebutuhan keluarga, namun biasanya yang berperan disini adalah seorang istri (Ibu Rumah Tangga). Mengatur keuangan dalam rumah tangga memang bukan perkara yang mudah, butuh ketelitian dan pandai dalam berhemat dalam membelanjakan uang belanja.Sebagai ibu rumah tangga perlu banyak belajar dalam mengendalikan pengeluaran ruamh tangga, bagaimana caranya uang belanja yang diberikan suami dapat mencukupi kebutuhan sehari – hari. Bagi ibu rumah tangga yang tidak bisa hemat, maka akan memberikan dampak kepada finansial keluarga. Untuk itu sebagai ibu rumah tangga harus lebih kreatif dalam mengatur keuangan (uang belanja) agar tidak terjadi pemborosan. Ibu rumah tangga yang cerdas akan menyisihkan sebagian untuk ditabung. Maka dari itu, silahkan anda simak beberapa tips belanja hemat bagi ibu rumah tangga, tips yang dapat dipraktekan dirumah.1. Pastikan dulu tujuan belanja rumah tangga “Menetapkan tujuan belanja merupakan dasar dari hidup bebas pemborosan.”Sebelum membelanjakan uang, anda perlu menentukan tujuan belanja rumah tangga, sehingga barang yang dibeli hanya sesuai dengan kebutuhan. Contohnya : Ketika ingin belanja untuk kebutuhan dapur, maka tidak mencampur dengan kebutuhan lain kedalam daftar belanja.2. Catat dengan detil seluruh kebutuhan belanja“Mencatat dengan detil barang yang dibelanjakan juga membantu dalam memperkirakan besar biaya yang diperlukan untuk belanja”Setelah anda mengetahui tujuan belanja rumah tangga, sebagai ibu rumah tangga perlu mencatat daftar kebutuhan yang perlu dibeli. Dengan begitu barang yang anda beli sesuai dengan tujuan belanja dan jangan membeli barang diluar daftar kebutuhan yang telah dibuat.3. Jangan bawa uang terlalu banyak“Sebaiknya ibu rumah tangga membawa tambahan uang belanja sekitar 10% dari perkiraan jumlah belanja untuk antisipasi hal tersebut.”Dengan mencatat sebuah kebutuhan yang akan dibeli, maka anda dapat mengetahui perkiraan biaya yang akan dihabiskan. Dengan begitu anda dapat membawa uang secukupnya sesuai dengan biaya yang dibutuhkan, jika anda khawatir uang yang dibawa itu kurang maka anda bisa menambahkan 10% dari perkiraan jumlah biaya belanja.4. Jangan malas untuk membandingkan harga barangSaat ingin membeli kebutuhan rumah tangga, anda perlu sedikit lebih cermat untuk memperhatikan harga produk. Melihat perbandingan harga produk yang dijual di tempat belanja biasanya dengan yang ada di tempat lain. Apakah harga-harga barang di tempat biasa berbelanja ternyata cenderung lebih mahal atau murah dibandingkan tempat lain? “Meskipun lebih murah, perhatikan apakah kualitas bahan makanan atau produk lain juga sesuai ekspektasi atau tidak. Jangan korbankan kualitas dengan harga yang lebih murah sedikit.”5. Beli dalam jumlah banyakBelanja dalam jumlah banyak biasanya harganya akan lebih murah, namun tetap dalam batas wajar maksudnya pastikan barang atau bahan makanan yang dibeli akan digunakan. Jangan sampai membeli dengan jumlah banyak tapi ujung-ujungnya tidak dipakai atau dibuang.6. Selalu mencatat pengeluaran yang sudah dilakukan dalam buku kas rumah tanggaSetelah selesai belanja, anda perlu membuat buku kas rumah tangga untuk mencatat seluruh pengeluaran yang telah dilakukan untuk belanja. Dengan begitu ibu dapat merencakan dalam mengatur uang belanja esok hari untuk bisa mencari celah untuk bisa lebih berhemat lagi.“Buku kas bisa berbentuk buku tulis sungguhan, aplikasi pemrosesan data di komputer seperti Excel, ataupun aplikasi smartphone pencatat pengeluaran.”7. Sering up-to-date dengan promoJika belanja di pasar tradisional mungkin tips ini tidak terlalu berlaku, anda hanya perlu belanja di pedagang yang sering anda beli, karena biasanya pedagang akan memberikan harga khusus kepada pelanggannya. Sedangkan bagi anda yang tinggal diperkotaan dan sering berbelanja di Supermarket atau Minimarket supaya mengetahui promo – promo yang ditawarkan, biasanya pada waktu tertentu swalayan seperti ini akan memberikan harga promo untuk kebutuhan rumah tangga. Seperti Promo Minyak Goreng, atau lainnya.

Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.