Punya Modal Rp 300 Juta, Sudah Bisa Punya Bisnis Alfamart

bisnis waralaba alfamart butuh modal 300juta

Bisnis ritel atau bisnis minimarket seperti alfamart dan indomaret kini makin menjamur di Indonesia. Sering kali kita menemukan ritel seperti ini dihampir setiap sudut jalan, bahkan jaraknya saling berdekatan. 

Bisnis ritel asing juga masuk ke Indonesia membuat persaingan bisnis ritel yang cukup kuat. Bisnis ritel asing bisa kita jumpai didaerah perkotaan (kota-kota besar) seperti Sevel (7 Eleven) atau Lawson.

Berkembangnya bisnis ritel ditengah masyarakat tentu disebabkan dengan demand yang cukup tinggi dari masyarakat. Hampir semua orang belanja di minimarket merasa nyaman dan senang terlebih lagi ketika ada produk yang sedang promo dan dibanderol dengan harga hemat.

Kali ini kami akan kembali membicarakan minimarket alfamart, mungkin saja anda berminat ingin membuka bisnis waralaba ini didaerah anda. Seperti yang di sebutkan bahwa Alfamart menawarkan kerjasama dalam bentuk franchise atau waralaba.

Apabila anda tertarik untuk membuka bisnis alfamart maka anda perlu menyiapkan dana investasi sebesar Rp300-45- juta, uang investasi ini akan dipergunakan untuk merenovasi bangunan dan equipment yang lengkap dan belum termasuk sewa lahan.

Sehingga seorang investor (anda yang ingin buka alfamart) perlu menyiapkan tempat sendiri, boleh tempat milik sendiri atau sewa. Apabila, menyewa tempat maka disarankan untuk menyewa selama 5 tahun atau lebih dengan bayar dimuka karena memang sistem kerjasama alfamart minimal 5 tahunan.

Pemilihan tempat harus tepat agar bisnis waralaba alfamart bisa berkembang dan perlu anda ketahui bahwa ada administrasi fee sebesar Rp45 juta setiap 5 tahun dan royalti 0-4% tergantung dari penjualan gerai alfamart tersebut. Kalau diperkirakan, anda akan balik modal selama 3,5 tahun.

Kesimpulan: 

Jika anda ingin buka alfamart didaerah anda, pastikan anda menyiapkan uang sebesar Rp300 juta untuk kebutuhan membuka alfamart dan juga menyiapkan tempat yang strategis. Administrasi fee selama 5 tahun sudah masuk didalam uang investasi tersebut.

Baca Selanjutnya : Investasi Rp300 Juta untuk Apa Aja?