3 Jenis Produk Pembiayaan Usaha Mikro dari Bank BNI Syariah

Bagi anda pelaku bisnis atau usaha mikro yang sedang membutuhkan dana untuk mengembangkan usaha maka bisa mengajukan pinjaman dana melalui produk pembiayaan mikro BNI Syariah. Ada 3 jenis produk pembiayaan yang bisa anda ajukan sesuai dengan kebutuhan.

Produk pembiayaan mikro BNI syariah kini menjadi solusi bagi pelaku usaha mikro yang sedang membutuhkan modal usaha, sehingga banyak dari mereka yang menggunakan penawaran ini. Anda dapat meminjam sejumlah dana sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Pembiayaan Mikro Bank BNI Syariah

Pembiayaan Mikro Bank BNI Syariah

Produk Pembiayaan Mikro BNI Syariah ada 3 jenis yaitu RAHN mikro, mikro 3 IB Hasanah, dan mikro 2 IB Hasanah. Masing – masing menyediakan plafond yang berbeda – beda. Jika anda hanya ingin pinjam uang 500 ribu atau 1 juta saja maka bisa menggunakan pembiayaan Rahn Mikro, jika lebih tinggi maka bisa menggunakan produk lainnya.


Untuk lebih lengkapnya mengenai masing – masing produk pembiayaan mikro BNI Syariah sebagai berikut :

Pembiayaan Rahn Mikro

Anda dapat mengajukan pinjaman dana melalui pembiayaan ini mulai dari Rp. 500 rb hingga Rp. 50 Jt, dengan pilihan Jangka Waktu 3 bulan ,6 bulan ,9 bulan atau 12 bulan (tidak dapat diperpanjang). Dana pinjaman ini dapat digunakan sebagai Modal Usaha / produktif, biaya pendidikan, kesehatan, dll (konsumtif) dan Keperluan lainnya.

  • Persyaratan : Fotokopi KTP, fisik emas

Pembiayaan Mikro 3 iB Hasanah

Dana yang dapat di pinjam melalui pembiayaan mulai dari > Rp. 50 Juta hingga Rp. 500 Juta. Silahkan anda memilih jangka waktu sesuai kebutuhan dan kemampuan mulai 6 bulan hingga 60 bulan*). Tujuan : Pembiayaan Pembelian barang modal kerja, Investasi produktif dan pembelian barang lainnya (konsumtif).

  • Persyaratan : Fotokopi KTP,KK,Surat Keterangan Usaha,Bukti Kepemilikan Jaminan.

Pembiayaan Mikro 2 iB Hasanah

Pembiayaan mulai dari Rp. 5 Juta hingga Rp. 50 Juta Jangka Waktu Pembiayaan mulai 6 bulan hingga 36 bulan Tujuan : Pembiayaan pembelian barang modal kerja, Investasi produktif dan pembelian barang lainnya (konsumtif).

  • Persyaratan : Fotokopi KTP,KK,Surat Keterangan Usaha,Bukti Kepemilikan Jaminan.