Hindari Kredit Motor dengan Cicilan Jangka Panjang dan Uang Muka Terlalu Minim

Sepeda motor kini menjadi kendaraan yang wajib dimiliki bagi sebuah keluarga untuk dapat menjangkau jarak tempuh yang jauh, seperti ketika hendak pergi ke pasar yang jaraknya jauh, mengantarkan anak sekolah yang jaraknya jauh dan lain sebagainya.

Apalagi bagi seseorang yang memiliki sebuah bisnis atau usaha bisa dikatakan memiliki sepeda motor adalah kewajiban. Harga motor baru setiap tahun mengalami kenaikan, apalagi jenis motor terus berubah dengan berbagai inovasi terbaru dari perusahaan itu juga yang mempengaruhi harga motor makin tinggi.

Jika memiliki uang cukup maka lebih baik membeli sepeda motor secara cash / tunai. Akan tetapi jika memiliki uang pas pasan, tapi memang mengharuskan memiliki sepeda motor maka anda dapat membelinya dengan cara kredit. Saat membeli motor secara kredit maka disarankan untuk melihat terlebih dahulu kondisi ekonomi anda.

Hindari kredit motor ketika anda sedang memiliki hutang (hutang yang menumpuk), misal anda memiliki tagihan KPR, tagihan kartu Kredit, atau hutang bank lainnya yang justru jika anda mengkredit motor akan membuat keuangan anda semakin buruk.

Pada saat kredit sepeda motor sebaiknya anda memberikan DP (uang muka) yang tepat, tidak boleh lebih dari 30 persen dari gaji bulanan (jika belum dipersiapkan), maka anda dapat menyesuaikan dengan gaji yang di miliki, kecuali jika anda telah menabung atau menyiapkan DP nya jauh jauh hari, dengan semakin besar uang muka anda maka cicilan akan semakin ringan.

Jangka Waktu Kredit yang anda pilih juga sebaiknya jangan terlalu lama, jika mampu ekonomi atau gaji pendapatan anda mamu untuk mencicil kredit dalam jangka waktu yang lebih cepat kenapa harus memilih jangka waktu yang lama dengan alasan agar cicilan bulanan lebih ringan. Justru dengan jangka waktu yang panjang, total uang yang anda keluarkan akan lebih besar.

Maka dari itu sebelum memutuskan untuk kredit sepeda motor sangat penting untuk menghitung finansial keluarga agar anda tidak terlalu berat saat mengangsur kreditan motor. Dalam memberikan uang muka dan memilih jangka waktu kredit disesuaikan dengan kemampuan ekonomi anda.

Tabel pertama menunjukkan kredit motor dengan pengajuan uang muka berbeda namun bunga sama. Berikut perinciannya :

Simulasi Kredit Motor

Simulasi Kredit Motor

Kesimpulan
Jika Anda membayar uang muka rendah yaitu 10 % dari harga jual maka selisih yang harus dibayar Rp 4.880.268. Agar lebih menghemat pengeluaran maka uang muka yang harus dibayarkan sebaiknya minimal 30 %.
Tabel ketiga menunjukkan kredit motor dengan suku bunga dan uang muka sama namun periode jangka waktunya berbeda-beda. Berikut perinciannya :
Tabel Simulasi Kredit Sepeda Motor

Tabel Simulasi Kredit Sepeda Motor

Kesimpulan
Jika Anda mengajukan kredit motor dengan periode jangka waktu cepat misalnya setahun maka selisih yang harus dibayarkan Rp 1.265.260.