Investasi Reksadana lebih Menguntungkan dibanding Investasi Emas, Ini Alasannya

Investasi Reksadana Lebih Menguntungkan

Mumpung kita masih sehat dan masih produktif dalam menghasilkan uang maka alangkah baiknya untuk menyisihkan uang dari pendapatan bulanan untuk di Investasikan. Investasi yang paling favorite saat ini adalah dengan membeli emas sebanyak mungkin, karena harga emas cenderung naik.

Dengan berinvestasi maka uang yang kita simpan akan memberikan return atau bertambah dengan sendirinya. Berbeda dengan menyimpan uang di tabungan bank, menabung di bank hanya untuk menabung biasa guna memberikan keamanan kepada masyarakat dalam menyimpan uang. Tapi jika ingin lebih menguntungkan maka anda dapat menyimpan uang dalam bentuk investasi.

Selain berinvestasi emas ada juga bentuk investasi lain yang menurut para pakar justru lebih menguntungkan. Investasi yang paling menguntungkan selain emas yaitu program Investasi Reksadana, walau tidak begitu populer ditelinga kita tapi investasi reksadana memiliki beberapa keunggulan yang bisa dipertimbangkan.

Disini kami akan menyampaikan informasi mengenai 8 alasan mengapa investasi reksadana lebih menguntungkan dibandingkan investasi emas, dan anda perlu mencobanya.  

1. Investasi Reksadana Memberikan Return Lebih Besar

Didalam berinvestasi tentu setiap orang mengharapkan pembagian keuntungan yang besar atau return yang besar, jika anda berharap demikian maka anda bisa mencoba mengalokasikan dana kedalam investasi dalam bentuk reksadana.

Berdasarkan catatan ekonomi dunia selama 5 tahun ternyata return yang diberikan investasi reksadana ternyata lebih tinggi daripada reurtn yang dimiliki emas batangan. Maka dari itu investasi reksadana bisa menjadi pertimbangan anda untuk berinvestasi.

2. Investasi bisa dalam Jumlah Kecil

Kelebihan lain dari Investasi Reksadana yaitu anda bisa menginvestasikan uang dalam jumlah yang kecil, anda bisa menginvestasikan uang minimal Rp100 ribu, tapi lebih besar lebih baik. Sedangkan untuk investasi emas anda harus mengumpulkan uang minimal Rp550 ribu untuk emas batangan 1 gram.

Baca Juga  : Buka Tabungan Emas di Pegadaian

3. Tidak Memiliki Resiko Hilang

Berbeda dengan emas batangan, karena emas batangan memiliki bentuk fisik maka memiliki resiko hilang. Sehingga anda perlu menjaganya dengan baik, atau bisa menggunakan jasa titip di Pegadaian tentunya akan dikenakan biaya penyimpanan.

Sedangkan Investasi reksadana, anda tidak perlu khawatir kehilangan uang anda. Uang anda akan tetap ada dalam Bank. Dalam jangka waktu tertentu yang telah anda sepakai justru uang anda akan bertambah sebab margin keuntungan yang ditawarkan pihak Bank.

4. Tidak butuh Biaya Penyimpanan

Jika anda memiliki emas batangan untuk mengatasi resiko hilang maka sebaik nya dititipkan, ketika anda menggunakan jasa penitipan emas batangan maka anda akan dikenakan biaya penyimpanan.

Biaya penyimpanan Emas batangan biayanya Rp500 ribu per tahun, itupun tergantung emas yang anda simpan, semakin besar maka biaya semakin besar juga. Lain halnya dengan Reksadana, adna tidak perlu membayar biaya penyimpanan seperti hal nya emas batangan.

5. Pengelolaan Investasi yang Mudah

Pengelolaan Investasi Reksadana akan dilakukan langsung oleh manajer investasi yang ahli, sehingga anda tidak perlu bersusah payah dalam menganalisa pasar. Namun jika anda ingin berinvestasi emas batangan tak apa, tapi anda harus pandai membaca situasi yang tepat untuk membeli emas batangan.

6. Tidak ada Resiko Pemalsuan

Sering kali ditemukan emas batangan palsu, sehingga ini membuat kita mengalami kerugian. Berbeda dengan Investasi Reksadana, walaupun memang ada resiko penipuan tapi jika anda dapat meneliti nya sebelum berinvestasi yaitu mencari tempat yang tepat.

7. Transaksi yang Mudah secara Online

Untuk mengikuti program investasi reksadana caranya sangat mudah, anda bisa melajukan transaksi dengan cepat dan mudah, karena kebanyakan program reksadana dilakukan melalui sistem online.

8. Menawarkan Pilihan Investasi

Untuk memberikan keuntungan yang lebih besar dan menekan faktor resiko maka investasi reksadana dapat ditanam dalam berbagai jenis saham dan obligasi yang berbeda. Sedangkan jika investasi emas hanya untuk disimpan atau dijual kembali.



Silahkan Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.