Alasan Tidak Daftar jadi Member VTUBE

vtube penipuan

VTUBE adalah sebuah aplikasi yang mengajak para member untuk menonton iklan dan member akan dibayar.

Secara konsep memang terkesan sangat menarik karena hanya dengan menonton iklan, para member akan mendapatkan penghasilan.

Kalau di dengar sekilas membuat orang tertarik untuk bergabung, apalagi mendaftar nya tidak dikenakan biaya (alias gratis).

Karena join vtube itu gratis sehingga para leader lebih mudah dalam memprospek banyak orang.

Member ga akan rugi kalaupun ternyata VTUBE penipuan, karena daftarnya gratis“.

Begitulah kira-kira bahasa manis yang digunakan.

Alasan Tidak Daftar jadi Member VTUBE

Ya benar, semua orang berhak menentukan pilihannya masing-masing.

Begitu juga kami memilih untuk tidak join vtube, tentu ada beberapa alasan yang akan kami sampaikan berkaitan tidak ketertarikan kami dengan vtube ini.

Secara konsep VTUBE memang sangat bagus, bagus banget karena berani membayar member hanya dengan menonton iklan. Namun sayangnya, dalam praktik dilapangan jauh dari yang kami duga.

Kami akan menyampaikan beberapa alasan mengapa tidak daftar di VTUBE:

  1. Daftar harus upload foto KTP (aturan ini berlaku saat pertama kali vtube launching)
  2. Vtube tidak bagi hasil ke member, keuntungan iklan diambil sendiri.
  3. Member hanya di kasih views poin bukan uang tunai (bagi hasil dari iklan)
  4. Member harus jual POIN ke sesama member (bukan perusahaan yang beli)
  5. VP tidak bisa dicairkan langsung (harus dijual ke member)
  6. VTUBE disebut investasi ilegal oleh SWI
  7. Ada istilah Fast Track (alibi agar VP bisa laku terjual).
  8. Sering ditemukan statment palsu dari member atau leader
  9. CEO dan Kantor VTUBE tidak jelas
  10. Skema Ponzi Get Member (leader dapat 5% dari perolehan poin member yang direkrut).
  11. Vtube Haram menurut pakar NU

Itulah beberapa hal yang membuat kami tidak tertarik sama sekali dengan VTUBE.

Kalau hanya kami sebutkan dalam daftar takutnya salah diartikan, maka dari itu berikut ini penjelasan masing-masing dari alasan yang telah kami sebutkan diatas.

1. Daftar harus upload KTP

Kami tahu persis pada saat pertama kali VTUBE launching.

Saat aplikasi belum dirilis di playstore dan pendaftaran hanya melalui leader, pada saat pendaftaran member harus mengupload foto KTP dengan alasan untuk verifikasi.

Hingga kemudian, praktik upload KTP saat mendaftar dihapus dan saat ini untuk mendaftar hanya perlu memasukan nomor KTP saja.

2. Vtube sebenarnya tidak bagi hasil ke member

Untuk saat ini tidak adanya nya bagi hasil ke member.

Kalian tentu tahu bahwa, iklan yang muncul di aplikasi VTUBE harus bayar.

Sempat mendapat kabar bahwa aplikasi VTUBE di decompile oleh seorang ahli aplikasi, ternyata didalam scriptnya ditemukan kode iklan dari Google AdSense (admob) yang berarti iklan vtube berasal dari google.

Sangat dimungkinkan sih, dan format iklan yang paling mendukung adalah format rewards ads.

Format tersebut memang merupakan iklan yang harus ditonton, karena iklan sudah ditonton para member maka vtube memberikan member VP sebagai bentuk rewards nya.

Rewards ads = iklan harus ditonton untuk mendapatkan rewards.

Seperti kalian anda bermain game, jika menonton iklan maka akan mendapatkan nyawa tambahan atau skin trial gratis dan sebagainya.

Ketika iklan tersebut ditonton juga akan memberikan penghasilan kepada pemilik aplikasi tersebut, artinya disini VTUBE mendapatkan profit dari iklan-iklan yang tayang diaplikasinya.

Vtube mendapatkan keuntungan penuh terhadap iklan, sedangkan member hanya mendapatkan rewards poin yang telah dibuat dalam sistem aplikasi tersebut, jadi bukan bagi hasil.

3. Member hanya dikasih poin, bukan uang tunai.

Untuk memperkuat penjelasan nomor 2.

Seperti yang kalian ketahui bahwa member-member hanya mendapatkan views poin (VP) bukan uang.

Katanya nonton iklan dibayar?

Ya benar, member hanya dibayar dengan poin bukan dengan Uang.

Awalnya kami berfikir vtube akan memberikan uang tunai yang bisa di tarik setelah mencapai ambang batas tertentu.

4. Member harus jual VP sesama member.

Waduh.. kok jadi tambah parah.

Menurut kami ini sangat tidak masuk akal.

Member harus jual VP ke sesama member melalui exchange counter yang telah disediakan untuk bisa mendapatkan uang.

Ribet banget, harus jual VP dulu baru bisa dapat uang.

Kenapa ga langsung di konversi ke uang yang bisa langsung di tarik?

Sudah jelas di sini hanya sebuah permainan belaka, perusahaan VTUBE benar-benar tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk membayar member.

5. VP tidak bisa dicairkan langsung (harus dijual ke member)

Sebuah akal-akalan yang super cantik.

Seharusnya VP yang dihasilkan member bisa dicairkan langsung tanpa harus ada transaksi jual-beli VP ke sesama member.

Hal ini akan berdampak yang tidak baik, yaitu lebih banyak member yang menjual daripada member yang membeli.

Kalau itu terjadi maka hancurlah ekosistem vtube.

Pertanyaannya, untuk apa member beli VP? Seberapa berharga VP tersebut?

Hemm…

Banyak yang bilang untuk pasang iklan, karena pasang iklan harus pakai VP.

Bulshit… Siapa sih yang mau pasang iklan di vtube, kami yakin hanya orang bodoh yang mau pasang iklan.

Jawaban yang paling benar adalah Untuk FAST TRACK Program.

Baca disini: Fast Track VTUBE

6. VTUBE disebut sebagai investasi Ilegal oleh SWI

Satgas Waspada Investasi telah menghembus bau-bau penipuan.

Maka dari itu VTUBE dihentikan oleh SWI.

Namun, VTUBE masih terus beroperasi mulai dari pendaftaran member baru dan transaksi jual beli VP.

Hingga kemudian aplikasi VTUBE diblokir kominfo dan ijin di cabut karena tidak sesuai.

Hal ini menjadikan kami lebih yakin kalau VTUBE berpotensi sebagai bisnis penipuan.

7. Adanya program Fast Track

Secara arti Fast Track adalah Jalur Cepat.

Didalam vtube terdapat marketing plan mulai dari paket bintang 1 hingga bilang 6.

Semakin tinggi paket level yang diduduki maka akan semakin banyak vp yang bisa di produksi, maka dari itu agar cepat bisa naik ke level yang lebih tinggi maka member di beri pilihan yaitu untuk Fast Track.

Karena paket bintang tersebut hanya bisa di beli dengan VP maka member harus beli VP terlebih dahulu di Exchange Counter, yang nyatakan VP tersebut dijual member lain termasuk leader-leader yang ingin uangnya cair.

Fast track digembor-gembor dapat meningkatkan penghasilan lebih cepat, maka dari itu banyak member baru yang tertarik untuk melakukan Fasct track dan membeli VP.

Dengan adanya fast track inilah VP menjadi laku.

8. Sering ditemukan statment palsu dari member atau leader

Sudah bukan hal yang asing bagi kami.

Disetiap bisnis berskema jaringan (member get member) pasti ada leader-leader yang menghalalkan berbagaicara agar dapat merekrut membernya.

Mulai dari foto-foto manis pegang duit yang menyatakan bahwa hasil dari bisnis yang diikuti, foto manis didepan kendaraan yang menyebutkan bahwa hasil dari kerja kerasnya, dan lain sebagainya.

9. CEO dan Kantor VTUBE tidak jelas

Sebagai start up yang katanya dapat membawa perubahan tentu menjadi daya tarik media-media untuk di soundingkan, agar lebih membawa manfaat kepada banyak orang.

Namun nyatanya, CEO dan kantor dari VTUBE sendiri tidak jelas.

Tidak ada pers conference yang dilakukan.

Tidak ada berita positif sedikitpun dari media-media terkenal seperti detik, kompas, bisnis.com, dan lain sebagainya.

Bahkan berita yang beredar bahwa VTUBE dihentikan SWI karena ilegal.

10. Skema Ponzi Get Member

Yang namanya member get member adalah skema ponzi.

Program Referral sangat berbeda dengan skema ponzi.

Program Referral hanya berlaku 1 kali komisi, artinya jika si A mengajak member B bergabung atau membeli sesuai maka akan mendapatkan komisi diawal saja.

Skema Ponzi berlaku berkali-kali komisi, artinya si A mengajak member B bergabung maka akan mendapatkan bonus seterusnya.

Program referral mrupakan bisnis affiliasi sedangkan skema ponzi hanya money game.

11. VTUBE haram menurut NU

Kami telah membaca ulasan di website NU, dan menyebutkan bahwa VTUBE merupakan bisnis haram yang berdalih bisnis iklan.

VTUBE haram karena terdapat skema ponzi didalamnya.

views point menjadi pintu masuk adanya skema ponzi, yang digunakan untuk membeli paket.

Dan dimana para leader tentu akan mendapatkan profit 5% dari penghasilan member yang telah di rekrut.

Silahkan baca selengkapnya di halaman https://islam.nu.or.id/post/read/123216/vtube-praktik-haram-berdalih-bisnis-iklan-di-aplikasi-video

Desclaimer:

Seperti yang telah kami sebutkan, semua orang punya keputusan masing-masing.

Anda ingin bergabung atau tidak itu pilihan anda sendiri, yang jelas kami memilih untuk tidak.

Dan diatas adalah alasan-alasan untuk tidak daftar jadi member vtube.

2 thoughts on “Alasan Tidak Daftar jadi Member VTUBE”

  1. saya rasa artikel di atas ada benar nya, tetapi saya lebih yakin bahwa data yang kita daftarkan itu akan di perjual belikan , kenapa tidak daftar dengan gratis atau daftar dengan 1 benda saja ?.

Leave a Comment