7 Cara Mengatur Keuangan Bagi Pengantin yang Baru Menikah

Mengatur Keuangan Bagi Pengantin Baru

Rezeki seseorang akan dibuka setelah mereka menikah, dalam hidup berumah tangga perlu memikirkan cara mengatur keuangan keluarga secara bersama-sama, karena keuangan juga menjadi salah satu sumber kesejahteraan yang dapat dirasakan, tidak harus memiliki harta yang banyak tapi dengan pengelolaan yang baik akan menjadi serba cukup.

Sebelum menikah kita bebas menggunakan uang sendiri tanpa menjadi masalah, namun setelah menikah kita sudah tidak sendiri pengelolaan keuangan harus dilakukan bersama-sama untuk menghindari masalah rumah tangga akibat faktor ekonomi.

Pasangan yang baru menikah tentu harus belajar bagaimana cara atau tips dalam mengatur keuangan rumah tangga, harus saling terbuka satu dengan yang lainnya. Apa yang harus dilakukan untuk bisa mengatur keuangan dengan baik, maka dari itu simak beberapa kutipan kami dari CBNNews.com :

Mendiskusikan tujuan hidup Anda

Merencanakan sesuatu itu penting waaupun memang rencana tidak sesuai dengan kenyataan, tapi pada dasarnya dengan sebuah rencana akan membuat sesuatu yang akan dilakukan menjadi lebih baik dan lebih terarah dibandingkan seseorang yang tidak memiliki rencana.

Rencana yang kami maksud adalah sebuah rencana untuk tujuan hidup, tentukan apa yang akan dicapai, seperti ingin membeli rumah? membangun bisnis bersama? rencana jalan-jalan bareng? memiliki anak? atau yang lainnya yang mengacu pada pengeluaran. Hal itu perlu di diskusikan bersama sebaik mungkin dan sesering mungkin dalam meninjaunya.

Menetapkan prioritas

Setelah mendiskusinya apa saja rencana dan tujuan yang akan dicapai dalam beberapa waktu kedepan, maka selanjutnya menentukan manakan yang menjadi prioritas yang harus disepakati bersama. Sehingga, dalam mengatur keuangan dapat terarah, karena segala resiko pasti ada,  sebaiknya Anda membicarakannya sedini mungkin. Kalau Anda ingin berbisnis, maka uang kedua belah pihak sebagian akan dipakai untuk modal usaha.

Menetapkan anggaran bulanan

Kebutuhan selalu anda, namun biasanya kebutuhan dihitung berdasarkan rentan waktu bulanan, maka anda dan pasangan anda perlu menetapkan anggaran bulanan. Anggaran ditetapkan berdasarkan jumlah penghasilan keluarga (anda dan pasangan).

Tentukan berapa banyak anggaran yang bakal Anda pakai untuk tagihan rumah, transportasi, makan, hingga hiburan dan rekreasi. Pastikan menyisihkan sebagian untuk investasi. Tentukan berapa banyak kontribusi dari kedua belah pihak.

Tentukan soal rekening bank

Menyimpan uang yang aman yaitu dengan membuka rekening tabungan bank, anda bebas menentukan bank mana yang ingin digunakan. Yang perlu didiskusian adalah soal akun rekening di bank, apakah ingin membuka secara terpisah , rekening bersama atau kedua-keduanya.

Beberapa pasangan ada yang ingin memiliki kebebasan untuk memakai uang dari hasil pendapatannya. Sementara, ada juga yang lebih nyaman berkonsultasi satu sama lain soal pengeluaran. Pastikan semua pilihan ini membuat Anda dan pasangan merasa nyaman.

Miliki sistem pencatatan keuangan

Catatan keuangan sering diabaikan banyak orang, tapi sebenarnya hal ini sangat penting untuk mempelajari kesehatan keuangan Anda. Di dalam catatan ini termasuk laporan bank, tagihan, pendapatan, dan belanja rutin. Pastikan Anda berdua tahu di mana menemukan catatan ini.

Mulai investasi

Investasi di awal pernikahan akan memberi keuntungan besar. Anda jadi tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk investasi, terutama di reksadana atau instrumen investor retail lainnya. Apa yang perlu diinvestasikan? Tergantung pada prioritas bersama. Kalau perlu Anda mencari penasihat keuangan untuk mencapai tujuan keuangan tersebut.

Mengatur dana darurat

Anda dan pasangan berkontribusi untuk meningkatkan dana ini secara teratur. Dana ini bisa dipakai untuk kondisi darurat yang tidak terencana, seperti perbaikan rumah, biaya persalinan, dan lainnya.




Silahkan Tinggalkan Komentar