Akun Akulaku Dibobol Penipu yang Mengatasnamakan Akulaku

Akulaku merupakan sebuah fintech yang melayani masyarakat untuk melakukan pinjaman online atau belanja online dengan sistem pembayaran kredit, banyak orang yang memanfaatkannya untuk belanja di marketplace.

Hampir semua marketplace telah bekerjasama dengan akulaku sehingga pembeli yang terdaftar di akulaku bisa langsung belanja atau membeli barang secara kredit, seperti belanja di shopee, bukalapak, lazada, dan blibli.

Dengan kehadiran akulaku membuat seseorang mudah untuk membeli sesuatu dengan cara kredit, pastikan anda menjaga kerahasiaan akun akulaku agar tidak disalahgunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

Jangan Berikan Kode OTP Akulaku ke Orang Lain

Banyak pelaku kejahatan (penipuan) yang berusaha masuk ke akun akulaku milik pengguna, cara yang paling sering dilakukan untuk membobol akun akulaku yaitu dengan cara berpura-pura menjadi CS Akulaku yang menghubungi pengguna.

Kronologi nya seperti ini:

  • Penipu menghubungi Pengguna
  • Penipu mengaku sebagai CS Akulaku
  • Selanjutnya penipu melakukan Request kode OTP login
  • Penipu meminta pengguna untuk menyebutkan kode OTP
  • Jika pengguna memberikan kode OTP maka penipu berhasil login
  • Selanjutnya, penipu mengganti nomor hp dan sebagainya.

Itu adalah kronologi singkat modus penipuan yang dilakukan para pelaku untuk membobol akun akulaku milik pengguna.

Jadi, jangan langsung percaya begitu saja ketika ada telp masuk yang mengaku-ngaku sebagai pegawai atau cs dari akulaku dengan alasan apapun, pasti ujung-ujungnya minta kode OTP.

Perlu anda ketahui, bahwa kode OTP tidak boleh diberikan kepada siapapun termasuk pihak akulaku sendiri, sebab kode OTP bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh pengguna itu sendiri dengan keperluan tertentu.

Seperti,

  • untuk reset password,
  • ganti nomor telp,
  • ganti pin atau kata sandi

Akan sangat berbahaya sekali jika anda memberikan kode OTP pada orang yang tidak dikenal termasuk seseorang yang mengaku-ngaku sebagai cs akulaku, karena akulaku tidak pernah menghubungi pelanggan secara langsung.

Banyak pelanggan yang akunnya di bobol oleh penipu yang mengatasnamakan Akulaku maka tutup langsung ketika ada telp masuk seperti itu.

Apa Tujuan Akun Akulaku Dibobol

akun akulaku di bobol
akun akulaku di bobol

Tentu ada sesuatu yang menguntungkan bagi penipu, seperti kasus-kasus yang sering terjadi.

Mungkin, hal ini juga dialami oleh anda yang akunnya telah dibobol karena anda memberikan kode OTP kepada mereka.

Mereka (penipu) yang berhasil login dan mengganti akses masuk di akun akulaku anda, maka mereka akan menggunakan akun tersebut untuk membeli sesuatu secara kredit di marketplace atau merchant lainnya yang telah bekerjasama.

Penipu menghabiskan limit yang diberikan pada akun anda.

Biasanya produk yang sering dibeli adalah produk digital seperti pulsa, hanya sedikit penipu yang memanfaatkannya untuk membeli barang, karena bersiko ketahuan lokasinya.

Semua produk yang dibeli menggunakan akun akulaku anda, maka anda yang harus membayar tagihannya karena akun tersebut terdaftar secara resmi menggunakan data pribadi pengguna, maka pihak akulaku akan menagih pengguna atas transaksi yang dilakukan tersebut.

Siapa yang dirugikan?

Sudah pasti pengguna tersebut yang dirugikan, karena yang transaksi yang dilakukan penipu menjadi tanggung jawab pemilik akun. Pemilik akun harus membayar semua tagihan yang dilakukan menggunakan akun akulaku yang telah dibobol.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

Segera  hbungi pihak penyedia layanan pinjaman atau kredit online (akulaku) untuk segera melakukan pemblokiran saat anda mengetahui bahwa ada kecurigaan terhadap pemberikan kode OTP kepada orang yang tidak dikenal.

Pengguna yang sudah terlanjur dirugikan atas transaksi yang dilakukan maka sebaiknya segera membuat laporan pengaduan tertulis, yang ditujukan kepada pihak pihak penyedia e- commerce kredit online (akulaku) dan ditembuskan ke instansi terkait, misalnya ke YLKI dan OJK.

Tak hanya itu, anda juga bisa melaporkan kasus Anda ke OJK dengan menghubungi nomor telepon OJK yaitu 021-1500665, atau bisa juga dengan cara mengirim email atau surel ke alamat resmi OJK di [email protected]

Adapun untuk mengirimkan laporkan ke YLKI melalui laman Website: http://pelayanan.ylki.or.id. dan selanjutnya anda juga perlu membuat laporan ke pihak kepolisian dengan melampirkan bukti-bukti yang ada.

13 thoughts on “Akun Akulaku Dibobol Penipu yang Mengatasnamakan Akulaku”

  1. Saya mengalaminya akun saya kena bobol uang 7jt saya d suruh mencicil 3x angsuran sebesar 2jy sekian selama 3bln…bagaimana caranya bisa lepas dr ini

  2. Suami Saya korban juga. . Bagai mana caranya bisa lepas dari masalah ini
    Saya sebagai pelanggan yang niat nya bener malah di tipu oleh pihak2 yang tidak bertanggung jawab.

  3. Saya jg baru aja kena tipu kemarin malem. Mohon solusinya saya harus bertindak apa dlu. Saya merasa sangat di rugikan. Terima kasih

  4. Baru saja saya ada yang menelpon mengatasnamakan akulaku,saya tidak pernah mengambil barang apapun,bagaiy solusinya agar terhindar dari teror cicilan nya lagi 😭jujur saya bngung

  5. Sama saya juga waktu itu ada yang nelpon sekitar tanggal 6 Juli 2021. Saya malah tidak konsen dan memberikan kode otp. Kini akun Akulaku saya tidak bisa login. Saya khawatir tiba2 ada tagihan. Bagaimana ini!
    Ya Allah Lindungilah Hambamu Ini.

  6. Saya juga kena tipu orang yg mengaku dari akulaku..melalui wa. Lalu di kasihlah link memberitahu jika saya mendapat hadiah hp..Di minta memilih hadiah dengan memasukan no telp yg terdaftar di akulaku dan otp sebagai kata sandinya guna syarat klaim hadiah tersebut. Saya terkejut ternyata itu hacker…limit pinjaman saya di akulaku berkurang 958ribu….belum lagi yg di lazada karena dengan jujurnya sya memberitahu seringnya pakai akulaku di disana sebesar720ribu yg di cicil 6x.

    Lapor ke cs akulaku hanya bisa membekukan sementara. Selebihnya masalah loe brooo…hanya menyalahkan kenapa di kasihkan otpnya…..haduuuuh….sudah jadi korban ….di salahin pula. Kalau tau bakal ketipu mah ga bakal an atuh mbae pa ee masukin kode otp nya….lapor ke polres..haasil nooool gede…suruh siapa kasih otp nya bapaaa……ampun dah…..kembali lagi ke otp…..
    Kecewa … polisi hanya bisa menyalahkan dan terkesan membiarkan masalah ini…..walaupun sudah jelas jika mereka mau bergerak…..di telusuri pasti kena itu pelakunya..karena ada akun transperan nya..ada alamat dan data2nya…walaupun fiktip katanya…tapi kan mereka lebih profesional bisa melacak semuanya…..jika ini di biarkan. Akan banyak orang yg mengalami nasib seperti kita di sini….tidak adakah instansi yg bisa menolong kami yg jadi korban penipuaaan????????

  7. saya juga kena tipu, limit yang 4,8juta dengan cicilan 3 bulan yang harus dibayar perbulan 1jutaan…habis dipakai oleh orang yang mengatasnamakan akulaku, ini orang jahat banget. saya sumpahin yang nipu akan di tipu orang berkali2 lipat, dan akan di pertanggung jawabkan kelak jika iya yang meninpu di akhirat nanti. hukum di dunia ga seberapa, tapi ingat siksaan diakhirat nanti bagi si penipu.

  8. saya juga curiga kena tipu,, mengatas namakan akulaku,, barusan ada yang WA,,, menelfon berkali kali,, untuk login ke link yang ia berikan,, lalu meminta no kode otp,,, kalau memang itu dari akulaku tidak mungkin pakai nomor biasa… seperti shpoe kalau mau wa pasti langsung ada nama nya dari shope tanpa memunculkan nomor hp. nih nomor nya yang mengatas namakan akulaku 085809847460

  9. Tanggal 14 Juni 2022, Saya juga tertipu ditelpon dengan akun WA yg mengatasnamakan akulaku dengan menawari kenaikan limit… dengan meminta kita mengklik link, lalu diminta menelpon **21*83190489292# … kira kira setengah jam saya liat chat dari pelaku menanyakan apakah saya sudah pernah meminjam uang di akulaku.. setelah liat chat, saya lgsg beli nomer baru dan ganti nomor & sandi akun akulaku.. sore harinya saya liat limit saya berkurang sejumlah rp. 260.000 untuk pembelian pulsa 2 kali transaksi pdhl SDH ganti no.hp.. ternyata di hp bagian atas ada tulisan call forward ding SIM 2. (Pengalihan panggilan) lgsg sudah cari digugel cara menonaktifkan nya.. id beberapa hari sudah masih rasa takut kalo nomor & akun saya dibobol..

Leave a Comment