Perhitungan Modal Usaha Bisnis Pecel Lele Lamongan Kaki Lima

Bisnis Pecel Lele Kaki Lima

Pernahkah anda membaca warung kaki lima dipinggiran jalan yang bertuliskan “pecel lele lamongan” pada spanduknya. Ini merupakan bisnis waralaba franchise yang sangat menguntungan dan memiliki daya tarik bagi pelaku bisnis kuliner, tak sedikit orang yang mencoba mencicipi kuliner pinggir jalan ini.

Konsep bisnis warung makan kaki lima ini cukup menjanjikan keuntungan yang besar, maka tak ada salah nya bagi anda yang ingin membuka usaha kuliner maka cobalah membuka warung pecel lele kaki lima yang serupa dengan pecel lele lamongan didaerah anda, anda dapat mencari lokasi dihalaman sebuah toko dipinggir jalan.

Bisnis Pecel lele dipinggir jalan ini tak hanya menyediakan pecel lele saja, tapi aneka menu masakan lainnya pun tersedia seperti bebek goreng sambal terasi, ayam goreng, ayam penyet, cah kankung dan aneka minuman sehingga bisnis ini menjanjikan dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pengelolanya sekitar 30% dari total omzet harian.

Kami berikan sebuah kutipan kisah seorang pedagang pecel lele kaki lima yang telah sukses menjalankan usaha kulinernya ini yaitu Bapak Hamung Siswoyo, dengan pendapatan bersih sebesar Rp600 ribu per hari. Belian dapat menghabiskan 10 kg ikan lele, 30 ekor ayam, 30 tusuk ati ampela dan juga 150an tahu tempe dalam sehari belum lagi ditambah dengan aneka minuan yang dijualnya.

Total omset harian yang diperolehnya mencapai 2 juta per hari, maka dengan omset tersebut dapat dihitung keuntungan bersih 30 persennya yaitu sebesar Rp 600.000/perhari, berarti keuntungan dalam sebulan mencapai Rp 18 juta.

Tentu keberhasilannya tidak luput dari kerja kerasnya selama ini. Faktor yang paling mendukung kesuksesan seseorang dalam menjalan bisnis pecel lele kaki lima yaitu Lokasi yang ramai, memiliki cita rasa makanan yang khas, pelayanan yang memuaskan dan berbagai jenis strategi marketing lainnya.

Download Analisa Perhitungan Modal



Silahkan Tinggalkan Komentar