Tabel Angsuran KPR Bank Muamalat Januari 2017

Rumah menjadi sesuatu yang paling penting dan harus segera dimiliki seseorang, terutama bagi yang sudah berkeluarga. Bagi sebagian orang yang memiliki banyak uang mungkin tidak ada masalah untuk bisa memilikinya, tapi untuk sebagian orang perlu berjuang dan bekerja keras untuk bisa mewujudkan rumah impiannya.

Ingin membeli rumah cash tapi uang belum cukup, karena harga properti saat ini kian meningkat. Ingin mengumpulkan uang tapi membutuhkan waktu yang lama, belum lagi harga yang cenderung naik. Maka langkah yang harus diambil untuk membeli rumah bagi seseorang yang memiliki gaji pas pasan yaitu dengan cara kredit rumah.

Program Kredit Rumah adalah KPR, anda dapat membeli rumah dengan program yang ditawarkan bank. Salah satu bank yang menawarkan KPR dengan cicilan yang ringan yaitu Bank Muamalat. Sebuah program KPR Syariah yang dapat anda gunakan untuk mewujudkan rumah idaman anda. Anda cukup mengumpulkan uang muka terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR.

Uang muka yang anda siapkan yaitu sebesar 10% dari Harga Rumah baru atau 20% untuk Harga Rumah Bekas. Syarat yang harus dipenuhi bagi calon nasabah untuk mengajukan KPR Syariah bank muamalat sanagt mudah, yaitu melampirkan Kartu Identitas (suami dan istri jika sudah menikah), Fotocopy Surat Nikah (bagi yang sudah menikah).


Syarat lainnya yang harus di lampirkan yaitu melampirkan fotocopi Izin Mendirikan Bangunan, SPPT, Sertifikat Hak Milik, Fotocopi PBB, SPPT, SHGB, dll. Lalu melengkapi dengan berkas yang berisi tentang surat keterangan lama masa kerja di perusahaan yang direkomendasikan langsung dari perusahaan, melampirkan pula dengan slip gaji selama tiga bulan terakhir, dan fotocopi rek tabungan selama tiga bulan terakhir.

Tabel KPR Bank Muamalat

Sementara itu, persyaratan umum untuk mengajukan kredit KPR dari Bank Muamalat ini yakni pemohon berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan tidak melampaui usia 54 tahun, pemohon sudah bekerja dengan masa kerja minimal sekitar dua tahun, cicilan tak melebihi 40 persen dari gaji pokok, memiliki jaminan berupa tanah maupun bangunan yang dibeli secara kredit tersebut, dan bersedia membayar biaya notaris, biaya administrasi dan biaya asuransi jiwa dan biaya asuransi kecelakaan kebakaran.