Rumah menjadi sesuatu yang paling penting dan harus segera dimiliki seseorang, terutama bagi yang sudah berkeluarga. Bagi sebagian orang yang memiliki banyak uang mungkin tidak ada masalah untuk bisa memilikinya, tapi untuk sebagian orang perlu berjuang dan bekerja keras untuk bisa mewujudkan rumah impiannya.

Ingin membeli rumah cash tapi uang belum cukup, karena harga properti saat ini kian meningkat. Ingin mengumpulkan uang tapi membutuhkan waktu yang lama, belum lagi harga yang cenderung naik. Maka langkah yang harus diambil untuk membeli rumah bagi seseorang yang memiliki gaji pas pasan yaitu dengan cara kredit rumah.

Program Kredit Rumah adalah KPR, anda dapat membeli rumah dengan program yang ditawarkan bank. Salah satu bank yang menawarkan KPR dengan cicilan yang ringan yaitu Bank Muamalat. Sebuah program KPR Syariah yang dapat anda gunakan untuk mewujudkan rumah idaman anda. Anda cukup mengumpulkan uang muka terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR.

Uang muka yang anda siapkan yaitu sebesar 10% dari Harga Rumah baru atau 20% untuk Harga Rumah Bekas. Syarat yang harus dipenuhi bagi calon nasabah untuk mengajukan KPR Syariah bank muamalat sanagt mudah, yaitu melampirkan Kartu Identitas (suami dan istri jika sudah menikah), Fotocopy Surat Nikah (bagi yang sudah menikah).

Syarat lainnya yang harus di lampirkan yaitu melampirkan fotocopi Izin Mendirikan Bangunan, SPPT, Sertifikat Hak Milik, Fotocopi PBB, SPPT, SHGB, dll. Lalu melengkapi dengan berkas yang berisi tentang surat keterangan lama masa kerja di perusahaan yang direkomendasikan langsung dari perusahaan, melampirkan pula dengan slip gaji selama tiga bulan terakhir, dan fotocopi rek tabungan selama tiga bulan terakhir.

Tabel KPR Bank Muamalat

Sementara itu, persyaratan umum untuk mengajukan kredit KPR dari Bank Muamalat ini yakni pemohon berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan tidak melampaui usia 54 tahun, pemohon sudah bekerja dengan masa kerja minimal sekitar dua tahun, cicilan tak melebihi 40 persen dari gaji pokok, memiliki jaminan berupa tanah maupun bangunan yang dibeli secara kredit tersebut, dan bersedia membayar biaya notaris, biaya administrasi dan biaya asuransi jiwa dan biaya asuransi kecelakaan kebakaran.

Previous articleTips Belanja Hemat untuk Ibu Rumah Tangga Didalam rumah tangga perlu yang namanya menteri keuangan yang bertugas untuk mengatur berbagai kebutuhan keluarga, namun biasanya yang berperan disini adalah seorang istri (Ibu Rumah Tangga). Mengatur keuangan dalam rumah tangga memang bukan perkara yang mudah, butuh ketelitian dan pandai dalam berhemat dalam membelanjakan uang belanja. Sebagai ibu rumah tangga perlu banyak belajar dalam mengendalikan pengeluaran ruamh tangga, bagaimana caranya uang belanja yang diberikan suami dapat mencukupi kebutuhan sehari – hari. Bagi ibu rumah tangga yang tidak bisa hemat, maka akan memberikan dampak kepada finansial keluarga. Untuk itu sebagai ibu rumah tangga harus lebih kreatif dalam mengatur keuangan (uang belanja) agar tidak terjadi pemborosan. Ibu rumah tangga yang cerdas akan menyisihkan sebagian untuk ditabung. Maka dari itu, silahkan anda simak beberapa tips belanja hemat bagi ibu rumah tangga, tips yang dapat dipraktekan dirumah. 1. Pastikan dulu tujuan belanja rumah tangga  “Menetapkan tujuan belanja merupakan dasar dari hidup bebas pemborosan.” Sebelum membelanjakan uang, anda perlu menentukan tujuan belanja rumah tangga, sehingga barang yang dibeli hanya sesuai dengan kebutuhan. Contohnya : Ketika ingin belanja untuk kebutuhan dapur, maka tidak mencampur dengan kebutuhan lain kedalam daftar belanja. 2. Catat dengan detil seluruh kebutuhan belanja “Mencatat dengan detil barang yang dibelanjakan juga membantu dalam memperkirakan besar biaya yang diperlukan untuk belanja” Setelah anda mengetahui tujuan belanja rumah tangga, sebagai ibu rumah tangga perlu mencatat daftar kebutuhan yang perlu dibeli. Dengan begitu barang yang anda beli sesuai dengan tujuan belanja dan jangan membeli barang diluar daftar kebutuhan yang telah dibuat. 3. Jangan bawa uang terlalu banyak “Sebaiknya ibu rumah tangga membawa tambahan uang belanja sekitar 10% dari perkiraan jumlah belanja untuk antisipasi hal tersebut.” Dengan mencatat sebuah kebutuhan yang akan dibeli, maka anda dapat mengetahui perkiraan biaya yang akan dihabiskan. Dengan begitu anda dapat membawa uang secukupnya sesuai dengan biaya yang dibutuhkan, jika anda khawatir uang yang dibawa itu kurang maka anda bisa menambahkan 10% dari perkiraan jumlah biaya belanja. 4. Jangan malas untuk membandingkan harga barang Saat ingin membeli kebutuhan rumah tangga, anda perlu sedikit lebih cermat untuk memperhatikan harga produk. Melihat perbandingan harga produk yang dijual di tempat belanja biasanya dengan yang ada di tempat lain. Apakah harga-harga barang di tempat biasa berbelanja ternyata cenderung lebih mahal atau murah dibandingkan tempat lain? “Meskipun lebih murah, perhatikan apakah kualitas bahan makanan atau produk lain juga sesuai ekspektasi atau tidak. Jangan korbankan kualitas dengan harga yang lebih murah sedikit.” 5. Beli dalam jumlah banyak Belanja dalam jumlah banyak biasanya harganya akan lebih murah, namun tetap dalam batas wajar maksudnya pastikan barang atau bahan makanan yang dibeli akan digunakan. Jangan sampai membeli dengan jumlah banyak tapi ujung-ujungnya tidak dipakai atau dibuang. 6. Selalu mencatat pengeluaran yang sudah dilakukan dalam buku kas rumah tangga Setelah selesai belanja, anda perlu membuat buku kas rumah tangga untuk mencatat seluruh pengeluaran yang telah dilakukan untuk belanja. Dengan begitu ibu dapat merencakan dalam mengatur uang belanja esok hari untuk bisa mencari celah untuk bisa lebih berhemat lagi. “Buku kas bisa berbentuk buku tulis sungguhan, aplikasi pemrosesan data di komputer seperti Excel, ataupun aplikasi smartphone pencatat pengeluaran.” 7. Sering up-to-date dengan promo Jika belanja di pasar tradisional mungkin tips ini tidak terlalu berlaku, anda hanya perlu belanja di pedagang yang sering anda beli, karena biasanya pedagang akan memberikan harga khusus kepada pelanggannya. Sedangkan bagi anda yang tinggal diperkotaan dan sering berbelanja di Supermarket atau Minimarket supaya mengetahui promo – promo yang ditawarkan, biasanya pada waktu tertentu swalayan seperti ini akan memberikan harga promo untuk kebutuhan rumah tangga. Seperti Promo Minyak Goreng, atau lainnya.
Next articleTabel KPR Bank BNI Griya 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here