Bisnis dengan Skema Piramida Pasti Akan Jenuh, Jamin 100%

skema piramida
skema piramida

Di Indonesia banyak sekali bisnis MLM yang menggunakan skema piramida, dimana member yang dapat merekrut orang lain minimal 2 (disebut: kaki kiri dan kaki kanan) begitu seterusnya untuk mendapatkan penghasilan / passive income yang besar.

Banyak bonus-bonus atau reward yang ditawarkan kepada member yang bisa merekrut member baru sebanyak mungkin seperti bonus sponsor, bonus pasangan, bonus titik, bonus duplikasi dll

Bahkan bagi member yang memiliki jumlah kaki simbang akan mendapatkan reward khusus. Misalnya: 1500 (kiri):(kanan)1500 akan mendapatkan Mobil dan sebagainya.

Produk yang ada dalam bisnis semacam ini hanya sebagai kamuflase saja, karena memang bonus yang didapatkan member tak lain hanya dari uang pendaftaran member baru. Mungkin hanya sebagian kecil saja bonus yang didapat dari penjualan produk.

Jika ada bonus dari penjualan produk biasanya harga produk nya terbilang sangat tinggi (tidak ekonomis) dan yang beli hanya member-member itu sendiri. Bahkan ada suatu bisnis yang membernya sendiri enggan untuk menggunakan produk tersebut karena harga yang terbilang mahal.

Bisnis berskema piramida akan berjalan lancar jika ada penambahan member baru setiap hari atau setiap bulannya. Akan tetapi jika sudah tidak ada lagi yang berminat untuk mendaftar maka tutuplah bisnis tersebut, dijamin 100% akan berhenti.

Siapa yang mendapatkan keuntungan?

Bisnis seperti ini yang paling diuntungkan tentu Founder / Owner selaku pemilik atau pembuat bisnis skema piramida dan leader-leader yang berada paling puncak karena memiliki jumlah kaki yang sangat banyak.

Ada yang dapat motor, dapat mobil, dapat rumah bernilai ratusan juta rupiah. Reward-reward tersebut diberikan karena berhasil memiliki jumlah kaki yang besar (baik kaki kiri atau kanan).

Bagaimana member yang paling akhir?

Disinilah titik jenuh bisnis skema piramida, hanya segelintir orang saja yang dapat menikmati hasil passive income sesuai dengan marketing plan yang dibuat oleh perusahaan tersebut yaitu Leader paling atas.

Sehingga member yang paling belakangan yang bergabung bisa dikatakan mustahil meraih mimpi atau iming-iming yang ditawarkan saat pertama kali di prospek karena semakin sulit untuk mengajak orang bergabung menjadi member.

Berapa lama Bisnis Skema Piramida akan berjalan?

Berdasarkan pengamatan kami terhadap beberapa bisnis berskema piramida (tidak kami sebutkan nama-namanya), rata-rata mereka tumbang pada tahun ke-3. Jenuh nya bisnis ini karena tidak ada lagi pertambahan member dan produk yang dijual tidak terlalu laku di pasar.

Sebenarnya bisnis berskema piramida ini bisa dibilang sebagai Money Game (permainan uang), dimana member akan meraih bonus bersar jika mendapatkan member baru, artinya bonus tersebut dihasilkan dari uang pendaftaran member baru tersebut.

MLM berskema piramida berbeda dengan piramida distribusi atau piramida struktur kepengurusan dalam sebuah perusahaan

Skema piramida dalam bisnis MLM dibuat untuk mengatur bonus-bonus dalam marketing plan, ada bonus sponsor, bonus pasangan, bonus titik dan sebagainyakecuali jika menjadi member tidak ada biaya registrasi.

Sedangkan skema piramida distribusi merupakan rantai penjualan agar menguntungkan dan harga produk tetap stabil mulai dari pabrik, distributor, grosir, agen hingga ke konsumen. Kalau mau jadi distributor maka harus belanja minimal sekian (misal: 10.000 pcs), jika ingin jadi grosir maka minimal belanja (1000 pcs), jika ingin jadi agen minimal belanja (100 pcs), sedangkan konsumen bisa belanja minimal 1 pcs (disebut harga ecer). Dan ini akan terus berjalan sepanjang masa, selama produk dibutuhkan seperti produk Uniliver, Indofood dan sebagainya.

Skema piramida struktur kepengurusan dalam sebuah perusahaan berbeda, walaupun sama-sama bentuknya piramida. Struktur dalam perusahaan hanya untuk mengatur agar ekosistem dalam menjalankan roda berputar bisnis tersebut, dan semua itu konsepnya karyawan dibayar karena tingkat dan skill pekerjaannya bukan karena rekrut member.

Nah, itulah bedanya skema piramida. Intinya, skema piramida yang dijalankan bisnis MLM yaitu dibuat untuk marketing plan dimana member diharuskan rekrut member jika ingin dapat bonus besar, dan member baru harus bayar uaang pendaftaran dengan dalih beli hak usaha. Semakin banyak member yang direkrut dibawahnya maka akan semakin besar juga bonus yang diterima, sehingga di sebut sebagai leader yang memiliki banyak downline.

Tinggalkan Pesan Anda di Kolom Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.