pita hitam kartu atm rusak

Setiap nasabah yang telah membuka rekening tabungan di perbankan maka akan mendapatkan fasiltias transaksi berupa kartu ATM.

Dengan memiliki kartu ATM maka nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja ketika menemukan mesin ATM. 

Jadi, nasabah tidak perlu lagi membawa uang tunai ketika berpergian karena cukup bawa kartu ATM saja, ketika butuh uang maka bisa langsung ambil di mesin ATM.

Kartu ATM dilindungi 6 digit pin rahasia yang hanya diketahui nasabah yang bersangkutan, pihak bank sendiri tidak tahu pin yang digunakan oleh setiap nasabah.

Pada kartu ATM terdapat sebuah garis hitam dibagian kanan bawah kartu, garis hitam itu disebut juga dengan pita hitam magnetic strip. Mesin atm akan membaca kartu atm melalui pita hitam tersebut.

Sehingga pita hitam atau magnetic strip pada kartu atm tidak boleh rusak, patah atau tergores parah karena mesin atm tidak akan bisa membacanya jika sudah rusak. Maka dari itu anda perlu menjaganya.

Bagaimana Jika Pita Hitam Rusak?

Jika pita hitam pada kartu atm anda sudah rusak maka kartu atm anda tidak bisa dibaca lagi oleh mesin ATM, sehingga anda perlu mengganti kartu atm yang baru di kantor cabang.

Silahkan pergi ke kantor cabang bank yang anda gunakan, jika anda menggunakan kartu atm muamalat maka anda harus pergi ke bank muamalat.

Syaratnya apa saja?

  1. Bawa KTP
  2. Bawa Buku Tabungan
  3. Bawa Kartu ATM yang Rusak

Saat mengganti kartu atm anda akan dikenakan biaya sesuai dengan kebijakan bank masing-masing, tapi umumnya biaya ganti kartu atm sebesar Rp15.000.

Demikian informasi ini dapat kami sampaikan untuk anda, mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat..


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.