Biaya Transaksi EDC dibebankan pada Merchant

Beredar kabar soal transaksi di EDC akan dikenakan biaya merchant discount rate (MDR). Perlu nasabah ketahui bahwa tidak ada biaya transaksi saat menggunakan mesin EDC. 

BCA memberikan penjelasan dan dengan tegas membantah kabar tersebut, disampaikan langsung oleh Corporate Secretary Bank BCA Jan Hendra bahwa biaya transaksi pada mesin EDC tidak dibebankan kepada nasabah melainkan akan dibebankan kepada pihak Merchant.

Nasabah tidak perlu khawatir, bahwa setiap nasabah melakukan pembayaran transaksi menggunakan mesin EDC milik merchant maka tidak dikenakna biaya transaksi, karena memang biaya akan dibebankan kepada pihak merchant itu sendiri.

“Biaya transaksi EDC on us sebesar 0.15% akan dikenakan ke merchant, konsumen tidak kena biaya sama sekali dalam melakukan transaksi” kata Jan Hendra selaku Corporate Secretary Bank BCA.

Sedangkan jika transaksi dilakukan menggunakan kartu ATM pada mesin EDC Bank lain atau disebut dengan off us yaitu (Kartu ATM dan EDC bukan bank yang sama) maka akan pihak merchant akan dikenakan biaya sesuai dengan skema off us.

Sebelumnya pihak merchant akan dikenakan biaya MDR sebesar 2%-3%, namun setelah diluncurkan GPN maka terjadi perubahan soal biaya untuk transaksi off us dan dibedakan berdasarkan jenis industri diantaranya :

  • Kategori Reguler / Ritel sebesar 1%
  • Kategori sektor pendidikan adalah 0,75%.
  • Kategori Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) adalah 0,50%.
  • kategori Bansos, Pajak, Paspor, Donasi, Nirlaba tidak dikenakan biaya.

Ketetapan ini telah diatur oleh PBI untuk semua kartu debit yang diterbitkan semua bank yang ada di Indonesia. Dengan begitu nasabah tetap dapat melakukan transaksi / pembayaraan apapun melalui mesin EDC dengan mudah.


Previous articleNikmati 5 Tawaran Menarik dari Bukalapak menjelang Harbolnas 2019
Next articlePembayaran Mitra Driver UBERUBER melakukan pembayaran insentif (bonus) yang telah dicapai driver dan biaya penumpang yang menggunakan metode non-tunai seperti menggunakan kode promo, menggunakan deposit, menggunakan kartu kredit.Insentif dan biaya penumpang non-tunai akan digabung menjadi satu dalam saldo tabungan dan akan ditransfer ke rekening driver yang telah didaftarkan.UBER akan melakukan pembayaran terhadap saldo tabungan driver dengan mekanisme pembayaran mingguan langsung ke rekening driver, driver dapat menggunakan rekening dari bank apa saja (BRI, BNI, BCA, MANDIRI dan Lainnya). UBER akan mengirimkan Laporan Pembayaran Partner pada hari SELASA, dimana laporan tersebut berisikan rincian saldo tabungan driver yang akan dibayar pada minggu tersebut atau anda bisa melihat laporan pembayaran mingguan melalui login mitra di https://partners.uber.comDan perkiraan Uang akan masuk ke Rekening Bank Driver adalah 2 hari setelah Uber menerbitkan Laporan Pembayaran yang dikirim kepada driver melalui email yaitu pada Hari KAMIS. Apabila hari kamis jatuh pada tanggal merah maka pembayaran akan ditunda dihari berikutnya.Sebagai informasi tambahan, UBER memiliki fitur pembayaran baru yang diberikan kepada Mitra-Pengemudi yang memenuhi persyaratan yaitu Fitur Flex Pay, yang memungkinkan Driver menarik deposit tabungan ke rekening bank setiap hari.Berikut Ilustrasinya :Seorang driver bernama ANDI, telah aktif atau online selama 1 minggu. Dimana ANDI telah berhasil mendapatkan penghasilan dalam 1 minggu sebesar Rp900.000 (650.000 Insentif + 250.000 Total biaya penumpang yang menggunakan Non-Tunai atau Promo). Laporan penghasilan driver dapat dilihat ANDI melalui aplikasi Uber Driver atau melalui halaman Uber Partner. Selanjutnya ANDI akan mendapatkan email pemberitahuan laporan pembayaran setiap hari selasa, dan pembayaran ANDI akan masuk ke rekening sebesar Rp900.000 pada hari Kamis / Jumat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.