Pembiayaan KPR Multiguna Reguler Bank Mandiri Hingga 1 Miliyar

Kebutuhan masyarakat yang semakin meninggkat baik kebutuhan konsutif maupun non-konsumtif, bank mandiri menawarkan sebuah program pembiayaan yang diperuntukan bagi perorangan untuk dapat membantu memenuhi kebutuhannya. Program pembiayaan multiguna reguler ini dapat digunakan untuk kebutuhan apa saja, seperti pembelian perabot rumah tangga, pembelian rumah baru, renovasi rumah, pembelian sepeda motor dan sebagainya.

Untuk dapat mengajukan pembiayaan multiguna reguler bank mandiri ini nasabah harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan bank mandiri yaitu nasabah wajib memberikan jaminan atau agunan berupa rumah, ruko, rukan atau apartemen tentunya yang memiliki nilai minimal yaitu Rp50juta dan memiliki ijin pembangunan (PMB) dan ketentuan lainnya yang akan dijelaskan saat hendak melakukan pengajuan pembiayaan.

Dana yang dapat dipinjam untuk pembiaaan multiguna reguler ini hingga 1 Miliar Rupiah dan lama proses pengajuan ini yaitu selama 14 hari ketika semua persyaratan yang diminta terpenuhi. Nasbaah tidak dikenakan biaya asuransi, tidak dikenakan biaya provisi, tidak dikenakan bea materai. Sedangkan biaya yang digunakan hanya biaya proses sebesar 1% dari jumlah pinjaman dari plafon kredit. Misal jika nasabah pinjam uang 50juta maka biaya proses nya sebesar Rp500.000

Bunga yang dibebankan kepada nasabah cukup Ringan yaitu hanya 14,25% (flat) yang harus diselesaikan selama jangka waktu atau tenor yang dipilih, yaitu dengan periode kredit 12 Sampai 120 Bulan. Nasabah yang diperbolehkan mengajukan pembiayaan multiguna reguler ini berumur kisaran 21 tahun – 60 tahun. Nasabah akan mendapatkan Perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran.

Untuk pengajuan anda bisa datang ke kantor cabang bank mandiri terdekat dengan membawa semua persyaratan yang diminta. Mulai dari Syarat Nasabah (yaitu memiliki penghasilan tetap baik itu pegawai maupun wiraswasta dan mengisi formulir pengajuan pembiayaan), Syarat Agunan dan Syarat Dokumen (seperti : fotokopi KTP pemohon & suami/istri, fotokopi surat nikah/cerai, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi NPWP pribadi, Dokumen penghasilan/keuangan, fotokopi Sertifikat Hak Milik/Sertifikat Hak Guna Bangunan, Izin Mendirikan, Bangunan, serta Pajak Bumi dan Bangunan dan bukti setoran pajak.

.




Silahkan Tinggalkan Komentar