bisnis tanpa modal dan stok barang

Bisnis online memang begitu menggiurkan, bagaimana tidak? kita dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Banyak orang yang memanfaatkan teknologi internet untuk berjualan online dan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

Siapa saja bisa jualan online, bahkan jualan online bisa dilakukan tanpa menggunakan modal dan stok barang. Jualan online tanpa modal dan stok barang ini juga dikenal dengan istilah dropship.

Untuk menjalankan sistem bisnis online seperti ini, seseorang harus mengetahui terlebih dulu cara-caranya. Ini dikarenakan barang yang dijual bukan miliki sendiri namun milik orang lain. Berikut ini cara jualan online tanpa modal dan stok barang:

  1. Tentukan Barang Apa Yang Mau Dijual

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tentukan barang apa yang mau dijual. Ada banyak barang yang bisa dijual dengan sistem dropship, mulai dari baju, aksesoris, sepatu, kosmetik dan barang-barang lainnya.

Bagi pemula sebaiknya hindari menjual produk campur-campur. Fokus pada penjualan satu produk jauh lebih mudah dan minim resiko.  Hal ini juga akan membuat lebih profesional.

  1. Tentukan Target Pasar

Setelah mengetahui produk apa yang mau dijual, tentukan target pasar. Dalam menentukan target pasar usahakan adalah target pasar yang gampang di jangkau.

Misalnya, jika dropshipper adalah anak sekolah dan banyak memiliki kenalan usia remaja, maka sebaiknya target pasar adalah remaja. Tentu saja hal ini penting untuk menyesuaikan spesifikasi produk yang akan dijual.

  1. Baca Tingkat Persaingan

Jangan lupa untuk membaca tingkat persaingan. Tingkat persaingan yang tinggi akan membuat dropshiper pemula merasa kesulitan untuk mencari konsumen. Sebaiknya, hindari persaingan yang sangat kompetitif.

Namun pastikan juga jika produk yang dijual tetap dibutuhkan oleh orang banyak. Jangan karena takut dengan persaingan, lantas menjual produk yang minim peminatnya. Hal ini akan merugikan.

  1. Cari Supplier Terpercaya

Setelah semuanya ditentukan, saatnya mencari supplier yang terpercaya. Supplier adalah pihak yang barangnya akan dijual oleh dropshiper. Oleh sebab itu, penting sekali mencari supplier yang terpercaya.

Hal ini dilakukan agar nantinya pelanggan tidak merasa kecewa. Jika memungkinkan carilah pihak yang memang memproduksi sendiri barang yang dijual. Sehingga nantinya kualitas barang yang dijual bisa dipertanggungjawabkan.

  1. Buat Kesepakatan Dengan Supplier

Sehabis menemukan supplier yang tepat, buat kesepakatan dengan supplier. Kesepakatan ini adalah kesepakatan yang penting untuk dilakukan. Hal ini biasanya mencakup harga,proses pengiriman, biaya pengiriman, bahkan diskon dan bonus.

Biasanya setiap supplier sudah memiliki ketentuan masing-masing. Pahami dengan cermat ketentuan ini agar tidak ada masalah nantinya.

  1. Lakukan Promosi Dengan Benar

Setelah kesepakatan dibuat, saatnya melakukan promosi besar-besaran. Promosi disini artinya dropshiper harus membuat iklan dan memasarkan produk supplier.

Dalam hal ini penggunaan media sosial sangat penting. Promosi bisa dilakukan lewat instagram, facebook, dan media sosial yang lainnya. Dengan promosi yang baik maka akan banyak permintaan yang datang.

  1. Minta Detail Pesanan Dan Transfer Uang

Ketika ada calon pembeli yang berminat, maka mintalah detail pesanan dari calon pembeli tersebut. Setelah detail pesanan lengkap, mintalah calon pembeli untuk mentransfer uang. Hal ini harus dibuktikan dengan bukti transfer.

  1. Berikan Pesanan Pada Supplier Dan Transfer Uang

Terakhir berikan pesanan pada supplier dan transfer uang yang telah diberikan oleh pelanggan. Dalam hal ini, dropshiper sudah mengambil keuntungan sendiri.

Usahakan barang yang didapat segera diproses oleh supplier, sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama agar barang sampai. Proses pengiriman biasanya akan dilakukan langsung oleh supplier.

Cara untuk jualan online tanpa modal dan stok barang ini sangat mudah sekali. Siapapun bisa berjualan online tanpa modal.

Hal yang paling penting untuk menjual barang dengan sistem ini adalah memberikan pelayanan yang baik pada pelanggan. Menjaga kepercayaan pelanggan adalah hal yang paling penting untuk dilakukan.