5 Tips Menabung dengan Gaji di bawah Rp 2 Juta

Tips Menabung dengan gaji dibawah 2 juta

Konsep menabung itu sangat sederhana yaitu dengan menyisihkan sebagian uang dari gaji atau penghasilan yang didapat, akan tetapi praktek dalam menjalankannya sangat sulit. Justru terkadang banyak pengeluaran dibandingkan dengan pendapatan. Tak sedikit yang mengeluh kesulitan dalam menyimpan uang.

Memiliki gaji yang cukup besar setara UMR saja masih kesulitan dalam menyisihkan uang, bagaimana jika anda memiliki penghasilan atau gaji pas-pasan, secara kalkulasi logika akan habis habis hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi sehari – hari sehingga tidak ada sisa uang untuk ditabung.

Memulai menabung tidak harus dalam jumlah besar, anda dapat mencoba dengan menyisihkan dari nominal yang paling kecil, kalau bisa naik secara bertahap. Bagi anda yang memiliki penghasilan di bawah 2 juta maka bisa mengikuti beberapa tips menabung berikut ini :

1. Miliki Dua Rekening Tabungan

Tujuan memiliki rekening lebih dari satu (2 rekening), yaitu untuk mensiasati ketika anda memiliki keinginan atau hasrat untuk membelanjakan uang. Tentu anda harus membuatnya di bank berbeda, misalnya rekening pertama menggunakan tabungan Bri dan rekening kedua menggunakan bank syariah mandiri.

Kedua rekening memiliki fungsi yang berbeda, untuk rekening pertama dapat anda gunakan untuk menerima gaji dan melakukan bermacam-macam transaksi. Sedangkan untuk rekening kedua digunakan sebagai tabungan, khusus untuk rekening yang dijadikan tabungan anda dapat memilih rekening bank yang bebas administrasi, dan anda jangan membuat kartu ATM, cukup buku tabungan saja.

Dengan begitu, anda akan lebih terhindar dari penggunaan uang yang tidak terlalu penting. Dan hindari transfer uang antar bank, karena akan terkena biaya transaksi, lebih baik anda setoran melalui teller bank saja.

2. Tentukan Target yang Ingin Dicapai.

Agar anda sukses dalam menabung, jangan sampai anda membelanjakan uang lebih dari 30% – 50% gaji. Atur keuangan anda dengan baik, disarankan untuk menetapkan berapa nominal uang minimal yang harus disimpan secara rutin untuk ditabung ke Rekening khusus tabungan. Penentuan uang yang harus disimpan disesuaikan dengan kebutuhan dan pendapatan setiap bulannya.

Simulasi Menabung : 

  • Misal gaji dalam 1 bulan : Rp 1.500.000
  • Untuk ditabung per bulan : 30% x Rp1.500.000 = Rp 450Ribu
  • Jumlah tabungan dalam 1 tahun : 12 x Rp 450Ribu = Rp 5.400.000

3. Yuk Ikutan Arisan

Salah satu alternatif untuk menabung yaitu dengan mengikuti arisan, biasanya teknis arisan terdiri dari beberapa orang yang menyetorkan sejumlah uang yang telah ditentukan bersama ke ketua. Setiap bulan akan dikocong siapa yang akan keluar, jika anda keluar pertama itu berarti anda berhutang, namun jika anda keluar yang paling akhir berarti anda menabung. Pastikan anda mengikuti arisan dengan nominal sesuai dengan kemampuan dan lihat ada berapa orang yang mengikuti arisan tersebut.

4. Investasi Kecil-Kecilan

Cara menabung yang baik adalah dengan melakukan investasi, karena investasi dapat lebih membantu anda daripada menabung biasa. Contohnya dengan investasi emas, anda bisa membeli emas dengan cara kredit di pegadaian atau Bank BNI. Anda bisa mencicil emas sesuai dengan kemampuan.

Kenapa harus emas? Karena Emas merupakan instrument investasi yang tergolong stabil dan memiliki likuiditas yang tinggi, sehingga sewaktu – waktu anda butuhkan bisa langsung dijual. Angsuran dalam mengkredit emas disesuaikan dengan gaji anda.

Baca Juga : Investasi Emas

Simulasi cicilan Emas : 

Kami asumsikan harga emas 1 gram Rp 500.000, jika Anda ingin membeli emas sebesar 5 gram berati perhitungannya adalah: 

  • 5 gram emas : 5 xRp 500.000 = Rp 2.500.000
  • DP : 25% x Rp2.500.000 = Rp 625.000
  • Sisa biaya :Rp 2.500.000 –Rp 625.000 = Rp 1.875.000

Simulasi cicilan per bulan dalam jangka waktu 1 tahun =Rp 1.875.000 : 12 = Rp 156.250/bulan

5. Buat Skala Prioritas dan Catat Pengeluaran Setiap Bulan

Kebutuhan rutin pasti ada, apalagi yang sudah berumah tangga. Catat rencana anggaran pengeluaran yang menjadi perioritas dalam satu bulan, dengan begitu anda dapat lebih mudah dalam mengendalikan pengeluaran. Tutup pos pos pengeluaran yang tidak penting sehingga anda akan lebih terarah dalam mengalokasikan uang pendapatan, sehingga gaji yang di dapat tidak langsung habis.

Patika juga menyimpan setiap struk dan bon belanja Anda pada bulan tersebut. Supaya Anda bisa membuat catatan pembukuan kecil untuk pengeluaran Anda di bulan tersebut. Memang terasa ribet pada awalnya, namun hal ini lama kelamaan akan membuatmu lebih mudah untuk mengendalikan keinginan untuk berbelanja dan disiplin dalam keuangan.




Silahkan Tinggalkan Komentar