4 Cara Mengatur Keuangan Keluarga jika Suami Istri sama-sama Bekerja

Tips Mengatur Keuangan Agar Keluarga Bahagia

Salah satu problema rumah tangga yang sering terjadi yaitu tentang masalah keuangan, jika antara suami dan istri tidak aware soa menegemen keuangan keluarga. Menurut William Betcher, faktor utama suatu masalah dalam kehidupan rumah tangga tak terlepas dari masalah keuangan.

Setiap manusia tentu punya ego masing-masing, jika suami dan istri sama-sama bekerja dan ego mereka sama-sama tinggi, maka cenderung timbul permasalahan dalam keuangan. Maka perlu sekali saling mensinkronkan baik tujuan dan impian yang ada hubungannya dengan keuangan.

Jangan sampai hubungan rumah tangga yang di satukan karena pernikahan rusak begitu saja karena masalah uang, maka dari itu bagi kalian (suami dan istri) yang sama-sama bekerja harus mulai serius membicarakan dan membuat menejemen keuangan bersama sebelum terjadi masalah.

1. Membuat Catatan Pengeluaran dan Penghasilan

Anda dan pasangan anda dapat membuat sebuah catatan khusus berisikan pos pengeluaran dan penghasilan suami, istri dan juga bersama (hitung dalam anggaran bulanan). Dengan begitu anda akan mendapatkan berapa sisa uang yang bisa disimpan untuk ditabung.

Prakteknya : Hitung Berapa total pos pengeluaran istri dan berapa total pos pengeluaran suami kemudian ditambahkan, selanjutnya juga hitung total pos pemasukan suami ditambah pemasukan istri. Kemudian hitung Sisanya dengan rumus berikut :

Total Pemasukan Suami dan Istri – Total Pengeluaran Suami dan Istri = Sisa 

Catatan pengeluaran yang detail setiap bulannya itu bisa jadi bahan evaluasi. Jangan males membahas dan menganalisa. Cek lagi, apakah masih ada pengeluaran yang terlalu besar atau mungkin belum tercatat.

2. Perlu Memiliki Rekening Bersama

Ketika anda sudah menikah, harta yang didapat itu milik bersama. Maka perlu memiliki tabungan bersama. Fungsinya untuk menyimpan uang yang dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga yang wajib dipenuhi, dengan memiliki rekening bersama maka keduanya dapat saling mengetahui keluar masuk nya uang.

3Komunikasi Terbuka Soal Masalah Keuangan

Uang yang didapat itu milik bersama, kalau sudah memiliki prinsip seperti ini insyallah masalah keuangan keluarga tak akan terjadi. Maka perlu yang namanya saling komunikasi , saling terbuka soal keuangan rumah tangga, bukan berarti mengekang atau membatasi ya. Hargai keinginan masing-masing untuk membelanjakan sebagian dari penghasilan untuk hobi misalnya.

Hal ini juga termasuk masalah utang. Jika ternyata suami atau istri masih memiliki kewajiban utang ya semuanya harus dibuka secara gamblang dan detail, lengkap dengan nominal dan plafon utang misalnya.

4. Tentukan dan Sepakati Gaya Manajemen Keuangan

Setiap keluarga memiliki gaya manajemen keuangan yang berbeda-beda dalam urusan keuangan rumah tangga. Gunakan gaya manajemen yang nyaman untuk kalian berdua, yang penting saling mengerti. Tidak ada kewajiban harus menggunakan ini dan itu, anda dan pasangan anda yang dapat menentukan bagaimana kalian mengatur keuangan rumah tangga.

Contoh perhitungan diatas hanya sebagai gambaran paling mudah. Kalau bisa disatukan tanpa dibuat terpisah jauh lebih baik,, itu artinya kalian sudah klop tanpa memperhitungkan milik siapa. Buatlah manajemen keuangan yang lebih teratur dan terbuka.

Intinya sih memanfaatkan cinta dan kasih sayang satu sama lain buat menyusun keuangan keluarga itu penting.  Dengan menyepakati sistem manajemen keuangan suami istri yang sama-sama kerja tanpa ego, keluarga pasti bakal lebih langgeng dan harmonis.