KPR BRI Syariah , Beli Rumah Baru dengan Kredit Syariah

KPR BRI Syariah – Setiap orang memiliki impian untuk bisa punya rumah sendiri atau tempat tinggi pribadi, terutama bagi mereka yang sudah membina rumah tangga tentu hal ini menjadi sebuah cita – cita besar yang harus diwujudkan, apalagi ketika sudah memiliki anak yang banyak. Dalam kesempatan ini anda bisa mengajukan kredit rumah melalui program KPR BRI Syariah.

BRI Syariah memberikan peluang kepada anda untuk bisa mendapatkan rumah pribadi dengan mudah. Melalui KPR BRI Syariah anda dapat membeli rumah dengan cara kredit atau mengangsur dengan cicilan yang telah ditentukan bersama. BRI Syariah menggunakan prinsip jual beli “Murabahah”, yaitu dengan menetapkan harga jual rumah diawal dengan angsuran tetap perbulannya.

Anda dapat menentukan rumah mana yang hendak dibeli kemudian mengajukan permohonan KPR ke BRI Syariah, dengan memenuhi semua persyaratan yang berlaku, termasuk memberikan Uang Muka, anda dapat mengangsur cicilan rumah dengan jangka waktu maksimal 15 tahun.

KPR BRI Syariah

KPR BRI Syariah

Limit Kredit yang dapat diajukan untuk pembelian rumah adalah Minimal Rp.25.000.000,- dan Maksimal Rp.3.500.000.000,-

Persyaratan Umum Nasabah

Nasabah yang hendak mengajukan KPR harus berkewarganegaraan Indonesia (WNI) dan merupakan Karyawan tetap dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun atau Wiraswasta dengan  pengalaman usaha minimal 3 tahun atau Profesional dengan  pengalaman praktek minimal 2 tahun.  dan memberikan Jaminan berupa :

  • Sertifikat Tanah (SHGB dan SHM)
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  • PBB terakhir

Usia minimal pada saat pembiayaan diberikan adalah 21 tahun dan maksimal usia pensiun untuk karyawan atau 65 tahun untuk wiraswasta dab profesional. Sebelumnya nasabah tidak pernah melakukan pembiayaan bermasalah, kemudian memiliki atau bersedia membuka rekening tabungan BRI Syariah.

Persyaratan Dokumen Nasabah

  • Karyawan dengan penghasilan tetap

a.   Kartu Tanda Pengenal (KTP)
b.  Kartu Keluarga dan Surat Nikah
c.   Slip Gaji terakhir atau Surat Keterangan Gaji
d.  Rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
e.  NPWP pribadi untuk pembiayaan diatas Rp.50 juta